Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaTips

Dapat Merusak Mobil, Ini 5 Kebiasaan Mengemudi yang Salah

Kebiasaan yang terus berulang akan merusak kendaraan.
Tips
Rabu, 15 Juni 2022 15:00 WIB
Penulis : Afrizal Abdul Rahman


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Kebiasaan mengemudi yang salah dapat menyebabkan kerusakan. Apalagi jika dilakukan secara berulang, tentunya akan berdampak buruk bagi kendaraan serta merogoh kocek yang dalam untuk mengembalikan mobil dalam keadaan normal. 

Lantas apa saja kebiasaan buruk yang sering dilakukan dan dapat membuat mobil rusak? Yuk simak penjelasan di bawah ini seperti dikutip dari laman RAC, Rabu (15/6/2022). 

Meletakkantangankeperseneling 

Biasanya bagi para pengemudi yang baru belajar tangan tak pernah lepas dari perseneling. Namun kebiasaan tersebut ternyata dapat berdampak buruk untuk transmisi kendaraan. 

Sebab, tongkat persneling terhubung ke garpu pemilih, yang dirancang untuk membuat kontak langsung terhadap laju kendaraan. Jika tangan Anda tetap berada di perseneling berisiko juga memberikan tekanan yang dapat menyebabkan keausan. 

Membawabebanberlebihan

Mobil modern dirancang untuk membawa beban berat, tapi bukan berarti tidak bisa kelebihan beban dan ketikan hal tersebut terjadi dapat menyebabkan masalah pada kendaraan. Sebab, semakin berat bobotnya akan semakin besar tekanan yang Anda berikan terhadap rem hingga suspensi. 

Meneroboslubang 

Dari banyak laporan yang ada sepertiga dari kerusakan kendaraan disebabkan oleh lubang. Untuk itu, wajib menghindari lubang dan tetap fokus berkendara agar tidak terjadi kerusakan. 

Perlu diketahui benturan ke lubang dapat menyebabkan velg tertekuk atau adanya retakan. Tak hanya itu saja, ban kendaraan juga dapat bermasalah dan muncul retakan. Selain itu juga berpotensi merusak sistem pembuangan. 

Memanaskankendaraanhinggamesinpanas

Memanaskan kendaraan sebelum berkendara menjadi hal yang penting dilakukan. Sebab memberi waktu untuk oli menghangatkan dan bersirkulasi di sekitar mesin. Namun, jangan sampai mesin panas saat kendaraan dipanaskan karena dapat berdampak buruk pada mesin. 

Pengeremandarurat

Mungkin ada saatnya Anda perlu melakukan penghentian darurat, dalam hal ini pengereman mendadak sangat penting.

Tetapi pengereman terlambat yang terus terjadi akan membuat lebih banyak tekanan pada sistem pengereman, dan dapat membuat bantalan dan cakram Anda lebih cepat aus, serta menghabiskan lebih banyak bahan bakar. 

Secara umum, pendekatan mengemudi yang lambat dan penuh pertimbangan, mengantisipasi jalan di depan, lebih baik untuk mobil dan keselamatan diri. 


Tags Terkait :
Mengemudi Kebiasaan Salah Kendaraan Rusak
A

Afrizal Abdul Rahman

Kontributor

Kontributor

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Mobil Listrik
GWM Tegaskan Tidak Tertarik Kembangkan EREV

GWM tolak kembangkan EREV karena efisiensi rendah 13% dibanding direct-drive pada kecepatan menengah-tinggi, ungkap Presiden Mu Feng saat peluncuran platform GWM One.

3 bulan yang lalu


Tips
Waspada Kelelahan Mata Saat Mengemudi Di Pergantian Hari

Waspadai kelelahan mata saat mengemudi pergantian hari. Pakar safety driving sarankan istirahat 10-15 menit, senam mata, dan kacamata polarized untuk cegah silau.

4 bulan yang lalu


Berita
Changan Serius Mengembangkan Hybrid Series, Targetkan Konsumsi BBM 33,6 km/liter

Sistem hybrid seri punya keunggulan dari sisi kesenyapan dan kelembutan berkendara.

4 bulan yang lalu


Berita
Mencoba Performa Xpeng G6 Pro Jakarta-Bandung

Xpeng G6 Pro merupakan SUV listrik modern yang memiliki performa buas dan kenyamanan berkendara.

9 bulan yang lalu


Terkini

Berita
Mobil Misterius Gazoo Racing Ini Hadirkan Spekulasi Kelahiran Kembali Toyota MR2

Spesifikasi Toyota MR2 generasi baru Gazoo Racing masih dirahasiakan. Prototipe mid-engine ini memunculkan spekulasi kehadiran model sport dengan sistem AWD dan mesin 2.0 liter.

9 jam yang lalu


Berita
Cadillac Percaya Diri Andalkan Mesin Bensin di Tengah Harga Bensin Yang Tinggi

Cadillac merupakan salah satu label dari General Motors (GM) yang dikenal paling agresif dalam menghadirkan mobil listrik. Namun mereka masih punya minat besar pada mobil bermesin bakar yang besar.

9 jam yang lalu


Tips
Bukan Sekadar Mitos, Ini Alasan Nitrogen Diklaim Bikin Ban Lebih Stabil

Benarkah nitrogen mampu menjaga tekanan ban lebih stabil? Ahli menjelaskan perbedaan molekul nitrogen dan oksigen.

10 jam yang lalu


Berita
Brand ‘O’ Siap Debut di Indonesia, Diduga Omoda O4 Meluncur 27 Juli 2026

Brand O dari Chery akan debut di Indonesia. Peluncuran Omoda O4 27 Juli 2026 Indonesia dijadwalkan dengan desain futuristis untuk konsumen muda.

11 jam yang lalu


Berita
Bos Toyota Serukan Brand Jepang Bersatu Hadapi Ancaman Mobil China

Toyota ingin agar produsen mobil Jepang berbagi komponen yang tidak terlihat maupun disentuh pelanggan sebagai langkah untuk memangkas biaya dan menghadapi meningkatnya persaingan.

12 jam yang lalu