OTODRIVER - Wuling Aira EV menjadi salah satu mobil listrik yang menarik perhatian di pasar Indonesia karena menawarkan harga yang relatif terjangkau. Mobil listrik terbaru Wuling ini tersedia dalam dua pilihan, yakni Standard Range dengan harga Rp155 juta dan Long Range Rp175 juta, keduanya berstatus OTR Jakarta.
Dengan banderol tersebut, Aira EV bahkan bermain di rentang harga yang berdekatan dengan sejumlah mobil LCGC. Hal ini membuat skema kreditnya menarik untuk disimak, terutama bagi konsumen yang ingin beralih ke mobil listrik untuk kebutuhan mobilitas sehari-hari.
Berikut perhitungan cicilannya berdasarkan brosur yang kami terima dari Wuling di GIIAS 2026.
Cicilan Aira EV Standard Range
Untuk varian Standard Range seharga Rp155 juta, konsumen bisa menyiapkan DP sekitar 20 persen atau sekitar Rp31 juta.
Dengan asumsi tenor tiga tahun, cicilan berada di kisaran Rp4,5 juta per bulan. Sementara jika tenor diperpanjang menjadi empat tahun, angsuran bisa berada di kisaran Rp3,8 juta per bulan.
Sebagai referensi, salah satu simulasi pembiayaan yang tersedia saat ini mencantumkan DP Rp31 juta dengan angsuran sekitar Rp4,47 juta per bulan. Angka tersebut tentu dapat berubah mengikuti lembaga pembiayaan dan paket kredit yang dipilih.
Cicilan Aira EV Long Range
Sementara untuk Aira EV Long Range yang dibanderol Rp175 juta, DP 20 persen berada di kisaran Rp35 juta.
Dengan tenor tiga tahun, angsurannya berada di kisaran Rp5,1 juta per bulan. Jika memilih tenor empat tahun, cicilan bisa turun menjadi sekitar Rp4,3 juta per bulan.
Simulasi yang tersedia saat ini menunjukkan DP Rp35 juta dengan cicilan sekitar Rp5,13 juta per bulan untuk salah satu skema pembiayaan Long Range.
Lebih Murah Mana, Standard Range atau Long Range?
Jika penggunaan mobil mayoritas berada di dalam kota, Aira EV Standard Range bisa menjadi pilihan yang lebih rasional karena harga awal dan cicilannya lebih rendah.
Namun, tambahan sekitar Rp20 juta untuk varian Long Range memberikan jarak tempuh yang lebih panjang. Wuling mencatat kemampuan Standard Range hingga 205 km CLTC, sementara Long Range mencapai 301 km CLTC.
Artinya, konsumen yang cukup sering bepergian dan tidak ingin terlalu sering melakukan pengisian daya bisa mempertimbangkan Long Range. (AB)
