OTODRIVER – Di Asia, Kia PV5 muncul perdana dalam ajang Japan Mobility Show tahun lalu. Kini mobil tersebut hadir IIMS 2026, menjadikan Indonesia sebagai area awal yang disambangi oleh mobil multifungsi itu.
Bahkan Australia yang jadi pasar besar buat Kia baru akan disambangi PV5 ini di pertengahan tahun.
Ini merupakan kendaraan bertenaga listrik yang secara teknis setidaknya bisa diperuntukan jadi tiga opsi model kendaraan; MPV, Blind Van, dan pikap. Bahkan bisa juga jadi mobil boks.
Dibangun di atas platform inovatif dari Kia yang berlabel E-GMP.S (Electric Global Modular Platform for Service), ini merupakan pondasi struktur mobil yang bisa dibangun menjadi beragam model ataupun varian berdasarkan kebutuhan pasar.
Bukan tidak mungkin PV5 juga bisa disulap jadi camper van.
Komposisi dimensinya berdasarkan unit yang terpajang di IIMS 2026 adalah; panjang 4.695 mm, lebar 1.895 mm, tinggi, 1.905 mm, dan wheelbase 2.995 mm.



Untuk menggerakannya ada dua varian motor listrik; 89.4 kW (120 daya kuda) dan 120 kW (161 daya kuda). Kemudian spesifikasi baterainya Lithium-ion NCM juga ada dua opsi besaran 51.5 kWh (Standard Range) dan 71.2 kWh (Long Range).
Paduan keduanya menghadirkan klaim jarak tempuh 412 kilometer (WLTP Long Range).
Untuk isi daya listrik secara cepat bisa dilakukan dengan menyetel pasokan arus ke 150 kW sehingga mampu mengisi daya dari posisi 10 persen ke 80 persen dalam waktu setengah jam.
Sejumlah wiraniaga Kia yang bertugas di IIMS 2026 menyebutkan kalau MPV rakitan asli Korea Selatan itu ada kemungkinan dilabeli harga pada rentang Rp500-Rp700 jutaan. Salah satu wiraniaga yang ditemui langsung mengisyaratkan bahwa mobil dengan berat kosong 2.600 kilogram tersebut akan diluncurkan resmi pada ajang GIIAS 2026 (30/7-9/8) nanti. (EW)











