OTODRIVER - Nama Wuing AirEV diperkenalkan untuk pasar Indonesia perdana tahun 2022, kehadirannya menjadi salah satu pendorong animo kendaraan listrik nasional sampai hari ini.
Sejumlah nama kemudian muncul sebagai pendamping dari mobil listrik ukuran compact itu, sebut saja DFSK Seres E1, kemudian ada Changan Lumin, dan yang baru sama saja muncul adalah Chery Q.
Sudah sejak tahun lalu pula model terbaru dari AirEV ramai diperbincangkan, di Tiongkok sendiri sudah muncul sosok yang nama resminya Hongguang Mini EV di awal tahun 2026. Disebut-sebu sebagai bentuk baru AirEV di Indonesia.
Ada empat varian yang disodorkan, yang secara umum terbagi dalam dua klasifikasi produk yaitu tiga pintu dan lima pintu.
Untuk varian lima pintu, panjang 3.268 millimeter, lebar 1.520 millimeter, dan tinggi 1.575 milimeter. Utuk wheelbase, 2.190 milimeter.
Sementara itu, varian tiga pintu punya panjang 3.043 millimeter, lebarnya 1.520 millimeter, serta tinggi 1.590 millimeter. Wheelbase-nya 1.965 millimeter.
Label harga untuk pasar 44.800-54.800 Yuan, setara Rp95-119 jutaan.
Secara desain, model terbaru tersebut mengusung konsep yang disebut “sweet square”, yakni perpaduan antara siluet boxy dengan sentuhan elemen membulat.
Hal ini terlihat dari penggunaan lampu utama LED berbentuk bulat, spion, hingga detail dekoratif lainnya. Tersedia pula tiga pilihan warna eksterior baru yang diklaim menggunakan proses pengecatan delapan lapis.

Masuk ke dalam kabin, interiornya tampil dengan kombinasi warna dua nada, yakni cokelat dan putih pada jok.
Dashboard juga mengalami redesain dengan integrasi ruang penyimpanan yang lebih fleksibel. Selain itu, tuas transmisi kini dipindahkan ke kolom setir (column-mounted), sehingga memberikan ruang lebih lega pada konsol tengah.
Layar sentuh berukuran 10,1 inci hadir sebagai pusat infotainment dengan antarmuka baru yang mendukung menu kontrol drop-down.
Fitur konektivitas memungkinkan pengguna mengontrol kendaraan dari jarak jauh melalui aplikasi ponsel, termasuk menjadwalkan waktu menyalakan kendaraan dan mengatur AC.
Sistem infotainment juga direncanakan mendukung Apple CarPlay, Huawei HiCar, serta CarLink melalui pembaruan over-the-air (OTA). Tak ketinggalan, fitur keyless entry dan start juga sudah tersedia.
Untuk performa, mobil ini dibekali motor listrik bertenaga puncak 41 daya kuda (varian lima pintu). Akselerasi dari 0 hingga 50 km/jam diklaim mampu dituntaskan dalam 4,56 detik.
Tersedia dua pilihan jarak tempuh berdasarkan standar CLTC, yakni 205 km dan 301 km, dengan konsumsi energi sebesar 8,9 kWh per 100 km. Baterai yang digunakan berjenis lithium iron phosphate (LFP).
Model tersebut tertangkap kamera sedang dipajang di sebuah pusat perbelanjaan di kawasan Jakarta Barat.
Ada penegasan kalau mobil itu bernama Wuling EV seperti yang tertera di label nama di bemper depan.
Hingga berita ini diturunkan belum diperoleh keterangan dari pihak Wuling Motors Indonesia perihal keberadaan mobil listrik baru itu. (EW)












