OTODRIVER - Pada 11 Mei, SAIC Motor melalui brand MG Motor resmi membuka blind pre-order untuk MG 4X di pasar Tiongkok.
Mobil listrik ini dibanderol dengan harga panduan mulai 99.800 yuan atau setara Rp 238 jutaan. Model tersebut juga telah mulai dikirim ke jaringan dealer sejak pekan lalu.
Secara desain eksterior, MG 4X mengusung bahasa desain khas MG dengan grille depan tertutup yang dipadukan lampu DRL model “star-ring” memanjang.
Desain lampu utama dibuat membulat dengan tampilan modern, sementara area bumper bawah menghadirkan aksen sporty melalui desain air intake berukuran besar.
SUV listrik ini memiliki dimensi panjang 4.500 mm, lebar 1.849 mm, serta tinggi 1.621 mm atau 1.627 mm, dengan wheelbase mencapai 2.735 mm.
Pada bagian samping terlihat penggunaan pelek multi-spoke serta door handle model konvensional.
Sementara di buritan, MG 4X dibekali lampu belakang model full-width yang membentang dari sisi ke sisi.
Terdapat pula spoiler model ducktail yang terintegrasi di atas lampu belakang, dipadukan spoiler tambahan di bagian atap untuk mempertegas karakter sporty.
Untuk fitur keselamatan dan bantuan berkendara, MG 4X mengusung sistem intelligent driving hasil pengembangan bersama Horizon.
Teknologi tersebut mendukung fitur NOA (Navigate on Autopilot) untuk penggunaan di jalan tol serta fitur parkir otomatis.
Masuk ke interior, MG 4X mengadopsi desain kokpit wraparound dengan kombinasi warna dual-tone.
Layout dashboard didominasi panel instrumen full digital serta head unit layar sentuh model floating berukuran besar.
Sistem konektivitas smartphone-to-car hasil kolaborasi MG dan OPPO juga turut disematkan guna menghadirkan integrasi perangkat yang lebih seamless.
Dari sisi performa, MG 4X hadir dalam dua pilihan motor listrik. Varian pertama menggunakan motor listrik 168 hp yang dipadukan baterai lithium iron phosphate (LFP) berkapasitas 53,9 kWh dengan jarak tempuh hingga 510 km berdasarkan standar CLTC.
Sementara varian lebih tinggi mengandalkan motor listrik bertenaga 201 hp dengan baterai lithium-ion berbasis mangan semi-solid berkapasitas 64,2 kWh yang diklaim mampu menempuh hingga 610 km berdasarkan standar CLTC. (AW)
