BUS-TRUCK - Dalam paparan soal dinamika pasar otomotif 2025-2026 pekan ini (12/2), Direktur Marketing dan Direktur Corporate Planning & Communication, PT Astra Daihatsu Motor (ADM), Sri Agung Handayani, menjelaskan bahwa segmen kendaraan komersial jadi penopang utama Daihatsu sepanjang tahun lalu.
Dari total penjualan 137.000 unit berisi 61.900 unit diantaranya adalah kendaraan kometrsial yaitu duet Gran Max baik pikap, minibus, maupun blind van.
Setelah itu baru disusul dua segmen lain, LCGC dan LSUV.
Diterangkan lagi oleh Sri Agung bahwa animo atas kendaraan komersial dalam setahun terakhir juga menunjukan adanya gejala baru dimana pemilik usaha perorangan juga makin banyak yang menjatuhkan pilihan atas Gran Max.
Boleh jadi menurutnya, itu karena keberadaan jaringan penjualan serta purnajual Daihatsu yang tersebar di 264 titik yang berada di 35 Provinsi, dan beroperasi di 177 kota.
Baca juga: Daihatsu Vizon-F, Tes Pasar Wajah Baru Gran Max?
Hal yang serupa juga diuraikan oleh Marketing & CR Division Head PT Astra International Tbk.-Daihatsu Sales Operation, Tri Mulyono. Dalam sesi yang sama, menurut Tri pihaknya masih belum melihat potensi gerusan pasar yang signifikan dari kendaraan komersial kecil bertenaga listrik yang dalam setahun terakhir juga intensif masuk ke pasar nasional.
Tri mencoba menarik analisa ringan mengapa kendaraan komersial bermesin konvensional masih punya animo besar.
Menurutnya terlepas dari potensi ramah lingkungan, proses pengisian ulang daya yang butuh waktu lebih lama dibandingkan proses mengisi bahan bakar fosil masih jadi pertimbangan besar bagi banyak pengusaha untuk tetap memilih kendaraan bermesin konvensional.
Bodi blind van dibangun dengan standar pabrikan, satu-satunya di segmen kendaraan komersial kecil (Foto : Otodriver/Erie W. Adji)
Walau begitu masih menurut Tri, pihaknya juga sudah punya teknologi kendaraan komersial ukuran kecil tenaga listrik. Namun belum akan dirilis dalam waktu dekat.
Ia kemudian memungkaskan bahwa dominasi Gran Max yang risli perdana tahun 2007 di segmen kendaraan komersial kecil itu bukan tanpa alasan jika dilihat dari sisi penggunanya.
Ambil contoh varian blind van, ini merupakan van dimana seluruh konstruksi sasis sekaligus bodinya terbangun dalam satu proses pembuatan mobil yang sama serta berstandar Daihatsu. (EW)










