Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Viral, Blade Battery Milik BYD Dibuka Paksa

Pembongkaran paksa Blade Battery BYD viral di Tiongkok memicu perdebatan soal keamanan baterai EV usai uji fast charging. Proses berlangsung 6-8 jam pakai alat biasa tanpa memicu api atau asap.
Berita
Selasa, 19 Mei 2026 15:30 WIB
Penulis : Ahmad Biondi
Blade Battery dibongkar para blogger di China. (Foto : Otodriver/Ahmad Biondi)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Sebuah tayangan siaran langsung yang memperlihatkan aksi pembongkaran Blade Battery generasi kedua milik BYD mendadak viral dan memicu perdebatan hangat di jagat maya Tiongkok. 

Dilansir dari Carnewschina.com, Senin (18/5/2026), aksi yang diinisiasi oleh sekelompok blogger otomotif tersebut terbilang ekstrem. 

Mereka menghabiskan waktu sekitar enam hingga delapan jam hanya untuk membedah satu unit paket baterai.

Bukan menggunakan peralatan khusus pabrikan, tim tersebut justru mengandalkan perkakas listrik komersial yang biasa ditemukan di bengkel bangunan, mulai dari gerinda sudut, linggis, gergaji listrik, hingga palu besi.

BACA JUGA
Begini isi dari baterai mobil listrik BYD. (Foto : Otodriver/Ahmad Biondi)


Berawal dari Polemik Fast Charging 

Aksi nekat ini sebenarnya dipicu oleh diskusi daring yang berkembang sebelumnya terkait teknologi pengisian daya cepat (fast charging) milik raksasa EV asal Tiongkok tersebut.

Sebelumnya, sempat ada siaran langsung yang menguji suhu baterai BYD saat pengisian daya berkecepatan tinggi. 

Hasil uji coba tersebut rupanya memantik rasa penasaran sekaligus perdebatan di kalangan warganet mengenai material dan sistem keamanan baterai BYD.

Berdasarkan rekaman video dan tangkapan layar yang beredar luas di media sosial, proses pembedahan ini berlangsung sangat alot. Netizen Tiongkok bahkan menjuluki aksi ini sebagai "pembongkaran brutal" karena metode yang digunakan dinilai sangat kasar.

Disebutkan bahwa tim tersebut membutuhkan waktu hampir delapan jam sampai akhirnya bisa menyentuh sel baterai individual di bagian dalam. 

Menariknya, meski paket baterai dihantam dan dipotong berulang kali dengan gerinda yang memicu percikan api, para penonton mencatat tidak ada asap ataupun kobaran api yang muncul dari dalam baterai. Hal ini langsung menjadi sorotan utama pemirsa.

Pembongkaran paksa Blade Battery milik BYD oleh para blogger. (Foto : Otodriver/Ahmad Biondi)


Kolom komentar siaran langsung tersebut pun langsung dibanjiri analisis dari warganet. Mayoritas dari mereka kagum dengan kekokohan struktural baterai Blade generasi teranyar ini. 

Diskusi kemudian melebar membahas metode penyegelan (sealing), material termal, hingga penguatan sasis baterai yang dinilai sangat solid. 

Sepanjang proses pembongkaran yang melelahkan itu, tim blogger dilaporkan hanya menemukan catatan minor terkait kosmetik pabrikan, seperti pengaplikasian lem perekat yang kurang rata di beberapa titik.

Namun, aksi ini tidak lepas dari kecaman. Sejumlah pengamat otomotif di Tiongkok menyayangkan aspek profesionalisme dan prosedur keselamatan (safety) yang diabaikan selama siaran berlangsung.

Para kritikus menyoroti risiko fatal dari pembongkaran baterai kendaraan listrik bertegangan tinggi tanpa dilengkapi alat pelindung isolasi yang memadai. (AB) 


Tags Terkait :
BYD Mobil Listrik Baterai Blade Battery Isi Baterai Harga Mobil Listrik
A

Ahmad Biondi

Editor

Pria necis yang hobi olahraga ini sudah menjadi jurnalis otomotif sejak 2009. Berpengalaman menguji dan mereview banyak...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
BYD Atto 3 Terbaru Telah Dipesan 30.000 Unit Hanya Dalam Waktu Satu Minggu

BYD Atto 3 terbaru dipesan 30000 unit satu minggu setelah peluncuran di China. SUV listrik ini dilengkapi baterai Blade 2.0 dengan jarak tempuh hingga 630 km.

2 hari yang lalu


Berita
Geely EX2 Bakal Dapat Penyegaran, Range Tembus 465 Km

Geely EX2 facelift range 465 km akan diluncurkan di Cina pada 28 Mei. Model ini menerima ubahan desain ringan serta peningkatan jarak tempuh hingga 460 km CLTC.

1 minggu yang lalu


Berita
JAECOO Rayakan 16.000 Pengiriman J5 EV Lewat Event Ini

JAECOO J5 EV 16.000 pengiriman tercapai hingga April 2026, dengan retail mencapai 10.587 unit. Pencapaian ini dirayakan melalui acara Weekend Drive di Pantai Indah Kapuk.

1 minggu yang lalu


Mobil Listrik
BYD Siapkan Varian Murah Atto 1

BYD siapkan varian murah BYD Atto 1 tipe STD guna saingi EV mungil seperti Changan Lumin. Perluas pilihan dan akses kendaraan listrik bagi konsumen.

2 minggu yang lalu


Terkini

Van
Tarif Mikrotrans Diusulkan Rp2.000 dan Transjakarta Rp5.000

Selain untuk menekan subsidi juga sebagai cara menutup celah manipulasi data penumpang.

6 jam yang lalu


First Drive
Menguji Lepas L8 PHEV, SUV Ramah untuk Pengemudi Perempuan

Review Lepas L8 PHEV mengulas kenyamanan SUV PHEV untuk pengemudi perempuan beserta fitur park assist. Harga Lepas L8 PHEV dan review efisiensi serta performa akselerasi.

8 jam yang lalu


Berita
Headrest, Perangkat Sederhana Yang Mampu Memperkecil Cidera Leher

Headrest mobil mencegah cedera leher akibat whiplash saat kecelakaan. Perangkat ini menjadi standar keselamatan kendaraan sejak Volvo tahun 1968 dan diwajibkan NHTSA.

9 jam yang lalu


Pikap
Gran Max Penopang Penjualan Daihatsu Semester Pertama

Konsisten di segmen pembeli pertama mobil masih menjadi andalan Daihatsu mendulang keuntungan di Indonesia.

10 jam yang lalu


Truk
Truk Trailer Tesla Tabrakan Tak Jauh Dari Gigafactory, Dua Meninggal Dunia

Kecelakaan fatal Tesla Semi terjadi di Nevada dekat Gigafactory dan menewaskan dua orang. Truk diduga ditabrakkan oleh pengemudi yang tertidur serta masih dalam penyelidikan polisi.

23 jam yang lalu