OTODRIVER - Xiaomi Auto pekan lalu (24/4) telah meresmikan pusat riset terbaru mereka yang berada di kota Munich, Jerman.
Seiring rencana pabrikan yang bermarkas di Beijing, Tiongkok, itu yang mulai memasarkan produknya di tahun depan.
Bukan seperti layaknya membuat kantor cabang, para punggawa terbaik dari sejumlah pabrikan otomotif Eropa nyata bakal jadi tulang punggung Xiaomi Auto untuk wilayah Eropa.
Unit baru tersebut setidaknya akan diopersikan oleh 50 tenaga ahli di bidang otomotif, diketuai oleh Rudolf Dittrich, sosok yang bertanggung jawab atas proyek BMW M4 GT3.
Dikutip dari laman Car News China, ada juga nama Claus-Dieter Groll, menjabat Vehicle Dynamics Department Head, sebelumnya juga kampiun asal BMW yang punya peran besar atas kelahiran desain terbaru dari seri 3 dan 4, juga Z4, X5, X6, X7, serta iX3.
Selain keduanya, sudah bergabung juga sejumlah sosok penting lintas profesi dari Lamborghini, Porsche, maupun Mercedes-Benz yang ikut mengisi beragam jabatan kunci.
Tim baru tersebut, seperti diumumkan oleh CEO Xiaomi Auto, Lei Jun, di sela-sela Beijing Auto 2026 akan fokus pada pengembangan standar performa tertinggi, desain kelas premium, sampai aplikasi teknologi otomotif termutakhir.
Tugas pertama dari tim baru ini tidak ringan, karena harus ikut mengembangkan YU GT yang akan rilis perdana bulan Mei nanti. Mobil itu merupakan varian sporty dari YU7 SUV yang sudah muncul sebelumnya.
Selain itu, Eropa juga merupakan target pasar ekspor pertama bagi Xiaomi.

Walaupun belum ada petunjuk awal soal spesifikasi dari YU GT namu secara tegas sudah digariskan bahwa mobil listrik itu akan hadir sebagai produk yang lebih tinggi standar performa maupun segmentasinya dibandingkan model-model mobil Xiaomi yang sudah rilis sebelumnya.
Saat ini setidaknya sudah ada tiga produk dari Xiaomi Auto, SU7 versi sedan, SU7 Ultra, dan YU7 SUV.
Ambisi besar pabrikan yang juga dikenal sebagai kampiun gawai tersebut sebelumya sudah diawali dengan menggamit Kong Yangshuang sebagai tokoh baru untuk masalah penjualan. Ia salah satu orang yang berperan besar atas penjualan Tesla di pasar Tiongkok.
Tahun lalu Xiaomi bisa mencatatkan angka laku produknya sebesar 400 ribu unit. Tahun 2026 targetya naik ke angka 550 ribu unit.
Dalam ajang Beijing Auto Show 2026 sendiri, Xiaomi mencatatkan pesanan atas SU7 sebanyak 60 ribu unit. Sebelumnya sudah dilakukan pengiriman sebanyak 26 ribu unit. (EW)











