Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaMobil Listrik

Pasar EV Tahun Depan Kemungkinan Melambat Karena Insentif Dicabut

Kenaikan harga mobil CBU bikin lesu pasar EV tahun depan.
Mobil Listrik
Minggu, 14 September 2025 17:00 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko
Deretan mobil CBU BYD (Foto :mimbarmaritim)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Pada 31 Desember 2025 nanti, insentif untuk mobil listrik completely built up (CBU) akan berakhir. Ditengarai bahwa setidaknya ada enam brand yang hingga saat ini masih mengantongi status CBU pada produknya.

BYD menjadi salah satu brand yang cukup berpengaruh dan saat ini produknya mendominasi. Merangkum dari beberapa sumber disebutkan bahwa BYD menguasai lebih dari 50% dari pasar EV yang ada di tanah air.

Apabila insentif tersebut dicabut dan brand-brand ini belum mampu memenuhi persyaratan untuk melakukan perakitan dalam negeri dengan mengantongi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN)  hingga 40%.

Efek dari dihapusnya insentif ini pada mobil-mobil elektrik murni CBU, maka harga akan terkerek naik setidaknya 10% sesuai dengan insentif yang sebelumnya ditanggung oleh pemerintah.

BACA JUGA
Selain pajak, kondisi infrastruktur untuk EV juga masih timpang dengan perkembangan populasi EV di Indonesia(Foto : Otodriver/Erie W. Adji)

Dengan hilangnya insentif ini bagaimana gambaran pasar EV tahun depan?

Sekretaris Umum Gaikindo, Kukuh Kumara mengatakan bahwa apabila harga EV (sebagaian pabrikan yang menjajakan model CBU) akan mengalami kenaikan dan sedikit banyak akan mempengaruhi  minat pasar pada mobil setrum.

“Dicabutnya insentif tersebut akan mempengaruhi harga jual menjadi lebih tinggi. Sehingga dikhawatirkan akan terjadi perlambatan pertumbuhan penjualan EV tahun depan,” tutur Kukuh saat dihubungi Otodriver, (13/09/2025).

“Harga EV jadi lebih mahal sedangkan untuk pertumbuhan infrastuktur EV masih ketinggalan walau selalu ada upaya untuk terus bangkitkan sektor ini. Faktor ini yang akan menjadi pertimbangan bagi pasar untuk memutuskan membeli mobil listrik,” sambungnya.

Selain itu Kukuh juga mengatakan bahwa kondisi pasar EV Indonesia saat ini mengalami gejala kejenuhan dengan banjirnya mobil listrik khususnya dari China. (SS)


Tags Terkait :
BEV BEV CBU Insentif Pajak EV
S

Suryo Sudjatmiko

Jurnalis

Full time journalist, part time off-roader. Berkarya di dunia jurnalistik otomotif sejak 2006. Lulusan Sastra UGM ini te...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Insentif EV Berubah, Industri Otomotif Tunggu Kepastian Kebijakan Baru

Industri otomotif Indonesia tunggu kepastian perubahan insentif EV 2026. Pemerintah tetap komitmen dukung EV meski hentikan PPN Ditanggung Pemerintah dan bea masuk.

2 bulan yang lalu


Berita
Insentif Mobil Listrik Justru Membebani Negara?

Belakangan ini, pemerintah menggalakkan peraturan Low Carbon Emission Vehicle alias LCEV.

3 bulan yang lalu


Berita
VW Bangun Perakitan EV Di Indonesia?

VW jadi salah satu dari sembilan pabrikan yang bikin perakitan EV di Indonesia.

4 bulan yang lalu


Mobil Listrik
Pasar EV Tahun Depan Kemungkinan Melambat Karena Insentif Dicabut

Kenaikan harga mobil CBU bikin lesu pasar EV tahun depan.

7 bulan yang lalu


Terkini

Berita
Memperkenalkan Varian Paling Kencang Dari VW Polo

Volkswagen siapkan VW ID Polo GTI Clubsport 282 hp, varian paling kencang hatchback listrik dengan virtual gearbox dan limited-slip differential.

1 jam yang lalu


Berita
Di Negara Ini Penggemar Mercedes-Maybach Tetap Bertahan Dengan Mesin V12

Penggemar Maybach di AS sulit pindah ke mesin V8 yang lebih efisien.

2 jam yang lalu


Berita
Harga Solar Di SPBU BP Turun Rp1.000

Di SPBU Pertamina Pertamax Turbo naik harga.

3 jam yang lalu


Komparasi
Bisa Jadi Pengganti Sepadan, Ini Perbandingan Toyota Land Cruiser FJ Vs Fortuner VRZ 4x4

Komparasi Toyota Land Cruiser FJ vs Fortuner VRZ 4x4: dimensi lebih besar Fortuner, mesin bensin 163 hp pada FJ lawan diesel 200 hp VRZ, serta sistem 4x4 serupa.

15 jam yang lalu


Mobil Listrik
Mobil Listrik Ditinggal Lama, Pemilik Wajib Tahu Kondisi Aman Penyimpanan Baterai

Kondisi aman penyimpanan baterai mobil listrik saat ditinggal lama: Hindari SOC 100% untuk cegah degradasi dan risiko panas, saran expert EVSafe Indonesia.

19 jam yang lalu