OTODRIVER - Menjelang musim liburan sekolah, mobilitas masyarakat diperkirakan meningkat seiring banyaknya keluarga yang melakukan perjalanan wisata menggunakan kendaraan pribadi.
Menyikapi kondisi tersebut, PT Bridgestone Tire Indonesia mengingatkan pentingnya memastikan kendaraan berada dalam kondisi prima, terutama pada bagian ban, guna mendukung keamanan dan kenyamanan selama perjalanan.
Presiden Direktur Bridgestone Indonesia, Mukiat Sutikno, mengatakan persiapan kendaraan menjadi faktor penting untuk meminimalkan risiko selama perjalanan jarak jauh.
"Momentum liburan sekolah yang diiringi peningkatan mobilitas masyarakat menjadi pengingat pentingnya mempersiapkan kendaraan sebelum melakukan perjalanan. Melalui tips ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk lebih memperhatikan kondisi kendaraan, khususnya ban, serta menerapkan kebiasaan berkendara yang aman. Persiapan yang baik dapat membantu menciptakan perjalanan yang lebih nyaman sekaligus mengurangi risiko di jalan," ujar Mukiat.
Bridgestone membagikan sejumlah tips yang dapat diterapkan pengendara sebelum dan selama melakukan road trip bersama keluarga.
Periksa Kondisi Ban Sebelum Berangkat
Sebelum memulai perjalanan, pengendara disarankan melakukan pengecekan menyeluruh pada ban kendaraan. Tekanan angin harus disesuaikan dengan rekomendasi pabrikan menggunakan alat ukur yang akurat.
Selain itu, kedalaman alur ban perlu dipastikan masih berada di atas batas aman minimum 1,6 mm. Kondisi fisik ban juga harus diperiksa untuk memastikan tidak terdapat sobekan, benjolan, maupun benda asing yang menancap.
Tak kalah penting, ban cadangan maupun tire repair kit harus dipastikan dalam kondisi siap pakai. Khusus pengguna kendaraan listrik atau plug-in hybrid (PHEV), Bridgestone menyarankan untuk merencanakan lokasi pengisian daya sepanjang rute perjalanan.
Pengendara juga dianjurkan menyimpan nomor kontak darurat seperti layanan derek resmi jalan tol maupun layanan bantuan dari agen pemegang merek kendaraan.
Terapkan Gaya Berkendara yang Efisien
Saat berkendara, perilaku pengemudi turut berperan besar terhadap keselamatan dan efisiensi perjalanan. Pengguna kendaraan listrik dan hybrid disarankan memahami karakteristik regenerative braking yang berbeda dibanding mobil konvensional.
Bridgestone juga mengimbau pengendara untuk menghindari akselerasi secara agresif karena dapat meningkatkan konsumsi energi maupun bahan bakar. Kewaspadaan terhadap pejalan kaki dan pesepeda juga perlu ditingkatkan, terutama saat melintasi kawasan wisata yang ramai.
Hindari Microsleep Saat Perjalanan Jauh
Untuk menjaga konsentrasi selama perjalanan, Bridgestone merekomendasikan aturan istirahat setiap dua jam atau setiap 200 kilometer perjalanan.
Jika mulai merasa mengantuk, pengemudi sebaiknya berhenti di lokasi yang aman dan beristirahat. Tidur singkat selama sekitar 15 menit dinilai menjadi cara paling efektif untuk mengembalikan fokus sebelum melanjutkan perjalanan.
Pahami Penanganan Kondisi Darurat
Bridgestone juga mengingatkan pentingnya memahami prosedur penanganan kondisi darurat di jalan. Ketika mengalami ban bocor atau kendaraan mogok, pengendara harus mengurangi kecepatan secara bertahap, menepi di lokasi aman, menyalakan lampu hazard, dan memasang segitiga pengaman.
Sementara itu, bagi kendaraan listrik, proses evakuasi harus menggunakan derek gendong atau towing. Penggunaan derek konvensional tidak disarankan karena berpotensi merusak sistem penggerak kendaraan.
Melalui edukasi ini, Bridgestone berharap masyarakat dapat menikmati perjalanan liburan sekolah dengan lebih aman, nyaman, dan efisien. Perusahaan juga menyarankan pemilik kendaraan melakukan pemeriksaan ban di jaringan Toko Model (TOMO) Bridgestone atau bengkel ban terdekat sebelum memulai perjalanan. (IP)
