Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaMobil Listrik

VW Recall Puluhan Ribu ID.4 Karena Indikasi Mudah Terbakar, Ini Penyebabnya

VW ID.4 merupakan mobil listrik andalan VW di pasar Eropa saat ini. Mengapa mereka harus melakukan recall sampai sebanyak itu? Ternyata ini penyebabnya
Mobil Listrik
Sabtu, 18 November 2023 12:05 WIB
Penulis : Ahmad Biondi


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Volkswagen harus melakukan recall sebanyak 23.883 ribu ID.4 lansiran 2023-2024 karena masalah pada pelindung matahari yang tidak tahan dengan api.

Seperti dilansir Carscoops, Jumat, bukan karena sunroof yang mudah terbakar, hanya saja laju pembakaran material terkadang melebihi batas maksimum yang diandalkan. 

Hal itu diumumkan langsung oleh VW dalam dokumen yang diajukan ke National. Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya (NHTSA).

VW juga membenarkan bahwa bahan tersebut tidak “secara konsisten” memenuhi persyaratan kinerja, membuat semua ini terasa sedikit disayangkan untuk kejadian itu. Tapi aturan tetaplah aturan.

BACA JUGA

Mereka juga sudah menghubungi pemasok utamanya yakni, Automotive Mexico Body Systems. Dimana VW bersama dengan perusahaan itu bersama-sama melakukan uji coba laboratorium.

Salah satu VW terlaris saat ini

Analisis terbaru mereka menemukan hasil yang tidak konsisten, sehingga Volkswagen mengatakan mereka belum mengetahui inti permasalahan ini. 

Namun, mereka mengklaim bahwa pada tanggal 1 Agustus, pihaknya melakukan reorientasi material dalam produksi.

Sedangkan untuk ID.4 tahun 2023-2024 yang sudah ada di lapangan, pihaknya telah melakukan recall dan akan mulai menghubungi pemiliknya pada 5 Januari. 

Mereka akan diminta mengembalikan kendaraannya ke diler terdekat yang dilengkapi dengan bahan penghambat api. (AB)


Tags Terkait :
VW Volkswagen ID.4
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Bos VW Komentari Handle Pintu Model Tersembunyi

Gagang pintu mobil tersembuyi diwacanakan bakal dilarang di Tiongkok.

2 bulan yang lalu


Berita
Volkswagen Polo Bakal Disuntik Mati Di Eropa

Volkswagen Eropa memutuskan untuk menyuntik mati salah satu model terlaris mereka yakni Polo.

1 tahun yang lalu


Mobil Listrik
Volkswagen Perkenalkan GTI Concept, Mobil Listrik Murni Punya Tampang Sporty

Volkswagen GTI Concept akan meluncur pada tahun 2026 dan siap dikirim tahun 2027.

2 tahun yang lalu


Mobil Listrik
Tak Takut Rugi, Volkswagen Berencana Hadirkan Mobil Listrik dengan Harga Terjangkau

Beberapa konsisi sangat menguntungkan VW dalam transisi ke arah kendaraan listrik.

2 tahun yang lalu


Terkini

First Drive
Mitsubishi Xpander HEV Tidak Akan Meluncur Di Indonesia Tahun Ini

Kapan rilis Mitsubishi Xpander HEV di Indonesia? Tak tahun ini. Hybrid 2026 fokus XForce HEV dan Destinator MHEV, Xpander HEV mungkin 2028 dengan gen 2.

7 jam yang lalu


Berita
Toyota Siapkan Rival Ford Raptor. Dilabeli Sebagai TRD Hammer

Toyota siapkan TRD Hammer sebagai rival Ford Raptor berbasis Tundra. Mesin V6 twin-turbo hybrid 3.4L capai 437 hp, respons terhadap Ram TRX.

8 jam yang lalu


Berita
Mudik In Style 2026 : Perfoma Audi Q8, Mampu Melupakan Kekurangannya

Harga Audi Q8 RS 55 TFSI di Indonesia Rp 2,83 miliar. Performa V6 340 hp dan quattro unggul di Mudik in Style 2026, meski BBM boros 5,6 km/liter.

9 jam yang lalu


Berita
Mudik in Style 2026 : Empat Alasan Xpeng G6 Pro Dipakai Sebagai Mobil Libur Lebaran

Alasan Xpeng G6 Pro dipilih Mudik in Style 2026: suspensi nyaman, efisiensi SUV listrik, arsitektur 800V fast charging, dan desain dewasa.

10 jam yang lalu


Berita
Bocoran EV Lamborghini Sebelum Dirilis Ke Pasaran

Lamborghini masih terus mengembangkan model bertenaga listrik murni yang dijadwalkan meluncur setelah 2030.

12 jam yang lalu