Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Ini Jawaban Kenapa Mobil Listrik China Begitu Murah

Perusahaan otomotif asal China Wuling berani menjual mobil listrik degan harga murah.
Berita
Rabu, 5 Oktober 2022 14:00 WIB
Penulis : Gemilang Isromi Nuar


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Kendaraan listrik saat ini memang tergolong mahal karena harga baterai mobil listrik mencakup sekitar 40% dari harga mobil keseluruhan. Namun, perusahaan otomotif asal China Wuling berani menjual mobil listrik degan harga murah.

Di negara asalnya, mobil listrik Wuling Air ev dibanderol dengan harga lebih murah sekitar Rp60.000.000 dengan merek Wuling Hong Guang Mini EV. Sedangkan di Indonesia dibanderol Rp300.000.000. Dari sini timbul pertanyaan, kenapa mobil listrik China bisa begitu murah?

     Baca Juga: Penjualan Mobil Listrik Tahun ini Jauh Lebih Banyak Dari Tahun Sebelumnya, Ini Datanya

(Foto:courtesy of Masayoshi Yamamoto and Yuki Nakao/
Nikkei Asia)

Dilansir dari Nikkei Asia, seorang Profesor bernama Masayoshi Yamamoto membongkar mobil tersebut menemukan, harga tiap komponen yang digunakan memang murah dan bukan komponen khusus untuk mobil listrik.

Dia menghitung satu per satu harga komponen tersebut. Hasilnya, dia mengklaim, jika ditotal nilainya hanya 480 ribu yen atau sekitar Rp 50 juta. Menurut Yamamoto, komponen yang terdapat di Hongguang Mini EV mudah ditemukan di toko-toko dan harganya memang murah.

"Mini EV kemungkinan akan mengalami lebih banyak masalah daripada banyak kendaraan listrik, yang sebagian besar dirancang untuk bertahan selama 20 tahun, atau 200.000 km," ujar Yamamoto.

     Baca Juga: Citroën Resmi Masuk Kembali di Market Indonesia

(Foto: Yuki Nakao/Nikkei Asia)

Bagian lain yang bisa membuat mobil listrik China itu murah adalah teknologi pengereman regeneratif. Berbeda dengan mobil listrik yang menggunakan teknik itu untuk mengisi baterai, Wuling Hongguang Mini EV sama sekali tidak memiliki teknologi pengereman regeneratif. Namun, Wuling Air ev di Indonesia menyematkan teknologi tersebut.

Lebih lanjut, Yamamoto mengatakan pembeli mobil itu memang sudah paham akan konsekuensinya. Pasalnya mobil itu memang digunakan untuk aktivitas di perkotaan ketimbang berjalan kaki atau memanfaatkan transportasi umum.


Tags Terkait :
Mobil Listrik Harga Wuling Air Ev
G

Gemilang Isromi Nuar

Penulis

Jurnalis lulusan IISIP Jakarta sejak 2013. Berpengalaman di tabloid, harian, dan media online hingga kini di Otorider. T...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Ternyata Ada SK Gubernur DKI Untuk Tambah Populasi Kendaraan Listrik

Tahun 2024 ada 'kouta' penambahan lima persen jumlah kendaraan listrik

2 tahun yang lalu


Berita
Emisi Terbesar Mobil Listrik Ada Pada Proses Pembuatan Baterai

Dalam sebuah ekosistem mobil listrik diperlukan energi listrik terbarukan dengan mengurangi bauran sumber listrik dari fosil baik untuk energi kendaraan listrik.

2 tahun yang lalu


Berita
Bukan Solusi Masalah Polusi, Emisi Mobil Listrik Lebih Tinggi dari Mobil Bensin

Tenaga untuk menggerakan daya mobil listrik berasal dari listrik yang dihasilkan oleh Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU)

2 tahun yang lalu


Berita
Ramalan Kementerian ESDM, 2 Juta Mobil Listrik Bakal Mengaspal di Indonesia Pada Tahun 2030

Perhitungan tersebut berdasarkan hitungan dari Kementerian ESDM.

2 tahun yang lalu


Berita
Ini Jawaban Pemerintah, Kenapa Mobil Hybrid Tidak Dapat Subsidi

Percepatan pembangunan ekosistem kendaraan listrik diyakini dapat menarik minat investasi kendaraan listrik.

3 tahun yang lalu


Berita
Jangan Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Butuh Subsidi

Seharusnya mobil hybrid juga masuk dalam daftar bantuan subsidi tersebut, hal ini dikatakan Direktur Eksekutif Komite Penghapusan Bensin Bertimbel (KPBB), Ahmad Safrudin

3 tahun yang lalu

Berita
Ketahui, Mobil Listrik Tidak Sepenuhnya Ramah Lingkungan

Pemerintah terus memujudkan komitmen menerapkan transisi energi dari sumber fosil ke energi baru dan terbarukan (EBT).

3 tahun yang lalu


Berita
Wacana Penghapusan BBM Pertalite dan Pertamax Mulai Terdengar

Cadangan minyak dunia diprediksi akan habis tahun 2052, gas alam tahun 2060 dan batubara tahun 2090.

3 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Viral, Blade Battery Milik BYD Dibuka Paksa

Pembongkaran paksa Blade Battery BYD viral di Tiongkok memicu perdebatan soal keamanan baterai EV usai uji fast charging. Proses berlangsung 6-8 jam pakai alat biasa tanpa memicu api atau asap.

2 jam yang lalu


Berita
Detail Harga Belum Dibuka, Chery Q Obral Bonus Rp 40 Juta Untuk Pembeli Awal

Harga Chery Q pre-booking bonus Rp 40 juta tersedia bagi pemesan awal melalui situs resmi. Detail harga masih belum dirilis oleh Chery Sales Indonesia.

7 jam yang lalu


Used Car
STNK Mati Dua Tahun? Otomatis Jadi Mobil Bodong

Masa berlau STNK jadi penentu status hukum dari sebuah kendaraan.

8 jam yang lalu


Berita
Motif Kulit Menjadi Favorit Interior Mobil, Ini Alasannya

Material kulit punya sejarah panjang di dunia otomotif.

10 jam yang lalu


Berita
EV Terbaru Dari Subaru Bernama Gateway, Pesaing Hyundai Palisade

Dimensinya serupa Hyundai Palisade, baru dipasarkan untuk Amerika Serikat.

11 jam yang lalu