OTODRIVER – PT MEBI resmi meluncurkan SPKLU Signature Station pertama di Indonesia yang menghadirkan teknologi ultra fast charging berstandar global. Peresmian ini menjadi penanda langkah maju Indonesia dalam mempercepat transformasi energi dan mobilitas berkelanjutan.
Presiden Komisaris MEBI, Rahayu Saraswati Djojokusumo, menegaskan bahwa peresmian ini bukan sekadar seremoni pembukaan fasilitas baru.
“Hari ini adalah momen penting yang menegaskan bahwa Indonesia bergerak maju dalam transformasi energi dan mobilitas berkelanjutan. Ini bukan sekadar peresmian sebuah fasilitas, tetapi fondasi jangka panjang untuk masa depan,” ujarnya.
Menurutnya, transisi menuju kendaraan listrik bukan lagi sekadar tren, melainkan kebutuhan strategis untuk mewujudkan masa depan yang lebih bersih dan efisien. Dalam konteks tersebut, MEBI mengambil peran aktif dalam membangun ekosistem kendaraan listrik nasional.
Sebagai bentuk komitmen menghadirkan teknologi terbaik, SPKLU Signature Station ini didukung oleh Huawei, dengan teknologi kelas dunia yang telah teruji secara internasional, memiliki efisiensi tinggi, sistem keamanan kuat, dan performa andal.
Ultra Fast Charging Pertama dengan Split Charging & Liquid Cooling.
SPKLU Signature Station ini menghadirkan teknologi ultra fast charging, bukan sekadar fast charging biasa. Fasilitas ini menjadi yang pertama di Indonesia dengan sistem split charging dan liquid cooling system.
Teknologi tersebut memungkinkan:
• Pengisian daya berkecepatan tinggi
• Distribusi daya yang lebih fleksibel dan efisien
• Stabilitas suhu optimal untuk menjaga performa dan keamanan
“Ini bukan sekadar tentang teknologi, ini tentang membangun kepercayaan. Ketika infrastruktur hadir dengan standar tinggi—cepat, aman, dan stabil—maka kepercayaan publik akan tumbuh. Dan ketika kepercayaan tumbuh, percepatan adopsi kendaraan listrik akan terjadi,” kata Saraswati.

Ia menambahkan, fasilitas ini diharapkan menjadi standar baru infrastruktur kendaraan listrik di Tanah Air sekaligus mendukung visi Indonesia menuju mobilitas hijau.
Menariknya, SPKLU ini beroperasi 24 jam dan memiliki desain yang futuristik serta atraktif di malam hari, sehingga disebut-sebut menjadi spot baru yang “Instagramable”.
“Kami berharap dukungan pemerintah agar semakin banyak fasilitas seperti ini dibangun di berbagai daerah. Tentu dengan perhitungan bisnis yang sehat agar ekosistem ini bisa berkembang berkelanjutan,” tambahnya.
Direktur Transmisi dan Perencanaan Sistem PLN, Edwin Nugraha Putra, menyampaikan bahwa kehadiran SPKLU Signature Station bukan hanya penambahan titik pengisian daya, tetapi bagian dari tren besar kendaraan listrik di Indonesia.
“Ini bukan sekadar peresmian SPKLU, tetapi akan menjadi tren yang tumbuh pesat di Indonesia. Pengembangan ekosistem kendaraan listrik akan menjadi booming,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa langkah ini juga mendukung target pemerintah dalam mencapai net zero emission, sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor bahan bakar minyak (BBM).
Edwin menjelaskan, dengan teknologi ultra fast charging, waktu pengisian daya kini semakin singkat.
“Dengan teknologi ini, pengisian bisa sangat cepat, bahkan sekitar lima menit untuk kendaraan tertentu. Ke depan, pengalaman mengisi daya akan semakin mirip dengan pengisian bahan bakar konvensional,” jelasnya.
SPKLU ini dilengkapi dengan:
• Sistem pendingin cair (liquid cooling)
• Standar keamanan tinggi
• Operasional 24 jam
• 12 konektor pengisian
Menurutnya, kolaborasi antara MEBI, PLN, Huawei, dan berbagai pihak lainnya menjadi kunci percepatan adopsi kendaraan listrik di Indonesia.
“Ini bukti bahwa transformasi energi tidak bisa dilakukan sendiri. Perlu kolaborasi kuat antara pelaku usaha, pemerintah, dan masyarakat,” tambah Edwin.
Sementara itu, Carlo John, Head of SPKLU Signature, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pembangunan fasilitas tersebut.
“Terima kasih atas dukungan pemerintah, PLN, Huawei, para vendor, tim instalasi, serta rekan-rekan media atas pemberitaan positif yang mendukung pengembangan charging infrastructure di Indonesia,” ujarnya.
Carlo menjelaskan bahwa SPKLU Signature tidak hanya berfungsi sebagai charging point, tetapi dikembangkan dengan konsep destination charging dan lifestyle hub.
Artinya, pengguna kendaraan listrik tidak hanya datang untuk mengisi daya, tetapi juga bisa menikmati berbagai fasilitas pendukung yang membuat pengalaman pengisian daya menjadi lebih nyaman dan menyenangkan.
Peresmian SPKLU Signature Station ini menjadi simbol bahwa Indonesia siap melangkah lebih cepat dalam membangun ekosistem kendaraan listrik yang modern, aman, dan berstandar global.
“Arah kita jelas: Indonesia siap bergerak lebih cepat. Inovasi adalah komitmen kita. Masa depan mobilitas hijau dimulai dari sini,” tutup Rahayu Saraswati. (RA)










