OTODRIVER - iCar V27 REEV (Range-Extended Electric Vehicle), memulai debut dunianya pada Auto China 2026 (Beijing Auto Show) lalu.
Mobil ini jenis kedua setelah V23 yang diperkenalkan di IIMS 2026 dan merupakan bagian dari line-up Chery International.
“Kita akan bawa dan jual di Indonesia pada GIIAS akhir Juli 2026 mendatang,” jelas Country Director iCar Indonesia, Mark Yang, saat ditemui di Beijing, China. Terbukti, salah satu unit setir kanan juga dipajang.

Secara bentuk, iCAR V27 REEV adalah mid-SUV yang didesain kokoh, boxy dan terlihat mampu melibas segala medan sekaligus bisa menjelajah jauh. Wajahnya terkesan lebih modern dibanding V23 yang terlihat retro.

Dimensinya memiliki panjang total 5.055 mm, lebar 1.976 mm, tinggi 1.894 mm dan jarak antarroda (wheelbase) 2.910 mm. Terlihat sekilas ukurannya seperti Toyota Fortuner. Menariknya lagi, V27 disediakan towing hook yang mampu menahan beban hingga 1.600 kg. Ini memungkinan pemiliknya bisa menarik trailer di buritan.
iQar V27 REEV, diklaim mampu menempuh jarak hingga 1.200 km (CLTC). Hal ini dikarenakan, bagian bonetnya dijejali mesin bensin 1500 cc yang berguna sebagai generator untuk mengisi baterai tipe LFP berkapasitas 34.3 kWh yang juga bisa dicharge (PHEV).
Kemampuan jelajah jauh ini juga dibantu tangki bensin yang mampu menampung hingga 60 liter bahan bakar. Sedangkan jika hanya menggunakan baterai, mampu bergerak sampai 200 km hingga 210 km.
Penggerak roda tersedia dua tipe. Pertama, all wheel drive (dual-motor) yang mampu menyemburkan tenaga 449–455 hp (335 kW) dengan torsi maksimum 505 Nm. Kombinasi ini mampu membuat V27 REEV melesat 0-100 km/jam tercatat hanya 5,5 detik.

Sedangkan yang kedua tipe single motor (rear wheel drive), memiliki kemampuan hingga 248 hp (185 kW) dan torsi maksimumnya hingga 300 Nm. Sayangnya belum ada data akselerasi 0-100 km/jam.
Saat kami coba di Tujia Camping Site, (30 menit dari kota Wuhu), kempuan offroadnya dengan jenis trek yang disediakan sangat baik. Kami berseloroh bahwa, semua orang bisa off road dengan mobil ini.
Bahkan tanpa mengubah mode berkendara, V27 otomatis mengubah sistem all wheel drivenya sesuai permukaan yang dilewati. Padahal ada 8 jenis driving mode yang bisa dipilih manual. Inilah kenapa mereka juga menyebut sistem AWD-nya dengan istilah iWD (Intelligence Four Wheel Drive).
Saat melibas obstacle lain, kemampuan mobil sesuai tampangnya. Tangguh dan seperti tidak ada hambatan. Ini juga dampak dari ground clearance 224 mm yang cukup jauh dari permukaan dan bisa melewati genangan setinggi 600 mm.

Ditunjang approach dan departure angle 24,5 derajat. Ini berfungsi saat akan melewati gundukan terjal atau ketika menuruni jalan cukup curam. Menariknya lagi, sudut belok bisa maksimal karena tersedianya sistem tank turn yang sangat berfungsi ketika belokan bersudut kecil.
Secara keseluruhan V27 REEV memilik performa baik. Bagi penggemar lite offroad, overland atau menjelajah jauh, SUV ini sangat cocok.
Karakter mengemudinya pun seperti mengemudi jip masa lalu hanya dibalut jauh modern. Jika harga mirip-mirip Fotuner atau Pajero, mobil ini V27 REEV bisa jadi ancaman. Sayangnya soal harga, baik AWD maupun RWD, Otodriver belum dibisikkan. “Masih kami godok di internal,” tutup Mark. (SR)










