OTODRIVER - Industri otomotif Rusia memang tidak sesohor rekan-rekannya dari Barat.
Namun di era Uni Soviet otomotif Rusia mengalami perkembangan yang pesat.
Mereka bukan dikenal sebagai pembuat mobil yang canggih, irit ataupun super nyaman namun sohor sebagai pembuat mobil dengan teknologi sederhana dan tahan banting.
Seiring waktu, pabrikan Rusia mengalami masa surut terutama pada segmen mobil penumpang.
Brand bertumbangan, salah satunya adalah Volga yang kalah bersaing dengan brand luar yang menginfansi pasar negeri itu. Volga pun tumbang pada 2012.
Landscape pasar Rusia kembali berubah saat perang Soviet-Ukraina Meletus. Satu per satu pabrikan Barat hengkang.
Selanjutnya pabrikan China pun mengambil posisi mengisi celah pasar yang ditinggalkan dan menyerap sebagian besar pasar.
Merek-merek China ini hadir dengan segala fleksibelitasnya, salah satunya menghidupkan kembali merek Rusia salah satunya adalah Volga.

Mengenai Volga, pada kejayaannya ia merupakan mobil yang punya gengsi tersendiri dan banyak digunakan oleh kalangan penguasa, birokrat dan kalangan atas.
Volga telah menjadi bagian ikon dari budaya Rusia dan inilah salah satu sebab ia dilahirkan kembali setelah lebih dari satu dasawarsa.
Mengutip dari Carscoops, awalnya Volga dijadwalkan untuk dihidupkan kembali pada 2024. Di bawah naungan Changan, merek Volga pun memperkenalkan tiga kendaraan berbeda pada Mei 2024, yang dikenal sebagai K30, X5 Plus, dan K40.
Trio tersebut mencakup dua crossover dan satu sedan, masing-masing berbasis pada kendaraan Changan yang sudah ada dan dijual di Tiongkok. Rencananya adalah untuk membangunnya di Tiongkok dan mengirimkannya ke Rusia untuk perakitan akhir, dengan peluncuran pasar ditargetkan pada akhir tahun 2024.

Entah mengapa, peluncuran tersebut tidak pernah terwujud. Namun, kabar terakhir, Volga yang ada dalam pelukan Changan tampaknya siap untuk mencoba lagi.
Kehadiran kembalinya diproklamirkan melalui situs web berbahasa Rusia dan merilis sepasang teaser yang menampilkan model pertamanya.
Model mobil yang ditampilkan dalam teaser tersebut menyerupai salah satu crossover yang diperkenalkan pada tahun 2024, meskipun dengan perubahan visual yang halus.
Sketsa profil samping menunjukkan siluet SUV konvensional, lengkap dengan gril besar, lengkungan roda persegi, dan desain belakang dengan lampu belakang yang ada mirip-miripnya dengan Audi Q8. Laporan menunjukkan bahwa akan ada dua model tambahan lainnya.
Selamat terlahir kembali Volga. (SS)











