OTODRIVER - Merespon kecelakaan di perlintasan kereta api di wilayah Bekasi Timur pekan ini (27/4), CEO VinFast Indonesia Kariyanto Hardjosoemarto mengatakan bahwa saat ini pihaknya masih terus melalukan investigasi terkait kecelakaan yang melibatkan satu unit Vinfast Limo Green yang dioperasikann oleh operator taksi Green SM Indonesia.
Seperti dikutip dari Antara (28/7), Kariyanto mengutarakan bahwa saat ini investigasi masih berlangsung, sehingga kami belum dapat menyampaikan detail teknisnya.
Menurutnya perusahaan senantiasa mengedepankan sisi keselamatan yang menjadi pondasi utama bagi mitra mereka.
Oleh karena itu, pihaknya terus memberikan edukasi terhadap pengguna kendaraan VinFast di tanah air.
Green SM merupakan operator taksi yang sepenuhnya menggunakan kendaraan listrik yang diproduksi oleh Vinfast.
Kariyanto juga menegaskan lagi komitmen pihaknya dalam memprioritaskan keselamatan berkendara.
Ditambahkannya, Vinfast juga terus mengedukasi pengguna untuk mengutamakan keselamatan dan kewaspadaan, terutama di area berisiko seperti perlintasan kereta.
Kecelakaan fatal itu bermula dari sebuah taksi Green SM, Vinfast Limo Green, yang tertemper satu rangkaian KRL Commuterline.
Kejadian itu membuat rangkaian KRL Commuterline lain tertahan di Stasiun Bekasi Timur sebelum kemudian ditabrak oleh satu rangkaian kereta api cepat Argo Bromo Anggrek.
Sebelumnya, perusahaan layanan transportasi berbasis elektrik asal Vietnam tersebut, sudah mengeluarkan pernyataan resmi terkait kecelakaan yang melibatkan satu kendaraan mereka dengan kereta komuter yang sedang melintas di area perlintasan kereta dekat Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat.
Dari keterangan tertulis yang diunggah di akun Instagram resmi Green SM Indonesia (27/4) dikabarkan bahwa mereka telah menyampaikan informasi yang relevan kepada pihak berwenang berkenaan dengan insiden kecelakaan tersebut.
Pernyataan resmi kedua juga sudah diunggah (28/4), disampaikan duka mendalam serta belasungkawa kepada keluarga dan orang-orang terdekat dari para korban kecelakaan tersebut.
Dalam pernyataan yang sama, diterangkan lagi bahwa insiden tersebut masih dalam proses investigasi dan belum terdapat kesimpulan resmi dari pihak berwenang.
Green SM terus berkoordinasi dengan otoritas terkait dengan menyampaikan informasi yang relevan serta mendukung jalannya investigasi. (EW)
