Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Layu Sebelum Berkembang, LiDAR Perangkat Canggih Yang Justru Mulai Ditinggalkan Sebelum Mendunia

Alasan LiDAR ditinggalkan Tesla Xpeng Volvo karena biaya tinggi, keterbatasan cuaca, dan perkembangan kamera berbasis AI. Produsen otomotif mulai beralih dari sensor laser ini.
Berita
Jumat, 22 Mei 2026 15:15 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko
LiDAR pada Luxeed R7 yang tengah melakukan tes jalan di Indonesia (Foto : Otodriver/Suryo Sudjatmiko)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER – Teknologi otonom sudah menjadi bagian dari industri otomotif dunia. Pengembangannya cukup gencar dilakukan baik itu di pabrikan AS, Eropa dan juga China.

Salah satunya LiDAR atau Light Detection and Ranging. Teknologi penginderaan jauh ini yang menggunakan pulsa cahaya laser untuk mengukur jarak dan menciptakan peta tiga dimensi (3D) dari suatu area atau objek dengan akurasi sangat tinggi.

Ibarat bunga layu sebelum berkembang, perangkat yang menjadi kunci dalam perkembangan teknologi kemudi otonom ini justru mulai ditinggalkan sebelum benar-benar mendunia.

Tesla dan Xpeng pilih teknologi lain

Pabrikan seperti Tesla dan Xpeng sudah menyatakan untuk tidak menggunakan perangkat yang satu ini. Selain itu diketahui juga bahwa Volvo pun mengambil langkah yang sama.

BACA JUGA

Mengutip dari The Guardian, Bos Besar Tesla, Elon Musk menolak dengan penggunaan LiDAR untuk sistem otonom pada Tesla. Sebaliknya ia malah cukup mendukung pendekatan ‘Tesla Vision’ yang hanya mengandalkan kamera  dan tentunya dengan dukungan AI. 

“Manusia mengemudi dengan mengandalkan pengelihatan dari matanya. Konsep yang sama dengan kamera pada sistem Tesla Vision,” ungkap Musk. 

Nada serupa juga diungkapkan oleh Xpeng di mana pabrikan asal Ghuangzhou, China ini memutuskan untuk menggunakan kamera beresolusi tinggi dengan dukungan AI yang mereka sebut sebagai Pure Vision.

“Kita akan fokus menggunakan Pure Vision yang diproduksi sendiri. Teknologi ini memaksimalkan kamera yang ada pada sekeliling mobil untuk mendeteksi lingkungan yang tentu dipadu dengan kecerdasan buatan,” jelas Vice President Xpeng, James Wu, beberapa waktu lalu saat di Beijing, China.

Dalam pemaparan selanjutnya, Pure Vision versi terbaru menggunakan empat chip AI Turing dengan kecepatan 3.000 Tera Operation Per Second (TOP). 

Chip AI Turing ini punya kecepatan tinggi dalam memproses gambar real time yang diidentifikasi dan diterjemahkan menjadi data untuk menjalankan fungsi pada sistem otonomos mereka yang dikenal sebagai Voice, Language, Action (VLA).

LiDAR Mulai Kehilangan Peminat

LiDAR memang perangkat yang canggih, namun demikian punya kelemahan yang fundamental.

Merangkum dari berbagai sumber LiDAR mulai kehilangan peminat karena beberapa hal.

Walau demikian, tidak lantas semua pabrikan meninggalkan LiDAR. Sebagai contoh adalah BYD yang justru melakukan beberapa upgrade pada line upnya seperti Atto 1 ataupun Atto 3 dengan tambahan LiDAR.

BYD Atto 3 dengan upgrade berupa penggunaan LiDAR (Foto : carnewschina.com)

Penggunaan di Indonesia

Kehadiran mobil yang diduga dilengkapi dengan LiDAR mulai nampak. Mobil berLiDAR pada umumnya punya ciri adanya tonjolan pada bagian atapnya. 

Salah satu mobil yang punya ciri seperti itu adalah Luxeed R7 yang belum lama ini tertangkap kamera oleh Otodriver. Walau demikian mobil yang berada di bawah kepak sayap Chery Group Indonesia ini belum bisa dipastikan menggunakan perangkat tersebut.

President Director Chery Group Indonesia, Zeng Shou, membenarkan bahwa pihaknya tengah melakukan pengujian unit Luxeed R7 untuk penyesuaian dengan kondisi jalanan. Namun ia pun belum bisa memastikan apakah nantinya saat unit Luxeed ini resmi dijajakan di Indonesia akan dibekali perangkat ini atau malah tidak.

“Saya belum bisa bicara saat ini tentang mobil ini (Luxeed R7), begitupun dengan teknologi yang akan dibawanya,” tutur Zeng saat ditemui di bilangan Jakarta Barat beberapa waktu lalu. “Untuk pemakaian LiDAR saya musti cek lagi datanya ya,” tutupnya. (SS)


Tags Terkait :
LiDAR.Luxeed R7 Tesla Vision Pure Vision
S

Suryo Sudjatmiko

Jurnalis

Full time journalist, part time off-roader. Berkarya di dunia jurnalistik otomotif sejak 2006. Lulusan Sastra UGM ini te...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Layu Sebelum Berkembang, LiDAR Perangkat Canggih Yang Justru Mulai Ditinggalkan Sebelum Mendunia

Alasan LiDAR ditinggalkan Tesla Xpeng Volvo karena biaya tinggi, keterbatasan cuaca, dan perkembangan kamera berbasis AI. Produsen otomotif mulai beralih dari sensor laser ini.

1 minggu yang lalu

Berita
Luxeed R7 REEV Tertangkap Kamera Tanpa Kamuflase Di Jalanan Indonesia

Sesosok mobil yang diduga Luxeed R7 nampak telanjang melintas di timur Jakarta.

2 minggu yang lalu


Berita
Luxeed RX Mirip Dengan Ferrari Purosangue

Dokumen terbaru yang dirilis Kementerian Industri dan Teknologi Informasi Tiongkok (MIIT) mengungkap kehadiran Luxeed RX, SUV anyar hasil kolaborasi Huawei dan Chery.

1 hari yang lalu


Mobil Listrik
BAIC dan Huawei Kerja Sama Bikin Saingan Mercedes-Benz EQS

BAIC dan Huawei bekerja sama bikin mobil listrik yang akan bermain di kelas sedan premium. Simak bocorannya

1 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Geely EX2 Bakal Hadir Di Eropa Bernama E2

Geely EX2 akan dipasarkan di kawasan Uni Eropa dengan nama Geely E2.

38 menit yang lalu


Berita
Tank 300 Dapatkan Up-Grade Besar Di China, Begini Tanggapan GWM Indonesia

Spesifikasi GWM Tank 300 facelift China mencakup wheelbase lebih panjang 260 mm serta approach angle yang lebih baik. Simak tanggapan GWM Indonesia soal rencana update model tersebut.

1 jam yang lalu


Berita
Penjualan Toyota Di Australia Tetap Nomor Satu, Tapi BYD Mulai Membuntuti

Toyota masih memimpin penjualan di Australia, namun saat ini ada pesaing dari Tiongkok yang mengusik.

13 jam yang lalu


Berita
Aturan EV Malaysia Diperketat, Tak Boleh Impor Utuh Model Entry Level

Pemerintah Malaysia resmi memberlakukan regulasi yang lebih ketat terhadap impor mobil listrik utuh atau Completely Built-Up (CBU).

14 jam yang lalu


Berita
Siap Produksi Pesawat, Proyek Lama Toyota Dilanjutkan Lagi

Antisipasi pelebaran kebutuhan mobiltas masa depan membuat Toyota kembali menjalankan proyek lama yang sempat terhenti.

15 jam yang lalu