Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaTips

Pecah Ban? Jangan Sekali-kali Injak Rem

Tahan setir di arah lurus dan biarkan kendaraan berhenti dengan sendirinya.
Tips
Minggu, 15 September 2019 14:00 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Minggu pagi (15/9) terjadi kecelakaan di tol Jagorawi, tepatnya di pintu keluar Sentul Selatan. Dari beberapa informasi yang berhasil dirangkum, Suzuki APV Arena nahas itu terguling sesaat setelah terjadi pecah ban dan menyebabkan beberapa penumpang di dalamnya terlempar ke luar.

Kondisi pecah ban merupakan kejadian yang telah berulang kali terjadi dan kondisi ini diperparah lagi dengan reaksi pengemudi yang salah dalam menghadapi situasi ini.

Sonny Susmana, Director Training Safety Defensive Consultant (SDCI) pun bereaksi dan memberikan pencerahan mengenai cara menghadapi situasi jika terjadi pecah ban saat berkendara. “Hal terpenting saat terjadi pecah ban adalah pengemudi jangan panik sehingga bisa berfikir dengan jernih,” jelasnya.

Setelah syarat dasar tadi terpenuhi selanjutnya dengan beberapa langkah lainnya.

1. Tahan setir ke arah depan

    Biasanya kondisi arah mobil akan berubah sesuai dengan bagian ban yang pecah dan diupayakan agar arah mobil lurus ke depan. Hal ini untuk mengantipasi terjadinya roll over atau terbalik.

2. Jangan menginjak rem

    Menginjak rem berakibat akan menyebabkan mobil terbalik karena terjadi cengkraman yang tidak seimbang antara bagian ban yang pecah dengan ban yang masih normal. Lepas pedal gas dan biarkan mobil melambat dengan sendirinya.

3. Tidak menginjak kopling

    Bagi kendaraan bertransmisi manual jangan menginjak kopling karena akan menghilangkan engine brake sebagai unsur yang memperlambat laju kendaraan.

4. Tidak menurunkan rasio gir

   Bagi kendaraan bertransmisi matic, jangan menurunkan kecepatan dengan melakukan shift ke posisi gigi lebih rendah dengan harapan untuk mendapatkan engine brake yang lebih besar. Kondisi ini memberi reaksi terutama pada cengkraman ban yang       berbeda yang akan berakibat mobil jadi susah dikendalikan.


Tags Terkait :
Ban Kecelakaan
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Tips
Pantau Tekanan Udara Ban Cara Toyota

Cara pantau tekanan udara ban Toyota ala Auto2000 cegah pecah ban akibat kempis. Technical Leader Aries Budiarto ungkap risikonya.

1 hari yang lalu

Tips
Pasang TPMS Di Mobil Kita, Bisa Mendeteksi Dini Sebelum Ban Pecah

Tekanan ban masih sering terabaikan meskipun bisa menyebabkan kecelakaan fatal. Ada solusi yang mudah untuk mengeceknya.

1 hari yang lalu


Bus
Ribuan Bus Disiapkan Angkut Penumpang Nataru 2025 Dari Jakarta

Perhatikan kondisi laik jalan bus, karena saat ramp check ada yang tidak laik jalan.

1 hari yang lalu


Truk
Ramp Check Mandiri Ala Isuzu Untuk Keamanan Masa Nataru

Demi memastikan kendaraan beroperasi dengan baik sekaligus nyaman dikendarai

1 hari yang lalu


Berita
Lebih dari 60% Pengemudi Belum Punya Akses Layanan Darurat Mobil 24 Jam

Layanan darurat mobil, membantu pengendara yang mengalami masalah di jalan, mulai dari ban bocor, aki soak, kehabisan BBM, hingga membutuhkan derek kendaraan.

1 minggu yang lalu

Tips
Delapan Langkah Mengecek Ban Supaya Aman Di Jalan

Semua bisa dilakukan sendiri tanpa bantuan orang lain

1 bulan yang lalu


Truk
Bridgestone Bikin Lomba Rawat Ban Truk-Bus Di Jepang

Ban copot ternyata masalah terbesar kecelakaan kendaaraan niaga di Jepang

1 bulan yang lalu


Truk
Toyota 52-3TD45, Si Kecil Bertenaga Gahar Penarik Beban

Performanya memang dibuat untuk perkasa meski tak bisa melaju cepat

2 bulan yang lalu


Terkini

Berita
Insentif EV Dicabut? BYD Masih Tidak Naikkan Harga Mobilnya

BYD pertahankan harga mobil listrik sampai Q1 2026 meski insentif impor EV dicabut per 1 Januari. Atto 1 tetap Rp199 juta OTR Jakarta.

51 menit yang lalu


Berita
Epic Journey : Toyota Veloz Hybrid EV 2026, Tembus 1:20

Ekspedisi Epic Journey ungkap konsumsi BBM Toyota Veloz Hybrid EV 2026 capai 20 km/liter di jalan datar, 17 km/liter menanjak, hingga 30 km/liter menurun.

1 jam yang lalu


Berita
DFSK Segera Luncurkan Model Baru, Ini Bocorannya

DFSK bocorkan peluncuran model baru NEV 2026 di semester II. Petinggi sebut kualitas, penampilan, dan harga menarik, spesifikasi masih dirahasiakan.

2 jam yang lalu


Berita
Daftar Harga MITSUBISHI Terbaru (Maret 2026)

Daftar harga Mitsubishi terbaru Maret 2026 naik pada semua model dibanding November 2025. Destinator baru mulai Rp 397 juta, Pajero Sport hingga Rp 789 juta.

3 jam yang lalu


Berita
Daihatsu Value Part, Suku Cadang Versi Terjangkau Resmi

Daihatsu Value Part: suku cadang non ori lebih murah yang disuplai vendor Daihatsu dan disetujui prinsipal Jepang, kualitas di bawah genuine parts.

4 jam yang lalu