Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaTips

Waspada Kelelahan Mata Saat Mengemudi Di Pergantian Hari

Waspadai kelelahan mata saat mengemudi pergantian hari. Pakar safety driving sarankan istirahat 10-15 menit, senam mata, dan kacamata polarized untuk cegah silau.
Tips
Rabu, 25 Maret 2026 09:00 WIB
Penulis : Erie W. Adji
Mengemudi di saat pergantian waktu butuh kewaspadaan ekstra (Foto : Otodriver/Erie W. Adji)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Dalam memilih waktu perjalanan di masa mudik maupun arus balik kadang dihadapkan pada pilihan bepergian di saat matahari bersinar atau ketika gelap. 

Tidak sedikit juga ada pengemudi yang melewati pergantian hari, oleh karena itulah harus diwaspadai situasi peralihan hari saat berkendara dari kondisi terang ke gelap, maupun gelap ke terang. 

Terutama pergantian dari gelap ke terang terlebih jika perjalanan telah dijalani di lebih dari separuh malam. 

Menurut, pakar safety dan defensive driving dari Jakarta Defensive Driving Consulting, Jusri Pulubuhu, mengemudi di malam hari apalagi jika disertai turun hujan, menyebabkan potensi kelelahan lebih besar. Visibiltas yang menurun membuat kemampuan kognitif bekerja lebih keras. 

BACA JUGA

Jusri yang dihubungi beberapa waktu lalu juga mengingatkan bahwa mengemudi saat malam hari membuat kinerja otak, mata, tangan, dan kaki lebih keras. 

Meskipun begitu organ mata yang akan paling berat bebannya, karena saat di gelap malam mata dipaksa untuk menyerap lebih banyak sinar agar pandangan ke jalan tetap terpantau. 

Belum lagi ketika ada sorot lampu dari kendaraan yang berlawanan arah. 

Apalagi kalau di perjalanan terhadang kemacetan dimana mata akan berkali-kali terpapar pijar lampu rem kendaraan yang searah. 

Kondisi itu yang kemudian membuat mata berpotensi mengalami kelelahan berat. 

Menjadi semakin mengkhawatirkan jika kemudian waktu berganti pagi sehingga bertemu sinar matahari. 

Sejumlah gejala yang akan muncul seperti mata terasa perih, mengantuk dan otot mata terasa kaku. Hasilnya, mata seperti mau nutup terus. Jika sudah demikian, tidak ada cara lain. 

Mengemudi saat malam hari merupakan beban terberat bagi mata (Foto : Otodriver/Erie W. Adji)

Jika mengalami kondisi seperti itu, instruktur utama Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), Sony Susmana, menyarankan untuk beristirahat secara fisik maupun mata untuk sementara waktu sebelum melanjutkan perjalanan kembali.

Masih menurut Sony, waktu untuk beristirahat sekitar 10-15 menit. Sembari beristirahat bisa sambil memejamkan mata bisa juga diiringi senam mata. 

Senam mata bisa dilakukan dengan cara melakukan gerakan melihat benda jauh dan dekat secara berulang-ulang dengan ritme yang diatur. 

Cara lain, sederhana juga tapi efektif, melihat obyek yang dominan warna hijau. Hamparan sawah menjadi salah satu titik yang cukup baik. “Ini mencegah otot mata tidak kaku,” tambah Sony lagi. 

Kaca mata denga lensa gelap dengan spesifikasi polarized Di pasaran kini tersedia sejumlah kacamata hitam yang lensanya berspek polarized efektif mereduksi cahaya yang menyilaukan sekaligus memperjelas penglihatan di siang terik. (Foto : Otodriver/Erie W. Adji)

Ada cara lain juga, membasuh wajah dan kelopak mata dengan air hangat, bukan air dingin. 

Untuk tubuh sendiri yang juga berkorelasi dengan mata, lakukan senam ringan. 

Gunanya untuk melancarkan otot dan persendian. Kalau sudah bugar, bisa melanjutkan perjalanan. Jangan lupa gunakan kacamata penangkis sinar matahari. Supaya mata tak cepat lelah dan tidak silau. (EW)

Mengemudi di waktu transisi dari gelap ke terang bisa hadirkan gejala awal yaitu rasa kantuk (Foto : Otodriver/Erie W. Adji)

Tags Terkait :
Mengemudi Transisi
E

Erie W. Adji

reporter

Jurnalis otomotif yang sudah malang melintang sejak 2000. Berpengalaman menulis berita seputar roda empat dari mobil pen...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Tips
Seberapa Lama Waktu Tidur Di Antara Perjalanan Jauh?

Bisa cuma 15 menit untuk kembali bugar

1 tahun yang lalu

Bus
Organda: Perhatikan Kondisi Cuaca Dan Faktor Stamina Pramudi

Masyarakat perlu memiliki aplikasi MitraDarat sebagai langkah cegah dini

1 tahun yang lalu


Bus
Menekan Kecelakaan Bus Di Tol, Tanggung Jawab Operator Jalan Tol Harus Ditingkatkan

Pemilik bus juga tidak bisa lepas tangan atas kesiapan armada serta awak busnya.

4 bulan yang lalu

Bus
Lagi-Lagi, Driver Bus Ceroboh Dalam Mengemudi Di Jalan Tol

Hilangkan enam nyawa penumpang

2 tahun yang lalu


Tips
Agar Tetap Fit, Istirahat 2 Jam Sekali saat Melakukan Perjalanan Jauh

Agar tetap aman dan terhindar dari kecelakaan akibat kelalaian.

3 tahun yang lalu


Bus
Ini Rilisan Bus Setra Terbaru Dari Mercedes-Benz

Begini hasil karoseri yang bikin bus secara keseluruhan

1 tahun yang lalu


Tips
Pentingnya Pemanasan Sebelum Melakukan Perjalanan Jauh

Pemanasan hanya membutuhkan waktu 5 menit sebelum perjalanan.

3 tahun yang lalu


Tips
Penyebab dan Cara Mengatasi Kram Tangan saat Mengemudi

Cukup dengan mengepalkan tangan beberapa kali agar aliran darah lancar.

3 tahun yang lalu


Terkini

Berita
GR Yaris Morizo RR, Super Hatchback Berbanderol Rp 1 Miliar Lebih

Stoknya untuk pasar Jepang dan Eropa hanya 200 unit.

11 jam yang lalu


Berita
Opel Bangkit Dan Siapkan SUV Listrik Hasil Kolaborasi Dengan Leapmotor

OPEL

13 jam yang lalu


Berita
BYD Atto 3 Facelift Segera Meluncur, A Fitur God's Eye

BYD Atto 3 facelift rencana meluncur di China 21 Mei usai Beijing Auto Show 2026. Dilengkapi Blade Battery gen 2, God's Eye ADAS, serta update desain interior-eksterior.

14 jam yang lalu


Berita
Intip Spesifikasi Denza B8 Yang Sebentar Lagi Melantai Di Malaysia

Denza B8 akan meluncur di Malaysia 21 Mei. SUV PHEV berbasis Fangchengbao Bao 8 ini hadir dengan tenaga 578 PS, range 905 km, dan fitur off-road DMO serta suspensi hidraulis.

16 jam yang lalu


Berita
BYD Atto 1 Bakal Punya Fitur Lidar, Harga Tak Sampai Rp 200 Juta

Harga BYD Atto 1 2026 dengan LiDAR di Cina mulai Rp204 juta via DiPilot 300. Varian standar Rp157-193 juta, jarak tempuh hingga 405 km.

17 jam yang lalu