Bus-Truck – Dua pikap (double cabin) bertenaga listrik penuh ini hadir di gelaran GIICOMVEC 2026. Mereka adalah JAC Trekker T90 EV dan Foton e-Tunland.
Kedua dobel kabin EV ini secara garis besar dibangun dalam konsep yang sama yakni menggunakan rancang bangun ladder frame (body on frame) dan berpenggerak 4x4.
JAC Trekker T90 EV
Pikap ini punya desain yang modern. Namun jika diperhatikan sekilas ada kemiripan desain dengan RAM pickup. Desain grill dan bentuk fascianya mengingatkan pada pikap asal AS itu, namun ukuranya lebih kecil dibanding RAM.
Dari segi dimensi (p x l x t) ia punya panjang 5.330mm, lebar 1.965mm dan tinggi 1.920mm. Sedangkan untuk wheelbase di 3.110 mm.
Trekker T90 dibekali dengan dua motor listrik kekuatan 70kW (94 Hp)/ 176 Nm di bagian depan dan motor listrik 150 kW (201 Hp)/340 Nm di roda belakang.
JAC Trekker T9 EV (Foto : Otodriver/Suryo Sudjatmiko)
Sedangkan untuk sumber tenaga mengandalkan baterai LFP berkepasitas 88,02 KWh. Dengan bobot kotor (GVW) mencapai 3.260 kg, ia mampu menjangkau jarak 344,5 km (klaim JAC).
Di bagian interior tampilan Trekker cukup modern. Pada dasbor tengahnya terdapat layar infotainment berukuran besar yang dilengkapi fitur layar sentuh.
JAC Trekker T9 EV (Foto : Otodriver/Suryo Sudjatmiko)
Sedangkan perangkat kontrol transmisinya berwujud switch selektor yang ditempatkan pada bagian konsol tengahnya. Untuk dapat menjabani berbagai varian ia dilengkapi dengan 5 pilihan drive mode seperti Eco, Normal, Sport, Snow, Sand, Rock, Mud dan X Mode.
Motor listrik yang ada di depan akan berkerja secara otomatis saat diposisikan di snow, sand, rock dan mud. Sedangkan pada mode X Mode, kendaraan akan mengatur aktifasi ban depan secara otomotis. Artinya ban depan dapat aktif secara otomatis apabila terdeteksi roda belakang membutuhkan back up atau kehilangan traksi.
Foton e-Tunland
Ajang GIICOMVEC ini menjadi ajang perkenalan Foton e-Tunland ke khalayak di Indonesia. Dari sisi desain e-Tunland punya kemiripan dengan Ford Ranger dan Toyota Hilux.
Versi dobel kabinnya ini punya dimensi (p x l x t) 5.340 mm x 1.940mm x 1.870 mm. Sedangkan untuk wheelbase 3.110 mm.
Interior Foton e-tundland (Foto : Otodriver/Suryo Sudjatmiko)
Jadi secara dimensi e- Tunland mirip-mirip dengan Trekker T9 EV.
Seperti halnya Trekker, pikap yang satu ini juga dibekali oleh dua motor listrik Permanent Magnet Synchronous Motor (PMSM) yang masing-masing berdaya 100kW (134 hp) di bagian depan dan 150 kW (201 hp) di bagian belakang. Jadi totalnya mencapai 250 kW atau kurang lebih setara dengan 335 hp.
Sedangkan untuk torsi, motor listrik depannya mampu mengail angka 176 Nm dan di bagian belakang menghasilkan 340 Nm.
Foton e-tundland dilengkapi dengan tuas transmisi berdisain unik(Foto : Otodriver/Suryo Sudjatmiko)
Beda dengan rivalnya, Foton membekali pikap ini dengan tuas transmisi dan juga dibekali dengan 6 drive mode yakni Standar, Eco, Sport, Mud, Pasir dan Salju.
Pabrikan mengklaim bahwa dobel kabin setrum ini mampu berakselerasi 0-100 km/jam tuntas dalam 10 detik. Sedangkan kecepatan puncaknya mampu mengelus angka 140 km/jam.
Untuk mengumpan kinerja motor listriknya itu, e Thunland mengkaryakan baterai lithium ferro phosphate (LFP) berkapasitas 88,02 kWh dari CATL yang memberikannya kemampuan jelajah hingga jarak 350 km (WLTP). (SS)
Foton e-tundland (Foto : Otodriver/Suryo Sudjatmiko)










