Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaTips

Perhatikan Selalu Tekanan Ban Agar Perjalanan Selamat

Ada tiga tindakan mudah untuk pantau kondisi ban selama di perjalanan liburan
Tips
Rabu, 31 Desember 2025 13:00 WIB
Penulis : Erie W. Adji
Periksa tekanan angin di ban setidaknya dua bulan sekali (Foto : Otodriver/Suryo Sudjatmiko)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER – Perjalanan liburan akhir tahun boleh jadi secara total jarak tidak akan jauh beda dibandingkan dengan jarak yang tertempuh dalam rute harian. 

Namun potensi pemakaian kendaraan dalam satu kali pemakaian akan membuat kinerja komponen kendaraan terbilang berat. 

Salah satu komponen di mobil yang akan bekerja keras selama perjalanan liburan adalah ban. Karena bersentuhan langsung dengan permukaan jalan maka ban butuh perhatian cermat dalam setiap kesempatan. 

Dalam sebuah pertemuan, beberapa waktu lalu Product Marketing Manager Michelin Indonesia, Mochammad Fachrul Rozi memberi tips pemeriksaan awal atas kondisi ban. 

BACA JUGA

Caranya mudah, periksa tapak ban sambil memasukkan uang logam atau ujung jari. “Jika ketebalan tapak kurang dari separuh dalam kita memasukkan uang logam atau ujung jari pada tapak ban maka besar kemungkinan tapak ban sudah menipis. Sepatutnya dilakukan penggantian ban,” jelasnya. 

Dijelaskan olehnya bahwa ban yang aus atau rusak dapat mengurangi traksi dan stabilitas kendaraan, terutama dalam kondisi cuaca ekstrem seperti hujan deras atau jalanan basah.     

Tindakan kedua, ini yang masih kerap terabaikan adalah pemantauan tekanan angin pada ban. Panduan ukuran tekanan angin yang layak adalah yang tertera pada kabin mobil. Pada pilar B untuk umumnya mobil merek Jepang, 

“Perhatikan rekomendasi tekanan angin untuk kondisi mobil penuh dengan muatan atau sebaliknya. Sebenarnya itu dua hal yang berbeda, traksi dari ban ke permukaan jalan juga akan berbeda kebutuhannya berdasarkan beban pada mobil,” urai pria yang juga pernah berkarier di Ford Indonesia dan Mercedes-Benz Indonesia itu.

Jangan lupa, periska juga tekanan angin pada ban serep jika memang tersedia. Setidaknya tiga bulan sekali kondisi ban serep. Karena kebutuhannya acap kali tidak bisa diduga sebelumnya. Untuk tekanan, disarankan pria yang sering dipanggil Rozi itu, ukurannya dua sampai empat psi lebih tinggi dari tekanan angin pada ban yang terpasang. 

Ban serep harus diperiksa setiap saat, tekanan udaranya lebih keras dibandingkan ban yang terpasang (Foto : Otodriver/Erie W. Adji)

Pentil ban juga punya peran besar membuat kondisi ban terjaga

Kendati terlihat kecil dimensinya namun memeriksa kondisi pentil ban juga punya peran penting. 

“Banyak kejadian tekanan pada ban menurun karena kondisi pentil yang rusak atau kotor,” kata Rozi lagi. Cara mudah buat tahu kondisi pentil sudah tidak baik adalah dengan meneteskan air ke mulut pentil, jika ada gelembung udara segera ganti dengan produk yang baru. 

Sementara jika ada kotoran maka segera bersihkan dengan menggunakan ujung jarum sampai kotorannya keluar. 

Sebab pada pentil ban terdapat komponen pegas, kalau posisinya tertahan kotoran atau kerikil halus maka angin akan mengalir keluar. 

Kalaupun ada yang butuh bantuan mekanik yang spesialis ban adalah dilakukannya penyetelan roda (spooring), penyeimbangan (balancing), dan rotasi (rotation). Langkah preventif ini tidak hanya memperpanjang umur ban, tetapi juga berkontribusi pada kinerja dan keselamatan kendaraan secara keseluruhan. (EW)

Jika pentil ban kotor akan membuat angin keluar perlahan dari ban (Foto : Otodriver/Erie W. Adji)
Beban mobil yang berat butuh tekanan angin di ukuran tertentu agar ban tetap bisa punya traksi yang maksimal (Foto : Otodriver/Rangga D.A)

Tags Terkait :
Tekananangin Cek
E

Erie W. Adji

reporter

Jurnalis otomotif yang sudah malang melintang sejak 2000. Berpengalaman menulis berita seputar roda empat dari mobil pen...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Truk
Tekanan Angin Di Ban Ganda Belakang Sangat Penting Jaga Keselamatan

Perhatiannya harus menyeluruh komponen ban

1 tahun yang lalu

Tips
Dengan Stiker Ini Bisa Diketahui Standar Tekanan Angin Pada Ban Mobil Anda

Bingung mencari tahu standar tekanan angin ban mobil Anda? Coba lihat stiker ini.

7 tahun yang lalu


Tips
Perhatikan Selalu Tekanan Ban Agar Perjalanan Selamat

Ada tiga tindakan mudah untuk pantau kondisi ban selama di perjalanan liburan

5 bulan yang lalu


Truk
Perhatikan Tekanan Angin Ban, Agar Mobil Komersial Anda Tetap Hemat BBM

Tekanan angin yang berkurang maupun berlebih berpotensi menimbulkan kecelakaan. Perhatikan hal ini.

1 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Hyundai Buka Bengkel Bodi di Wilayah Solo Raya

Sebagai upaya memperkuat layanan purna jual di Jawa Tengah.

1 jam yang lalu


Berita
Mengenal Teknologi Ling Power Yang Bikin Wuling Eksion Bisa Tempuh 1.000 Km Tanpa Isi Bensin

Melalui media drive 600 km, teknologi Ling Power Wuling Eksion menunjukkan kemampuan tempuh lebih dari 1000 km dengan PHEV.

4 jam yang lalu


Berita
Toyota Bikin Camry Dual Engine, Tapi Bukan Yang Pertama

Toyota Camry dual engine Super Taikyu diperkenalkan untuk balap ketahanan, meski konsep mobil bermesin ganda sudah ada sejak 1907.

4 jam yang lalu


Berita
Menyusul Pertamina, Harga di SPBU BP Juga Ada Kenaikan

Pasokan BBM di SPBU swasta masih tersendat.

10 jam yang lalu


Mobil Listrik
Mitsubishi Ecplise Sportback EV Hadir Dengan Racikan Nissan Leaf

Nama Eclipse kembali digunakan, kali ini hadir sebagai sosok sportback EV yang merupakan rebadge dari Nissan Leaf.

10 jam yang lalu