OTODRIVER - Changan Auto memperkenalkan platform hibrida “Blue Core Super Engine”.
Platform ini menargetkan 70 juta pasar pembeli global setiap tahun yang masih menggunakan mesin pembakaran internal (ICE).
Mengutip dari Carnewschina, Changan menginvestasikan 2 miliar yuan khusus untuk mengembangkan arsitektur tersebut.
Targetnya pun cukup ambisius dengan mentargetkan konsumsi bahan bakar di perkotaan sebesar 2,98/100 km, atau sekitar 33,6km/liter.
Blue Core Super Engine difokuskan sebagai kendaraan yang digerakkan oleh motor listrik yang punya keunggulan dalam kesenyapan dan kelembutan berkendara.
Dengan demikian dapat dikatakan bahwa platform ini memfokuskan diri pada model hibrid seri, di mana mesin bensin hanya berfungsi sebagai generator listrik alias electric driven.
Baca juga : Tak Mau Kalah Dengan Mazda, Changan Main Mesin Rotary
Changan mengklaim platform ini merupakan hasil pengembangan selama enam tahun yang melibatkan 1.000 insinyur dan 163 terobosan teknologi dalam perangkat keras dan perangkat lunak untuk powertrain.
Changan percaya bahwa sistem hibrid serie ini sebagai teknologi transisi bagi pengguna yang menginginkan efisiensi seperti mobil listrik tanpa bergantung pada infrastruktur pengisian daya.
Platorm Blue Core ini bukanlah hadir dalam waktu singkat, melainkan pengembangannya dimulai pada 2012, sedangkan sistem injeksi tekanan ultra tinggi 500 bar mulai diperkenalkan pqda 2024.
Untuk membuktikan durabilitas dalam jangka panjang, Changan melakukan pengujian jalan sejauh 2 juta kilometer di 70 jenis permukaan dan kondisi jalan yang berbeda secara global.
Dengan mengoptimalkan efisiensi kecepatan rendah, platform ini mengatasi kehilangan bahan bakar yang tinggi yang biasanya ditemukan dalam lalu lintas saat stop and go.
Sistem penggerak disetel untuk torsi instan yang tinggi dan tingkat kebisingan yang lebih rendah, meniru karakteristik mengemudi kendaraan listrik murni. (SS)
