OTODRIVER – Belakangan istilah Godzilla El Nino ramai menjadi pembahasan di Indonesia.
El Nino sendiri merupakan fenomena alam berupa pemanasan suhu permukaan laut di Samudera Pasifik bagian tengah hingga timur di atas rata-rata normal. Sehingga menyebabkan angin pasat melemah dan memindahkan hujan menjauh dari wilayah katulistiwa dan memicu musim kemarau yang lebih panjang dan kering.
Sesuai dengan julukannya, Godzilla El Nino merupakan fenomena El Nino yang lebih besar dan suhu udara di wilayah Indonesia dan khatulistiwa semakin tinggi dan kemungkinan dalam tempo yang lebih lama. Singkatnya, suhu udara akan lebih tinggi dan kering dibanding saat El Nino biasa.
Semoga Godzilla El Nino ini tidak jadi terjadi, namun apabila benar-benar terjadi maka salah satu komponen yang bakalan bekerja lebih keras adalah AC mobil. Kondisi ini akan berpengaruh langsung pada kenyamanan dan daya tahan berkendara.
Kinerja AC dituntut untuk selalu bekerja dengan optimal dan tetap memberikan kontribusi mendinginkan kabin mobil dengan baik.
“Menjaga kinerja AC secara optimal merupakan hal yang wajib dilakukan demi mendapatkan suhu kabin yang tetap sejuk,” ungkap Suminto dari Suto AC di bilangan Pondok Gede, Bekasi.
Wito mengatakan bahwa menjaga kinerja AC tetap optimal sebenarnya sederhana saja. “Selama tidak ada kebocoran, freon AC bisa saja bekerja dan mendinginkan ruang. Namun perlu dicatat bahwa ada komponen-komponen yang musti dicek dan menjadi bagian dari perawatan, seperti filter AC dan memastikan komponen seperti evaporator bersih,” sambung pria yang akrab disapa Minto ini.
Filter AC
Minto menekankan bahwa filter udara kabin menjadi komponen yang harus sering dicek kondisinya. “Pada umumnya filter AC diganti berkala setiap 24.000 kilometer. Namun bisa saja masa penggantian lebih cepat tergantung dengan kondisi yang ada. Filter AC bisa dicek sendiri dengan mudah dan apabila sudah kotor segera ganti,” jelas Minto.
Perawatan Rutin
AC bekerja dengan menggunakan berbagai komponen mulai dari blower, kompresor, kondensor, dryer dan sistem sirkulasinya. Dipastikan semua perangkat ini selalu dalam kondisi baik, bersih dan aliran freonnya lancar.
“Wajarnya setiap 6 bulan sekali untuk melakukan servis dan pengecekan rutin. Tapi bisa saja waktunya lebih pendek dari itu, tergantung daerah yang sering dilewati. Semakin sering melibas daerah dengan tingkat polusi tinggi ataupun berdebu, maka waktu periksa rutin bisa lebih pendek,” tutupnya. (SS)
