Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaMobil Listrik

Baterai Berbahan Garam Sudah Mulai Diproduksi Namun Masih Belum Bisa Geser Baterai LFP

Produksi baterai garam natrium dimulai oleh Pret dan CATL untuk penyimpanan energi serta kendaraan khusus, tapi belum gantikan LFP karena kepadatan energi lebih rendah.
Mobil Listrik
Jumat, 15 Mei 2026 17:00 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko
Baterai Ion Natrium (Foto :Otodriver)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Harga mobil listrik dirasa masih cukup mahal jika dibandingkan dengan mobil konvensional. 

Baterai menjadi biang penyebab tingginya harga sebuah EV. Setidaknya 30-40% harga mobil listrik tersedot untuk pengadaan baterainya. 

Ada keyakinan bahwa, jika teknologi baterai terus berkembang dan muncul baterai dengan harga yang lebih ekonomis, maka diharapkan harga jual EV pun akan tereduksi.

Industri baterai pun berlomba membuat terobosan baru untuk dapat menghadirkan baterai murah dan salah satu yang sering terdengar adalah baterai natrium atau disebut juga baterai sodium yang menggunakan garam sebagai bahan dasarnya.

BACA JUGA

Lampu hijau untuk masuk ke tahap produksi massal pun sudah dijajaki dan sepertinya bakal lebih cepat dari yang diperkirakan sebelumnya.

Mengutip dari Arenaev.com, sebuah perusahaan bernama Pret menyatakan bahwa produksi baterai berbahan garam ini sudah dimulai.

Baterai garam pada saat ini diproduksi untuk menyimpanan energo, daya cadangan, sistem start-stop kendaraan ataupun kendaraan khusus. 

Permintaannya pun semakin meningkat dan pabrik ini pun menambahkan investasi dalam lini produksi dengan kapasitas 2 GWh.

Garam menjadi bahan baku dasar bagi Ion Natrium Battery(Foto : Markondez)

Di sisi lain raksasa di dunia baterai, CATL telah menandatangai pasokan tiga tahun dengan HyperStrong. 

Perjanjian itu mencakup 60 GWh baterai natrium. Seiring dengan itu, anak perusahaan CATL, yakni Fuding Times, telah menggumumkan proyek perluasan baterai baru itu senilai $735 juta dan menambah 40 GWh lagi ke total kapasitas.

Belum bisa gantikan LFP

Baterai ion natrium menggunakan bahan-bahan yang lebih mudah didapatkan dibanding lithium dan iapun memiliki sifat yang stabil. 

Hanya saja dari sisi performa memang belum bisa menggantikan posisi baterai lithium ferro phosphate (LFP).

Jadi baterai ion natrium ini belum bisa menggantikan LFP, namun lebih tepatnya adalah melengkapi 

Pada dasarnya baterai Ion Natrium punya kepadatan energi yang masih di bawah LFP.

Berdasar informasi dari Benchmark Mineral Intellegance, baterai LFP punya kepadatan energi 160-200 Wh/kg, sedangkan Ion Natrium (100-170 Wh/kg) yang menjadikan LFP lebih ideal untuk digunakan pada kendaraan listrik dengan ukuran lebih besar dan jarak tempuh lebih jauh.

Jika melihat dari spesifikasi dasar dan teknologi yang ada saat ini, dikatakan bahwa baterai dari bahan garam ini belum bisa menggantikan peran LFP. (SS)


Tags Terkait :
Ion Natrium Sodium Battery LFP
S

Suryo Sudjatmiko

Jurnalis

Full time journalist, part time off-roader. Berkarya di dunia jurnalistik otomotif sejak 2006. Lulusan Sastra UGM ini te...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Mobil Listrik
Baterai Berbahan Garam Sudah Mulai Diproduksi Namun Masih Belum Bisa Geser Baterai LFP

Produksi baterai garam natrium dimulai oleh Pret dan CATL untuk penyimpanan energi serta kendaraan khusus, tapi belum gantikan LFP karena kepadatan energi lebih rendah.

2 minggu yang lalu


Berita
Baterai Canggih CATL Siapkan Produksi Massal Sodium-Ion Tahun Ini

CATL menargetkan produksi massal baterai sodium-ion 2026 setelah menyelesaikan tantangan manufaktur. Baterai ini menjadi alternatif lebih murah untuk EV.

1 hari yang lalu


Mobil Listrik
Baterai Berbahan Baku Garam Siap Saingi Ion Lithium 2 Tahun Lagi

Biaya produksi baterai ion natrium dalam mencapai kesetaraan biaya dengan baterai ion lithium dalam dua tahun ke depan.

1 bulan yang lalu


Berita
CATL Rilis Enam Baterai, Bisa Tembus 1.000 KM

CATL merilis enam baterai baru termasuk Shenxing Superfast Charging gen-3 yang isi daya 10-90% dalam 6 menit 27 detik, capai jarak 1.000 km.

1 bulan yang lalu


Berita
CATL Memproduksi Baterai Super Canggih, Bisa Digunakan di Iklim -40°C

Contemporary Amperex Technology Co., Ltd. (CATL) baru saja memproduksi baterai yang canggih. Simak keunggulannya

1 tahun yang lalu


Mobil Listrik
Baterai Natrium-Ion, Inovasi Baru Baterai EV yang Lebih Murah

Apakah kehadirannya akan mendegradasi keberadaan lithium -ion?

3 tahun yang lalu

Mobil Listrik
Indonesia Kalah Cepat, Tesla Mulai Berjualan di India Awal Tahun Ini!

Tesla diperkirakan akan mulai beroperasi di India pada semester pertama 2021 ini.

5 tahun yang lalu


Pikap
Mengenal Lebih Jauh Hilux BEV, Pikap Setrum Murni Pertama Dari Toyota

Harga Toyota Hilux BEV Indonesia tercatat Rp 674 juta untuk varian double cabin AWD dengan baterai 59,2 kWh dan jarak tempuh 240 km WLTP.

1 hari yang lalu


Terkini

Truk
Truk Lagi-Lagi Rem Blong di Bekasi, Hilangkan Nyawa Sia-Sia

Perawatan kendaraan menjadi salah satu pangkal masalah.

1 jam yang lalu


Berita
Kelahiran Kembali Pajero Sudah Dekat, Mitsubishi Sebar Teaser Instrumen Legendaris

Mitsubishi memastikan All New Pajero 2026 hadir dengan instrumen multi meter digital, sasis ladder frame, dan mesin 2.4 liter untuk kemampuan off-road sesungguhnya.

2 jam yang lalu


Berita
EV Tiongkok Indomobil Group Alami Kenaikan Harga Serempak

Saat ini cukup banyak mobil listrik asal Tiongkok yang bernaung di bawah Indomobil Group.

3 jam yang lalu


Berita
Ferrari Luce Dijual Lebih Murah di Cina dan Laris Manis

Ferrari resmi meluncurkan sedan listrik kontroversial Luce di pasar China setelah debut globalnya di Roma pada akhir Mei lalu.

8 jam yang lalu


Berita
Selain Diesel, Hilux Hadir Dalam Versi EV Dengan Harga Rp 1,019 Miliar

Toyota Hilux resmi meluncur 29 Juni 2026 di Indonesia.

9 jam yang lalu