Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaTips

Tabrakan Beruntun Terjadi Karena Reaksi Melambat 4 Detik

Jika kantuk mulai muncul itu tanda butuh istirahat.
Tips
Rabu, 18 Maret 2026 15:00 WIB
Penulis : Erie W. Adji
Kondisi ideal dalam mengemudi adalah konsenterasi penuh dan tidak boleh diganggu (Foto : Otodriver/Erie W. Adji)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Dalam satu minggu mulainya perjalanan arus mudik 2026 setidaknya sudah dua kali terjadi tabrakan beruntun di jalur tol Trans Jawa. 

Secara prinsip, tabrakan beruntun bisa terjadi karena ada pelanggaran dua hal prinsip dalam mengemudi. 

Pertama, kecepatan terlalu tinggi untuk kondisi arus lalu lintas yang ada saat kejadian. 

Pelanggaran kedua, tidak menjaga antar kendaraan sehingga reaksi pengereman tidak mencukupi. 

BACA JUGA

Berdasarkan catatan Otodriver, Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), Sony Susmana, pernah menerangkan soal jaga jarak antar kendaraan dalam hitungan empat detik. 

Urutannya, satu detik pertama untuk reaksi pengemudi dalam berpikir atas potensi kejadian di depannya dan bereaksi yang sesuai. 

Detik kedua, mempertimbangkan kondisi beban kendaraan yang dikemudikannya termasuk kondisi pengereman dan ban. 

Detik ketiga, analisa kondisi jalan dan keadaan di sekitar kendaraan. 

Untuk detik terakhir, keputusan dari pengemudi untuk mengetahui celah yang mungkin diambil untuk menghindari benturan dengan kendaraan di depannya secara aman. 

Namun diingatkan oleh Sony, kemampuan kalkulasi reaksi dalam empat detik itu hanya bisa dilakukan oleh pengemudi yang dalam kondisi bugar, dan tidak melakukan kegiatan selingan lain seperti merokok. 

Tabrakan beruntun tidak selalu identik dengan kecepaan tinggi, saat kondisi arus kendaraan padat juga bisa terjadi (Foto : Otodriver/Erie W. Adji)

Regulasi jaga jarak di jalan tol  

Perlu diingat kembali, jarak aman berkendara di tol juga sudah di atur dalam UU tentang Cara Berlalu Lintas pada Pasal 62 PP no. 43 Tahun 1993, khususnya jika keadaan jalan yang licin dan basah. Berikut rinciannya;   

Kecepatan 30 km per jam: Jarak aman yang ditempuh adalah 30 meter.

Kecepatan 40 km per jam: Jarak aman yang ditempuh adalah 40 meter.

Kecepatan 50 km per jam: Jarak aman yang ditempuh adalah 50 meter.

Kecepatan 60 km per jam: Jarak aman yang ditempuh adalah 60 meter.

Kecepatan 70 km per jam: Jarak aman yang ditempuh adalah 70 meter.

Kecepatan 80 km per jam: Jarak aman yang ditempuh adalah 80 meter.

Kecepatan 90 km per jam: Jarak aman yang ditempuh adalah 90 meter.

Kecepatan 100 km per jam: Jarak aman yang ditempuh adalah 100 meter. (EW)


Tags Terkait :
Tabrakanberuntun Tol
E

Erie W. Adji

reporter

Jurnalis otomotif yang sudah malang melintang sejak 2000. Berpengalaman menulis berita seputar roda empat dari mobil pen...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Special Report: GIIAS 2026
Artikel Terkait


Tips
Tabrakan Beruntun Terjadi Karena Reaksi Melambat 4 Detik

Jika kantuk mulai muncul itu tanda butuh istirahat.

4 bulan yang lalu

Tips
Apa Itu Highway Hypnosis?

Karena ‘bengong’ saat mengemudi seringkali muncul tanpa disadari

1 tahun yang lalu


Tips
Harap Selalu Jaga Jarak Agar Terhindar Dari Tabrakan Beruntun

Cuma butuh empat detik untuk bisa selamat atau malah celaka

1 tahun yang lalu


Berita
Kecelakaan Beruntun Halim Libatkan Kona Electric, Bukti Mobil Listrik Aman Terhadap Tabrakan

Kecelakaan beruntun cukup hebat terjadi pada Rabu pagi (27/3) di gerbang Tol Halim, Jakarta Timur.

2 tahun yang lalu


Berita
Waspada Tabrakan Mobil Beruntun, Ini Tipsnya

Ironisnya tak sedikit juga kecelakaan beruntun yang dialami kendaraan niaga berukuran besar seperti bus atau truk.

5 tahun yang lalu


Tips
4 Cara Agar Terhindar Dari Tabrakan Beruntun

Kejadian tabrakan beruntun sering kita temui. Agar terhindar dari kejadian tersebut, berikut beberapa hal yang perlu Anda ketahui.

5 tahun yang lalu


Berita
Lagi-lagi Rem Blong, Truk Kontainer Hamtam Gardu Tol Halim 2

Truk kontainer pengangkut keramik yang dikendarai oleh Adip Suhendi (23 tahun), menghantam gardu tol dan empat kendaraan lainnya.

6 tahun yang lalu


Tips
Bahaya Mengintai Saat Berada di Depan Truk. Apa yang Mesti Dilakukan?

Berada di belakang truk; laju mobil jadi ikutan lambat. Berada di belakang truk; ada ancaman tabrak belakang. Kita harus bagaimana?

6 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Mitsubishi Fuso Perluas Ekosistem Aftersales, Fokus Tekan Waktu Perawatan Armada

Mitsubishi Fuso Zero Down Time aftersales dikembangkan PT KTB melalui integrasi telematika, advisor on-site, dan perluasan jaringan servis untuk tekan downtime armada niaga.

8 jam yang lalu


Berita
Honda Super-ONE Dijual Rp 438 Juta, Lebih Mahal Dari Rata2 EV Tiongkok

Harga Honda Super-ONE resmi dirilis Rp 438 juta. Sudah bisa dipesan di GIIAS 2026.

9 jam yang lalu


Berita
XPENG Tak Sekadar Hadir di GIIAS 2026, Bawa Komitmen Jangka Panjang Bangun Ekosistem Kendaraan Listrik Indonesia

XPENG GIIAS 2026 komitmen jangka panjang ekosistem kendaraan listrik Indonesia tercermin dari partisipasi mereka yang menghadirkan berbagai inovasi mobilitas pintar di ajang tersebut.

10 jam yang lalu


Berita
Polytron G3+ Special Collaboration Edition Resmi Hadir, Dapat Upgrade Senilai Rp40 Juta

Polytron G3+ Special Collaboration Edition resmi meluncur di GIIAS 2026. Hadir dengan kolaborasi HSR dan Triple 9, mobil listrik ini mendapat upgrade senilai Rp40 juta dengan tambahan harga Rp20 juta.

10 jam yang lalu


Berita
Dekkalive Trio, Dashcam Tiga Kamera yang Bisa Dipantau Langsung dari Smartphone

DVR terbaru dari Dekka dilengkapi dengan tiga kamera dan merupakan tipe online yang bisa diakses melalui perangkat smartphone.

12 jam yang lalu