OTODRIVER - Pada 31 Maret 2026 lalu, jagad maya dihebohkan dengan insiden terbakarnya satu unit Chery Tiggo Cross CSH (Chery Super Hybrid). Kejadian tersebut terjadi di kawasan Tol Jakarta-Cikampek.
Pihak PT Chery Sales Indonesia (CSI) pun kemudian mengambil langkah investigasi. Fokus pertama adalah investigasi yang melibatkan tim teknis di lokasi. Langkah ini menggunakan standar dan prosedur inspeksi global.
Dalam keterangan resminya, pihak CSI membeberkan kronologi, bahwa kendaraan tersebut dikendarai untuk pengantaran internal dari dealer menuju area penyimpanan. Sehingga dipastikan tidak ada kejadian yang terkait dengan konsumen.
Dipastikan juga bahwa tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
Berdasarkan hasil investigasi awal, pengemudi mobil naas tersebut mengatakan bahwa kendaraan sepenuhnya berfungsi secara normal tanpa adanya notifikasi error pada sistem dashboard.
Akan tetapi di tengah perjalanan mobil bermesin 1.500 cc dan dikombinasikan dengan sistem hybrid tiba-tiba mengeluarkan asap dari areal depan. Mobil pun kemudian berhenti dan api pun membesar melahap bagian depannya.

Dalam tahap awal investigasi ini belum terdapat indikasi yang mengaitkan insiden tersebut dengan baterai dan sistem kelistrikan, seperti tertulis dalam surat pernyataan resmi Chery yang diterima pihak Otodriver (01/04/2026).
Masih menurut keterangan tersebut. Disinyalir ada kemungkinan faktor lain, seperti keterlibatan material eksternal atau benda asing di luar komponen produk.
Saat ini, tim teknis Chery tengah melakukan investigasi secara komprehensif. Kita tentunya menunggu hasil investigasinya secara lengkap.
Chery Tiggo Cross CSH resmi melakukan debut di Indonesia pada Juli 2025, tepatnya dalam ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025.
Mobil ini merupakan sebuah compact SUV Hybrid 5 penumpang yang sekaligus menjadi SUV Hybrid terkecil yang dihadirkan Chery Indonesia. Saat ini Tiggo Cross CSH merupakan salah satu mobil hybrid dengan harga terjangkau di Indonesia. (SS)










