Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Ketahui, Mobil Listrik Tidak Sepenuhnya Ramah Lingkungan

Pemerintah terus memujudkan komitmen menerapkan transisi energi dari sumber fosil ke energi baru dan terbarukan (EBT).
Berita
Sabtu, 17 September 2022 09:00 WIB
Penulis : Gemilang Isromi Nuar


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengeluarkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 7 tahun 2022 tentang Penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (EV) Sebagai Kendaraan Dinas Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.

Inpres yang ditandatangani oleh Presiden Jokowi pada 13 September 2022 merupakan upaya Pemrintah dalam target net zero emission pada 2060. Dimana merupakan wujud komitmen menerapkan transisi energi dari sumber fosil ke energi baru dan terbarukan (EBT).

Meski demikian, mobil listrik sebenarnya tak sepenuhnya ramah lingkungan. Sebab, kendaraan tersebut memerlukan daya listrik yang sumbernya berasal dari energi fosil seperti solar dan batu bara.

"Walaupun kendaraan listrik ini tidak menghasilkan polusi udara, namaun listrik yang dipergunakan untuk mengisi baterainya masih sekitar 35%-nya masih menggunakan sumber energi yang berasal dari fosil, mulai dari solar hingga batubara," kata  Pengamat Otomotif dan Dosen Institut Teknologi Bandung (ITB), Yannes Martinus Pasaribu kepada OtoDriver, Jumat (16/9).

BACA JUGA

Lebih lanjut Yannes menambhakan, demi berlangsungnya program elektrifikasi jangka panjang tapi tidak menggunakan energi fosil, pemerintah seharusnya bisa membenahi sumber daya atau sumber penghasil energi yang saat ini digunakan untuk kendaraan listrik menjadi sumber energi terbarukan.

"Kelak, jika program penataan menuju energi baru dan terbarukan di PLN sudah berjalan, baru secara berangsur-angsur terjadi penurunan karbon dan polusi dari PLN sebagai sumber penghasil listrik utama untuk kendaraan listrik di Indonesia," ujar Yannes.

Namun, jika mobil bensin dan mobil listrik, tetap lebih ramah lingkungan mobil listrik. Sebab, meski pengisian dayanya masih menggunakan energi fosil, namun kendaraan tersebut tak menghasilkan gas buang.

Terkait adanya upaya Pemerintah Indonesia yang terlalu memaksakan untuk beralih ke kendaraan listrik dikarenakan Indonesia dikondisikan oleh Paris Agreement yang disepakati Indonesia bahwa pada tahun 2030 Indonesia akan menurunkan tingkat karbon yang dihasilkannya hingga 29% dengan dukungan internasional. 

"Indonesia mau tidak mau harus berupaya keras untuk itu, agar tidak mendapatkan tekanan ekonomi yang keras dari banyak negara maju," ujar Yannes.


Tags Terkait :
Mobil Listrik Emisi Karbon Mobil Bensin
G

Gemilang Isromi Nuar

Penulis

Jurnalis lulusan IISIP Jakarta sejak 2013. Berpengalaman di tabloid, harian, dan media online hingga kini di Otorider. T...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Ferrari 296 Speciale Gunakan V6, Jadi Ferrari Paling Hardcore Saat Ini

Ferrari 296 Speciale hadir di Indonesia bahkan disebut sebagai yang pertama di Asia Tenggara, dengan warna khusus Violetto Dino yang semakin memperkuat aura eksklusifnya.

16 jam yang lalu


Berita
EV Perlu Aki Khusus, Ini Penjelasannya

Cara kerja aki EV dan aki biasa berbeda. Begini penjelasannya.

22 jam yang lalu


Berita
Tiga EREV Bakal Hadir Di Indonesia, Berikut Profilnya

Ada kabar burung yang beredar setidaknya bakal ada tiga model EREV yang bakal hadir di Indonesia dalam waktu dekat ini.

1 hari yang lalu


Berita
Geely EX2 Jadi Mobil Yang Cukup Rasional, Ini Sebabnya

Geely EX2 masih tercatat sebagai mobil terlaris di Cina. Ternyata ini alasannya mengapa ia menjadi mobil terlaris.

1 hari yang lalu


Berita
Mengenal Lebih Jauh Solid State Battery, Nyawa Baru Mobil Listrik

Keunggulan baterai solid state untuk mobil listrik mencakup keamanan tinggi, kapasitas energi lebih besar, serta pengisian daya lebih cepat dibandingkan baterai lithium-ion.

1 hari yang lalu


VIDEO: Crash Test Toyota Hilux BEV (ANCAP)

Toyota Hilux BEV sukses menjalani uji tabrak dengan baik.

Crash Test | 1 hari yang lalu


Berita
Sudah Tes Jalan, Chery J6T EREV Siap Mengaspal di Indonesia

Chery J6T EREV test jalan Indonesia terpantau di tol Trans Jawa. Unit EREV ini menggunakan mesin 1.5 turbo sebagai generator dan berpeluang meluncur di pasar domestik.

1 hari yang lalu

Berita
Hyundai Santa Fe EREV Bakal Hadir 2026, Intip Spesifikasinya

Hyundai Santa Fe EREV direncanakan sebagai model EREV pertama Hyundai dengan jarak tempuh hingga 960 km. Perkenalan pada publik dijadwalkan pada 2026.

1 hari yang lalu


Terkini

Berita
Menyusul Pertamina, Harga di SPBU BP Juga Ada Kenaikan

Pasokan BBM di SPBU swasta masih tersendat.

1 jam yang lalu


Mobil Listrik
Mitsubishi Ecplise Sportback EV Hadir Dengan Racikan Nissan Leaf

Nama Eclipse kembali digunakan, kali ini hadir sebagai sosok sportback EV yang merupakan rebadge dari Nissan Leaf.

1 jam yang lalu


Berita
Pertamax 92 Dan Pertamax Green 95 Alami Kenaikan Harga

Harga Bahan Bakar Minyak alias BBM non solar mengalami penyesuaian.

5 jam yang lalu


Bus
Tarif Baru Transjabodetabek Rp10 Ribu Akan Segera Ditetapkan

Rencana tarif baru Transjabodetabek Rp10 ribu sebagai tarif integrasi maksimal dalam tiga jam akan segera ditetapkan pemerintah DKI Jakarta melalui JakLingko.

16 jam yang lalu


Berita
Ferrari 296 Speciale Gunakan V6, Jadi Ferrari Paling Hardcore Saat Ini

Ferrari 296 Speciale hadir di Indonesia bahkan disebut sebagai yang pertama di Asia Tenggara, dengan warna khusus Violetto Dino yang semakin memperkuat aura eksklusifnya.

16 jam yang lalu