Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Gunakan Platform Heartect, Suzuki Klaim Mampu Pangkas Emisi

Heartect merupakan konstruksi unik dari Suzuki yang mampu mereduksi bobot kendaraan tetap menghadirkan konstruksi bodi yang kokoh dan kua
Berita
Selasa, 25 Februari 2025 08:00 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko
Heartect Platform (Foto : Otodriver/Suryo Sudjatmiko)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Suzuki menggunakan platform Heartect sejak 2014 sebagai saka guru baru bagi mobil bersasis monokok miliknya. Dan platform ini akan segera menjadi konstruksi semua model baru Suzuki ke depannya.

Prinsip dasar dari  heartect ini adalah menghasilkan bodi dengan bobot ringan namun tetap mengedepankan safety dan ini erat hubungannya dengan penekanan karbon netral.

“Heartect merupakan konstruksi unik dari Suzuki yang mampu mereduksi bobot kendaraan tetap menghadirkan konstruksi bodi yang kokoh dan kuat,” tutur Vice President, PT Suzuki Indomobil Motor (SIM) Hoshino Masaharu, dalam sebuah diskusi dengan awak media pekan lalu.

“Bobot yang ringan akan membantu untuk menekan penggunaan bahan bakar ataupun energi yang lebih besar. Dengan bobot yang ringan maka bisa menghasilkan efisiensi yang lebih baik. Konsep ini akan terus diterapkan pada mobil-mobil baru kami,” sambung Masaharu. 

BACA JUGA

Lebih lanjut lagi Masaharu mengatakan bahwa Heartect punya filosopi rangka Sho Sho Kei Tan Bi, yang mengacu pada bodi ringan namun tetap safety.

Hoshino Masaharu dan salah satu kerangka Heartect yang dipajang di IIMS 2025 (Foto : Otodriver/Suryo Sudjatmiko)

Dengan sasis Heartect mobil-mobil Suzuki yang menggunakannya punya bobot lebih ringan hingga 200 kg dari rata-rata bobot mobil produksi manufaktur lainnya.

“Hasil pengujian kami, mobil dengan konstruksi Heartect mampu memangkas  6% lebih sedikit,” sambungnya.

Saat ini model Suzuki yang sudah menggunakan sasis Heartech dan sudah dijual di Indonesia adalah Ignis, Baleno, Ertiga dan XL7.  

Masaharu mengatakan bahwa Heartech ini tidak diterapkan pada mobil Suzuki yang menggunakan sasis tangga seperti halnya Suzuki Jimny. Namun demikian ia menambahkan bahwa sistem ini bisa diterapkan pada mobil-mobil EV.

“Untuk EV memang ada perbedaan dengan mobil ICE (bermesin konvensional). Kehadiran baterai yang besar mengharuskan adanya penyesuaian, tapi pada prinsipnya bisa digunakan,” sambung pria yang punya reputasi sebagai salah satu desainer terbaik dari Suzuki ini.

Dalam hal mobil listrik, platform Heartect  ini sudah digunakan pada  Grand e Vitara yang sudah diluncurkan di India belum lama ini. (SS)


Tags Terkait :
Suzuki Heartect
S

Suryo Sudjatmiko

Jurnalis

Full time journalist, part time off-roader. Berkarya di dunia jurnalistik otomotif sejak 2006. Lulusan Sastra UGM ini te...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Ini Kata Suzuki Soal Harga e Vitara Dianggap Kemahalan

Suzuki e Vitara merupakan mobil listrik pertama Suzuki untuk pasar tanah air. Banderol termurahnya Rp 755 juta.

2 bulan yang lalu


Mobil Listrik
Inilah Mobil Listrik Pertama Suzuki Yang Bakal Hadir Untuk Indonesia di 2026

Suzuki e Vitara diperkirakan hadir awal tahun 2026. Intip bocoran spesifikasinya.

1 tahun yang lalu


Berita
Suzuki Fronx Untuk Pasar Indonesia Pakai Baut Roda 4 Atau 5? Ini Prediksi Kami

Kemungkinan Indonesia dapat jatah Fronx dengan 4 baut.

1 tahun yang lalu


Berita
Gunakan Platform Heartect, Suzuki Klaim Mampu Pangkas Emisi

Heartect merupakan konstruksi unik dari Suzuki yang mampu mereduksi bobot kendaraan tetap menghadirkan konstruksi bodi yang kokoh dan kua

1 tahun yang lalu


Berita
Suzuki Fronx Hadir Di IIMS 2025 Berwujud ‘Tengkorak’

Pada perhelatan Indonesia International Motor Show (IIMS) 2025, Suzuki menampilkan sebuah ‘tengkorak’ alias kerangka utuh sebuah mobil pada boothnya.

1 tahun yang lalu


Berita
Suzuki Luncurkan Sedan Seharga Rp 119 Jutaan

Suzuki Tour S resmi dilucurkan di India.

3 tahun yang lalu


Berita
Suzuki Karimun Kembali Melantai, Simak Spesifikasi Terbarunya

Karimun terkenal sebagai mobil mungil yang diproduksi Suzuki sejak lama, kini ada peningkatan yang cukup signifikan.

4 tahun yang lalu


Berita
Apa Kabar Celerio? Model Barunya Kini Jauh Lebih Menarik

Suzuki pernah menjual Celerio medio 2015 silam, sayangnya mobil ini tidak cukup beruntung kala itu dan kurang diminati. Namun model terbarunya cukup menarik perhatian

4 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Stiker Colorful Di Mobil Balap Bikin Tampilan Fresh Dan Menarik Perhatian

Maxdecal dukung Radical Time Attack MFoS 2026 Mandalika lewat stiker premium untuk mobil Erika Richardo dan J Owen, dapat apresiasi Wakil Menteri Ekraf Irene Umar.

2 jam yang lalu


Berita
Lexus TZ Diperkenalkan, Saudara Toyota Highlander EV

Lexus TZ rilis 2026 sebagai SUV listrik tiga baris, saudara Toyota Highlander EV. Teaser dirilis 7 Mei, baterai 76-95 kWh, jarak 480 km, fitur Lexus Safety System+ 4.0.

3 jam yang lalu


Berita
Lepas Resmikan Dealer ke-4 di Indonesia, Targetkan 40 Showroom Sepanjang 2026

Lepas resmikan dealer baru Lepas MAS Pluit di Jakarta Utara, dealer ke-4 di Indonesia dengan layanan 3S. Targetkan 40 showroom hingga akhir 2026.

4 jam yang lalu


Berita
Haval Big Dog Plus Terbaru Segera Rilis, Lebih Besar Dari Haval Jolion

Mobil ini memiliki dimensi lebih besar dibandingkan Haval Jolion yang beredar di Indonesia.

6 jam yang lalu


Mobil Listrik
Indonesia Masuk Fase Transisi Ke Mobil Listrik II

Indonesia memasuki fase transisi ke EV di tengah krisis energi. Pasar mobil listrik kuasai 10% dalam 2-3 tahun, didorong biaya operasional rendah dan infrastruktur charging.

7 jam yang lalu