Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaTips

Ingat, Berkendara Di Jalan Tol Harus Selalu Waspada

Jika salah perhitungan akan sulit dibuat koreksinya.
Tips
Jumat, 18 April 2025 15:35 WIB
Penulis : Erie W. Adji
Perlu terus diingat, jalan tol bukan sirkuit dan selalu ada di lajur sesuai kecepatan (Foto : Otodriver/Erie W. Adji)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER – Jalur tol memang penuh ‘tantangan’ karena meskipun terlihat mudah oleh karena karakter jalan yag lurus namun bermanuver sekaligus menjaga kecepatan sebanarnya jadi salah satu faktor penting dalam menghindari kecelakaan. 

Masih perlu disadari oleh seluruh pengemudi saat melintas di jalan tol, bahwa kecelakaan tidak ada toleransinya. Maksudnya sekalipun pengemudi tadi tidak teribat kecelakaan, tapi bisa mengakibatkan kecelakaan bagi pengguna yang jalan lain. 

Seperti yang terunggah oleh akun Auto Revo di kanal X (15/4), dimana ada dua SUV yang mejalu beriringan di sebuah jalur tol dengan kecepatan tinggi dan di satu titik salah satunya melakukan manuver tajam. Alhasil mobil itu menabrak pagar pembatas tol. 

Mencoba untuk refreshment, CEO Indonesia Defensive Driving Center (IDDC),  Bintarto Agung, pernah menguraikan sejumlah hal yang berkaitan berkendara. Baik di jalur tol maupun arteri. Tanpa bermaksud melakukan judgement untuk mencari ‘kambing hitam’ dari kejadian tersebut.  

BACA JUGA

“Pada saat kita berada dalam kendaraan atau sedang berkendara, harus selalu menerapkan prinsip dasar “Defensive Attitude” yaitu apa yang disebut dengan “Four A’s” atau 4 A standar operasional prosedur,” bukanya saat dihubungi beberapa waktu lalu. 

Rincian dari panduan perilaku itu adalah;  Awareness, Alertness, Attitude, dan Anticipation.

Pertama, “Kita harus selalu berkesadaran penuh setiap saat berkendara dan wajib mempunyai atau membuat rencana perjalanan yang efisien, efektif, dan berkeselamatan. Well Planned Journey Management. Yang termasuk didalamnya adalah rencana rute atau jalur tujuan, waktu keberangkatan, waktu istirahat, prakiraan jalur dengan tingkat potensi resiko terendah, kesiapan peralatan “touring” seperti surat-surat kendaraan, peralatan standar kendaraan,peta/gps, kotak P3K,” ungkapnya. 

Kedua, harus selalu waspada dan berkonsentrasi penuh setiap saat berkendara. Agar dapat selalu menjaga situasi/kondisi perjalanan dalam keadaan terukur dengan tingkat potensi resiko yang rendah. 

Karena potensi risiko tidak dapat dihilangkan, tetapi kewajiban pengemudi untuk menjaga agar potensi risiko dapat ditekan serendah-rendahnya.

Ketiga, “Harus selalu bersikap positif dalam berkendara atau Defensive Attitude, taat pada aturan dan peraturan berkendara yang berlaku, bersikap “Altruistic” atau bersikap mementingkan kepentingan pengguna jalan yg lain atau tidak egois, mempunyai rasa tanggung jawab sosial yang besar,” jabarnya lagi. 

Hal keempat, selalu dalam keadaan sehat mental dan fisik, agar dapat merespon dan bereaksi dengan benar, efisien dan efektif suatu keadaan emergensi atau potensi resiko meningkat yang dapat terjadi setiap saat.

Penerapan empat hal di atas menurut Bintarto memberi peluang bagi pengemudi untuk dapat merespon dan bereaksi lebih awal terhadap suatu keadaan emergensi yang terjadi. (EW)

Sulit dimengerti mengapa pengemudi 'banting setir' di kecepatan tinggi. (Foto: Auto Revo)

Tags Terkait :
Jalantol Safetdriving Defensivedriving Potongjalur Lanehoger
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Tips
Ingat, Berkendara Di Jalan Tol Harus Selalu Waspada

Jika salah perhitungan akan sulit dibuat koreksinya.

7 bulan yang lalu


Tips
Perhatikan Rambu Biru Dan Hijau Di Jalan Tol Supaya Lebih Aman Berkendara

Masing-masing punya makna yang tegas untuk dipatuhi oleh setiap pengemudi

1 hari yang lalu


Truk
‘Area Kematian’ Sebuah Truk Adalah Di Bagian Belakangnya (2)

Jangan pernah anggap remeh area tersebut

1 tahun yang lalu


Truk
‘Area Kematian’ Sebuah Truk Adalah Di Bagian Belakangnya (1)

Jangan pernah anggap remeh area tersebut

1 tahun yang lalu


Berita
Ditlantas Polda Jabar: Bus ‘Laka Subang’ Pernah Terbakar April Lalu

Setelah itu dilakukan penggantian nama bus

1 tahun yang lalu


Berita
Beberapa Kebiasaan Driver Penyebab Kendaraan Besar ‘Rem Blong’ Di Turunan (3)

Perlunya cek berkala dan pembekalan pengetahuan soal teknis kendaraan

1 tahun yang lalu


Berita
Beberapa Kebiasaan Driver Penyebab Kendaraan Besar ‘Rem Blong’ Di Turunan (2)

Perlunya cek berkala dan pembekalan pengetahuan soal teknis kendaraan

1 tahun yang lalu


Berita
Beberapa Kebiasaan Driver Penyebab Kendaraan Besar ‘Rem Blong’ Di Turunan (1)

Perlunya cek berkala dan pembekalan pengetahuan soal teknis kendaraan

1 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Dari Insiden CV Joint Lepas L8, Apa Yang Sebenarnya Terjadi?

Insiden rusaknya CV joint Lepas L8 saat media test drive Driving Control Challenge. Apa yang sebenarnya terjadi?

9 jam yang lalu


Berita
MG Bakal Bawa Line Up Baru Sepanjang 2026, PHEV Jadi Fokus Utama

Tidak hanya membawa line up baru. MG bakal punya beberapa pilihan powertrain untuk pasar Indonesia.

11 jam yang lalu


Berita
Mercedes-Benz Rayakan 140 Tahun, Ulas Fakta Sejarah dan Kiprah di Indonesia

Perayaan 140 tahun Mercedes-Benz di Indonesia ulas sejarah Benz Patent Motorwagen 1886, mobil pertama RI 1894, pabrik CKD Bogor, dan evolusi S-Class.

15 jam yang lalu


VIDEO: MG S5 EV (ASEAN NCAP)

MG S5 EV telah menjalani crash test.

Crash Test | 17 jam yang lalu


Berita
BYD Bakal Buat SPKLU Berdaya 1.500 kW

BYD akan buat fasilitas yang mampu mendukung daya hingga 1.500 kW dengan arus 1.500 ampere.

18 jam yang lalu