OTODRIVER – Mazda Indonesia termasuk partisipan dalam ajang GIIAS 2026 yang akan dihelat di ICE, BSD, Banten (30/7-9/9/2026).
Mengusung tema Driving the Future, Crafted with Purpose, Mazda Indonesia di ajang tahunan itu dikabarkan akan memperkenalkan setidaknya tiga produk baru, sebut saja ; Mazda EZ-6, Mazda CX-3 versi CKD, dan Mazda CX-5 versi generasi ketiga.
President Director Mazda Indonesia, Ricky Thio, dalam sesi media gathering pekan ini (15/7/2026) menyebutkan bahwa ketiga produk terbaru tersebut diharapkan bisa menjadi pendobrak bagi Mazda di pasar otomotif nasional.
Sejurus kemudian dijelaskannya, pihak Mazda Indonesia mengambil pendekatan khusus untuk pasar nasional dimana calon konsumen akan disuguhkan produk-produk yang punya desain termutakhir dengan standar estetika maupun kandungan teknologi kelas premium.
Ricky secara tegas menyebutkan bahwa konsep visual dari setiap model Mazda akan jadi titik awal untuk membangun impresi produk bagi calon penggunanya di Indonesia.
Soal keandalan dalam mengemudi serta kandungan berbagai fitur maupun teknologi akan disusupkan secara intensif kemudian untuk menciptakan keyakinan di benak penggunannya bahwa setiap mobil Mazda bisa jadi andalan pertama dalam mobilitas rutin.
Hal-hal itu, masih menurut Ricky, terangkum dalam dua pilar filosofi produk Mazda saat ini yaitu; Captivating Design dan Uplifting Drive.

Untuk soal pertama perwujudannya pada desain yang cantik, dan hal yang kedua adalah menjanjikan pengalaman berkendara yang menyenangkan sekaligus berkesan. Keduanya, lagi-lagi diyakinkan oleh Ricky berada dalam tajuk Joy Of Driving For Indonesia.
Menempati Hall 5 di ICE nanti juga akan dihelat berbagai program penawaran khusus untuk penjualan dan layanan purna jual, ada juga pemberian harga menarik untuk pembelian aksesori resmi, dan harga khusus untuk suku cadang berlabel AutoExe.
Dijabarkan lagi oleh Ricky, berbekal beragam program dan sodoran produk baru tadi membuat Mazda Indonesia yakin bisa mendapuk setidaknya 1.500 SPK selama perhelatan 10 hari itu.
Mazda EZ-6 satu platform dengan Changan Deepal L07
Meski tak ingin berkomentar lebih jauh soal hiruk pikuk pasar mobil listrik nasional, Ricky kembali menegaskan bahwa Mazda Indonesia akan masuk masuk ke segmen mobil listrik dengan tidak ikut arus konvensional, sebut seperti penyematan harga yang ekonomsi dan sejenisnya.
Kembali ia menerangkan bahwa desain serta berbagai fitur maupun teknologi merupakan fokus utama mereka untuk masuk ke era produk non fosil.
Mazda EZ-6 sendiri berbagi platform dengan kode EPA1 seperti halnya Changan Deepal L07.
Untuk rincian dimensi serta banyak komponen utama yang tidak berbeda di antara keduanya. Namun Mazda EZ-6 tetap tampil sesuai filosofi desain Kodo Design.
Sedan dengan penggerak roda belakang ini menggendong motor listrik yang diklaim bisa munculkan potensi tenaga puncak sebesar 190 kW, setara 254 daya kuda serta bakal ada torsi tertinggi di angka 320 Nm.
Baterainya berkapasitas 68,8 kWh, secara teknis akan punya jarak jelajah sampai 600 kilometer (CLTC). (EW)












