Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaTips

Bahaya Mengintai Saat Berada di Depan Truk. Apa yang Mesti Dilakukan?

Berada di belakang truk; laju mobil jadi ikutan lambat. Berada di belakang truk; ada ancaman tabrak belakang. Kita harus bagaimana?
Tips
Sabtu, 7 September 2019 13:00 WIB
Penulis : Danu P Dirgantoro


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Sepekan ini berita nasional diwarnai dengan kecelakaan yang melibatkan truk dan mobil pribadi. Setidaknya ada dua kecelakaan yang disebabkan hantaman truk terhadap mobil-mobil di depannya.

Yang pertama dan masih terngiang di ingatan kita, kecelakaan beruntun di tol Cipularang, Jawa Barat, pada Senin (2/9) lalu. Tak sedikit korban jiwa dari kecelakaan ini. Dan yang kedua, masih menghiasi linimasa sosial media, kecelakaan beruntun di jalan Boulevard Bintaro Jaya, Tangerang Selatan (6/9).

Foto: Istimewa

Kerugian materi bahkan nyawa dari hantaman truk di belakang tentu sangat memilukan. Jika demikian, berada pada posisi di depan truk pun membuat kita harus sadar bahwa potensi kecelakaan bisa datang bukan dari arah depan mata saja.

Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), Jusri Pulubuhu menyebut bahwa pada prinsipnya mau melaju di depan atau belakang truk semua punya potensi yang merugikan dan merupakan konsekuensi yang kita dapati saat di jalan.

"Peluang kecelakaan itu ketika kita berada di jalan itu semakin terbuka akibat kesalahan2 pengguna jalan yang lain. Kita tertib, orang lain engga tertib," tutur Jusri melalui sambungan telepon (6/9).

"Dalam konteks keberadaan kita sebagai mobil kecil dengan truk, yang harus dilakukan adalah; kalau aman sebaiknya segera menjauh. Misal ada di tol, dengan asumsi ideal maka harusnya mereka (truk) ada di jalur lambat, maka jalur kita adalah jalur tengah ketika kita tidak melakukan overtake. Dengan berada di jalur tengah seharusnya kita aman dari tabrakan beruntun. Tapi peluang itu tetap ada namun jauh lebih aman. Manakala kondisi tidak ideal, di belakang ada truk, maka kita mulai menjaga perilaku yakni apapun manuver yang kita lakukan harus didahulukan dengan mengecek kaca spion," jelas Jusri.

Bukan tanpa alasa Jusri berharap tiap pengemudi punya kebiasaan untuk sering mengecek kondisi belakang dan samping mobil dengan kaca spion. Hal ini agar kita selalu tahu kondisi di belakang. 

Semisal ada truk besar datang dalam kecepatan tak wajar maka setidaknya kita bisa segera ambil keputusan untuk segera menghindari tabrakan dari belakang. 

"Kita asumsikan di depan ada bahaya nih, opsi yang kita miliki adalah berhenti, memperlambat, atau berpindah lajur dengan kata lain menghindar. Sayangnya kebiasaan menghindar ini jarang dimiliki ketika kondisi seperti tadi. Banyak pengemudi yang ngerem ngerem aja, padahal ancaman itu tidak hanya di depan, ancaman itu ada di belakang," seru Jusri.

Lantas bagaimana jika kondisi seperti yang terjadi di tragedi Cipularang pada Senin lalu? Jika diambil kesimpulan dari pemaparan Jusri, mobil yang berhenti karena di depannya macet, bisa saja memaksa bergeser ke sisi aman dari hantaman truk walau terpaksa menyerempet mobil lain. Atau jika sempat meninggalkan mobil dan ke area aman.

"Tapi selalu saja saat kita punya waktu menganalisa maka kita punya kesempatan (selamat), walaupun itu hanya minimal. Misalnya harusnya ditabrak truk, kita yang nabrak mobil-mobil di samping, tapi itu lebih baik ketimbang kita dihajar sama truk yang bisa berdampak fatal," tutup Jusri.


Tags Terkait :
Kecelakaan Lalulintas Tips
D

Danu P Dirgantoro

Reporter

a

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Kecelakaan Beruntun Sering Terjadi di Malam Hari, Ini Pesan dari Pakar

Kecelakaan beruntun sering terjadi di malam hari dan saat liburan.

3 tahun yang lalu


Tips
Penggunaan Lampu Hazard Yang Tepat Dan Tidak Tepat Di Jalan

Cara penggunaan lampu hazard yang benar di jalan diatur Pasal 121 UU No 22/2009. Ketahui kondisi darurat yang tepat serta larangan saat hujan, persimpangan, dan terowongan.

2 minggu yang lalu


Tips
Tabrakan Beruntun Terjadi Karena Reaksi Melambat 4 Detik

Jika kantuk mulai muncul itu tanda butuh istirahat.

2 bulan yang lalu


Bus
Ini Dugaan Penyebab Tiga Laka Bus Transjakarta Bulan Ini

Kemacetan lalu lintas akan meningkatkan potensi kelelahan mengemudi

8 bulan yang lalu


Terkini

Berita
Begini Wujud Mobil LIstrik Terbaru Mitsubishi

Beberapa tahun lalu, Mitsubishi menghidupkan kembali nama “Eclipse” melalui SUV crossover Eclipse Cross yang kemudian mendapat penyegaran desain pada 2020.

3 jam yang lalu


Berita
Hyundai Buka Bengkel Bodi di Wilayah Solo Raya

Sebagai upaya memperkuat layanan purna jual di Jawa Tengah.

11 jam yang lalu


Berita
Mengenal Teknologi Ling Power Yang Bikin Wuling Eksion Bisa Tempuh 1.000 Km Tanpa Isi Bensin

Melalui media drive 600 km, teknologi Ling Power Wuling Eksion menunjukkan kemampuan tempuh lebih dari 1000 km dengan PHEV.

14 jam yang lalu


Berita
Toyota Bikin Camry Dual Engine, Tapi Bukan Yang Pertama

Toyota Camry dual engine Super Taikyu diperkenalkan untuk balap ketahanan, meski konsep mobil bermesin ganda sudah ada sejak 1907.

15 jam yang lalu


Berita
Menyusul Pertamina, Harga di SPBU BP Juga Ada Kenaikan

Pasokan BBM di SPBU swasta masih tersendat.

20 jam yang lalu