Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaMobil Listrik

BYD Seal dan GWM Ora, Tercatat Sebagai EV Yang Susah Dapatkan Asuransi Di Inggris

Mobil-mobil EV China sudah mendapatkan premi asurasi di Inggris
Mobil Listrik
Senin, 11 Maret 2024 14:00 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - China boleh berbangga menyandang gelar pembuat EV terbesar di dunia. Produknya pun telah mendunia termasuk di Eropa.

Namun belakangan ini produk-produk mobil listrik China ini mendapatkan ‘halangan’, khususnya di Inggris. Perusahaan asuransi di negeri monarki ini nampak menjauh,  bahkan banyak model baru yang hampir tidak dapat diasuransikan. Kalaupun ada, premi yang harus dibayar sangat tinggi.

Dikutip dari Carscoops, fenomena ini disebabkan oleh kekhawatiran akan biaya perbaikan yang tinggi, kurangnya informasi teknis dan waktu tunggu yang lama pengadaan sparepart.

Mobil-mobil yang diidentifikasi susah mendapatkan asuransi seperti BYD Seal, GWM Ora 03 dan juga beberapa model MG yang notabene merupakan label China-Inggris.

BACA JUGA

Thatcham Research, sebuah perusahaan intelijen risiko yang didanai industry asuransi Inggris mengatakan bahwa kekhawatiran tersebut karena kurangnya pemahaman produsen mobil China tentang proses perbaikan di Eropa.

Ben Townsend, Kepala Thatcham Research membeberkan bahwa tidak ada yang salah dengan mobil-mobil setrum China itu . Namun ia mengatakan bahwa para pembuat mobil listik itu belum secara tepat melibatkan industri asuransi lokal.

GWM Ora, tercatat sebagai salah satu mobil yang susah dapatkan asuransi di Inggris 

"Pesan saya kepada perusahaan-perusahaan China adalah jangan hanya membawa mobil ke pasar Inggris dan berpikir bahwa Anda bisa menjualnya. Datang dan bicaralah dengan kami, pahami pasarnya, pahami langkah-langkah yang perlu diambil, kami memiliki jaringan perbaikan independen yang dapat mendukung kendaraan Anda dan membuatnya berkelanjutan di pasar, menurunkan total biaya kepemilikan dan memastikan konsumen mendapatkan pilihan yang layak mereka dapatkan," ujar Townsend.

Nampaknya bukan hanya mobil listrik China yang jadi korban tingginya biaya asuransi di Inggris yang terus meningkat. Sebuah laporan mengatakan bahwa para pengguna mobil listrik harus membayar harga premi hampir dua kali lipat jika dibandingkan dengan pengguna mobil bermesin pembakaran internal.

Selain itu muncul juga laporan mengenai membengkaknya biaya yang harus ditanggung pemilik Tesla. Di kesempatan yang sama salah satu asuransi malah memutuskan untuk tidak memperbaharui perlindungan pada Smart EQ ForFour.

Pihak produsen pun menanggapi hal ini, salah satunya adalah GWM. Mereka mengetahui beberapa pemilik mengalami kesulitan untuk mendapat perlindungan asuransi.

GWM mengambil langkah cepat dan mengklaim bahwa ketersediaan suku cadang terjamin dengan baik. Mereka membeberkan bahwa kemungkinan ada pada ketidaktahuan tentang merek yang disebabkan oleh ‘gangguan komunikasi pihak ketiga” dengan melebih-lebihkan waktu tunggu suku cadang.

Walau demikian, terungkap juga faktor pemicu lain, yakni di pasar domestik China, dokumentasi pabrikan tentang cara perbaikan kendaraan tidak selalu ada. Di kasus lain ada ketidaksesuaian dalam kelayakan standar perbaikan.

China punya standar upah tenaga kerja jauh lebih rendah dibanding Inggris. Sehingga perbaikan besar pun dapat dilihat sebagai pekerjaan yang mudah. Beda dengan kondisi Eropa yang upah tenaga kerjanya jauh di atas China, sehingga pekerjaan yang mudah dilakukan di China nampak tidak masuk akal secara finansial jika dilakukan di Eropa.

Beberapa pihak berpendapat bahwa langkah ini merupakan salah satu bentuk untuk melemahkan daya saing mobil listrik China dai pasar Inggris dan Eropa. (SS)


Tags Terkait :
EV Inggris Asuransi BEV Mobil Listrik China BYD ORA O3 GWM Tesla Smart
S

Suryo Sudjatmiko

Jurnalis

Full time journalist, part time off-roader. Berkarya di dunia jurnalistik otomotif sejak 2006. Lulusan Sastra UGM ini te...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Mobil Listrik
BYD Seal dan GWM Ora, Tercatat Sebagai EV Yang Susah Dapatkan Asuransi Di Inggris

Mobil-mobil EV China sudah mendapatkan premi asurasi di Inggris

2 tahun yang lalu


Berita
Studi Baru: Mobil Klasik Lebih Ramah Lingkungan Daripada Mobil Listrik

Mobil klasik lebih ramah lingkungan karena penggunaannya tidak lebih banyak dari EV.

4 tahun yang lalu

Berita
Suzuki Siapkan Mobil Listrik Kecil Penantang BYD Atto 1, Intip Bocorannya

Suzuki Vision e-Sky peluncuran Eropa 2027 direncanakan sebagai mobil listrik kecil dengan jarak tempuh lebih dari 270 km, bersaing dengan BYD Atto 1 dan Honda Super One.

3 hari yang lalu


Berita
Geely EX2 Bakal Hadir Di Eropa Bernama E2

Geely EX2 akan dipasarkan di kawasan Uni Eropa dengan nama Geely E2.

2 minggu yang lalu


Berita
Komparasi Spesifikasi Lepas E4 vs Aion UT vs MG S5

Persaingan kendaraan listrik di Indonesia semakin menarik dengan hadirnya Lepas E4 sebagai SUV listrik kompak bergaya modern.

4 minggu yang lalu


Berita
Chery Tiggo 7 HEV Terbaru Terlihat Dalam Pengujian, Siap Masuk Indonesia? Ini Jawabannya

Chery Tiggo 7 HEV Indonesia masih dikaji PT Chery Sales Indonesia untuk pasar domestik, menyusul teaser uji coba model hybrid dengan sistem Kun Peng 2.0.

1 bulan yang lalu


Berita
Semua Orang Beralih ke BEV, Ini Kekhawatiran Bos Toyota

Toyota

1 bulan yang lalu


Berita
Toyota Bersikukuh Mengerjakan Girboks Manual Untuk EV

Toyota kembangkan transmisi manual untuk EV meski tren mobil listrik menuju kesederhanaan. Produsen Jepang ini tengah mematenkan konsep girboks manual yang memberikan pengalaman berkendara klasik.

1 bulan yang lalu


Terkini

Berita
Mobil Misterius Gazoo Racing Ini Hadirkan Spekulasi Kelahiran Kembali Toyota MR2

Spesifikasi Toyota MR2 generasi baru Gazoo Racing masih dirahasiakan. Prototipe mid-engine ini memunculkan spekulasi kehadiran model sport dengan sistem AWD dan mesin 2.0 liter.

8 jam yang lalu


Berita
Cadillac Percaya Diri Andalkan Mesin Bensin di Tengah Harga Bensin Yang Tinggi

Cadillac merupakan salah satu label dari General Motors (GM) yang dikenal paling agresif dalam menghadirkan mobil listrik. Namun mereka masih punya minat besar pada mobil bermesin bakar yang besar.

9 jam yang lalu


Tips
Bukan Sekadar Mitos, Ini Alasan Nitrogen Diklaim Bikin Ban Lebih Stabil

Benarkah nitrogen mampu menjaga tekanan ban lebih stabil? Ahli menjelaskan perbedaan molekul nitrogen dan oksigen.

10 jam yang lalu


Berita
Brand ‘O’ Siap Debut di Indonesia, Diduga Omoda O4 Meluncur 27 Juli 2026

Brand O dari Chery akan debut di Indonesia. Peluncuran Omoda O4 27 Juli 2026 Indonesia dijadwalkan dengan desain futuristis untuk konsumen muda.

10 jam yang lalu


Berita
Bos Toyota Serukan Brand Jepang Bersatu Hadapi Ancaman Mobil China

Toyota ingin agar produsen mobil Jepang berbagi komponen yang tidak terlihat maupun disentuh pelanggan sebagai langkah untuk memangkas biaya dan menghadapi meningkatnya persaingan.

12 jam yang lalu