OTODRIVER - PT Sinar Armada Globalindo (SAG) resmi meluncurkan kendaraan van listrik komersial SAG Max sekaligus memperkenalkan teknologi REEV Bus (Range Extended Electric Vehicle) untuk pasar Indonesia di ajang Busworld Southeast Asia 2026.
Kehadiran dua produk tersebut menjadi langkah SAG dalam memperluas solusi transportasi rendah emisi di tanah air.
Pameran yang berlangsung di JIExpo Kemayoran, Jakarta, pada 20–22 Mei 2026 itu menjadi kali ketiga SAG tampil bersama Golden Dragon sebagai mitra strategis kendaraan niaga listrik.
SAG Max hadir sebagai van listrik komersial untuk kebutuhan shuttle dan transportasi perkotaan. Kendaraan ini memiliki kapasitas 15+1 penumpang dengan klaim jarak tempuh hingga 440 kilometer dalam sekali pengisian daya.
Selain itu, SAG juga memperkenalkan REEV Bus 12 meter yang mengusung teknologi range extender. Teknologi tersebut diklaim mampu menghadirkan efisiensi kendaraan listrik sekaligus fleksibilitas operasional untuk perjalanan jarak jauh.

Bus tersebut disebut mampu menempuh jarak hingga 1.600 kilometer, sehingga dinilai cocok untuk kebutuhan transportasi antarkota maupun operasional komersial dengan mobilitas tinggi.
Direktur Teknik PT Sinar Armada Globalindo, Djoko Purwanto, mengatakan efisiensi operasional menjadi perhatian utama pelaku industri transportasi saat ini.
“Di tengah dinamika harga bahan bakar fosil yang berdampak pada biaya logistik di Indonesia, efisiensi menjadi kunci utama keberlangsungan bisnis. SAG menjawab tantangan tersebut dengan menghadirkan kendaraan listrik yang dirancang sebagai instrumen strategis untuk menekan biaya operasional secara signifikan,” ujar Djoko.
Meski sudah diperkenalkan, Djoko menyebut REEV Bus saat ini masih dalam tahap pengenalan dan belum dipasarkan secara resmi.
“Kami masih menunggu keputusan pemerintah mengenai TKDN. Sehingga saat ini kami belum berani menyebutkan harga pastinya di sini. Calon konsumennya sendiri sudah ada, terutama Max yang cocok untuk usaha travel,” katanya.
Sementara itu, Direktur Asia Pacific Golden Dragon Bus, Alex Chen, menilai teknologi REEV relevan dengan kondisi geografis Indonesia.
“Peluncuran REEV adalah wujud komitmen kami bersama SAG untuk menetapkan standar baru dalam transportasi publik yang berkelanjutan di pasar Indonesia. Kami menghadirkan teknologi EV yang sangat relevan dengan kondisi geografis dan infrastruktur Indonesia,” ujar Alex Chen.
SAG menargetkan REEV Bus mulai hadir di pasar Indonesia pada Juni 2026 mendatang.











