Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

BMW 'Terbang' Di Gresik, Murni Kelalaian Pengemudi

Meskipun disebutkan bahwa pengemudi mengikuti maps, namun ada juga faktor kelalaian pengemudi.
Berita
Kamis, 10 April 2025 17:30 WIB
Penulis : Erie W. Adji
Kinerja Google Map harus diiringi keyakinan dalam memastikan lintasan yang akan dilewati aman. (Foto: Dishub Kab. Gresik)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER – Sebuah sedan BMW dengan nomor polisi P 805 INI viral karena terbang dari jalur tol Krian-Gresik yang belum rampung, akhir pekan lalu (5/4).

Diketahui, mobil tersebut tengah diisi dua orang dewasa dan melompat setinggi 5 meter, kemudian terhempas di median jalan di bilangan Dr Wahidin Sudiro Husodo, Gresik. Area kecelakaan tidak jauh dari exit tol Kebomas. 

Seperti dikutip dari Detik.com, malam itu sedan tersebut dikemudikan oleh Moch. Rudie Heru Komandono (62), dan penumpang Endang Sri Wahyuni (48), keduanya warga kota Surabaya, diduga menerobos ke jalur yang belum terhubung melalui celah beton penghalang. Sebagaimana disampakan Kasat Lantas Polres Gresik, AKP Rizki Julianda, muncul dugaan kalau Heru menuju arah jalan berdasarkan Google Map. 

Padahal jika melihat kondisi jalur tersebut terbilang janggal, karena untuk masuk ke jalur yang belum tersambung itu mobil harus masuk dengan posisi menikung tajam. Tidak seperti jalur keluar atau berbelok di ruas tol pada umumnya. 

BACA JUGA

Sejatinya memang janggal ketika ada akses di jalan tol yang tidak wajar namun pengemudi seperti tidak menaruh curiga, bisa dilihat dari cuplikan CCTV yang beredar dimana kecepatan laju mobil tidaklah rendah sebelum melayang beberapa meter sebelum terhempas.    

“Fasilitas jalan yang belum memenuhi syarat atau belum diresmikan, wajib untuk diamankan dengan maksimal dan di-check berkala,” wanti Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), Sony Susmana, dalam pesan singkat yang diterima Otodriver (9/4).

Selanjutnya dijelaskan lagi oleh Sony, pengawasan proyek jalan yang belum jadi jadi tanggung jawab instansi terkait dan pelaksana proyek. 

Meski begitu, ”Menyalahkan pihak lain menurut saya malah kurang bijaksana, jadi lebih fokus kepada si pengemudi yang harus paham berkendara secara benar.” 

Salah satu tanda kecakapan pengemudi adalah bisa membaca potensi bahaya di jalan, ”Karena salah jalan dan berujung celaka, sekalipun menggunakan Google Map, itu 90 persen kesalahan pengemudi.”

Saat mencoba menggambarkan kondisi di akses masuk ke lokasi jalan yang belum tersambung itu, Sony menyebutkan bahwa adanya pembatas seharusnya membuat pengemudi sedan nahas itu menaruh curiga. 

“Setelah itu berhenti untuk memastikan keamanannya, cek ulang Google Map untuk memastikan arahnya dan melihat kondisi di depannya dengan lampu jauh, jangan maksakan diri, kalau enggak yakin putar balik atau maju perlahan,” analisanya lagi.  

Ia memungkaskan bahwa bantuan teknologi seperti Google Map hanya sebagai alat panduan untuk membantu pengemudi di situasi yang enggak dikenal. (EW)

Jalur tol fungsional dan jalan tol yang belum jadi sebenarnya dilarang dilintasi dalam kondisi lalu lintas normal. (Foto : Otodriver/Erie W. Adji)

Tags Terkait :
Bmw Gresik Tol Terbang Googlemap
E

Erie W. Adji

reporter

Jurnalis otomotif yang sudah malang melintang sejak 2000. Berpengalaman menulis berita seputar roda empat dari mobil pen...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
BMW 'Terbang' Di Gresik, Murni Kelalaian Pengemudi

Meskipun disebutkan bahwa pengemudi mengikuti maps, namun ada juga faktor kelalaian pengemudi.

1 tahun yang lalu


Tips
Mengemudi Pakai Bantuan GPS Justru Butuh Konseterasi Penuh, Ini Faktanya

Dilarang membiarkan perjalanan bergantung pada alat bantu navigasi

1 tahun yang lalu


Berita
Lexus TZ Diperkenalkan, Saudara Toyota Highlander EV

Lexus TZ rilis 2026 sebagai SUV listrik tiga baris, saudara Toyota Highlander EV. Teaser dirilis 7 Mei, baterai 76-95 kWh, jarak 480 km, fitur Lexus Safety System+ 4.0.

6 jam yang lalu


Berita
Diam-Diam BMW Capai 2 Juta Unit Produksi EV, Pemimpin Segmen Premium

BMW capai produksi 2 juta kendaraan listrik sepenuhnya. Unit ke-2 juta, i5 M60 xDrive, dirakit di pabrik Dingolfing, Jerman.

1 hari yang lalu


Terkini

Mobil Listrik
Begini Cara Charging EV Yang Baik Dan Bikin Baterai Awet

Cara charging EV agar baterai awet: hindari fast charging, isi 30-80%, prioritaskan home charging AC. Tips dari ekspert EVSafe Indonesia.

2 jam yang lalu


Berita
Stiker Colorful Di Mobil Balap Bikin Tampilan Fresh Dan Menarik Perhatian

Maxdecal dukung Radical Time Attack MFoS 2026 Mandalika lewat stiker premium untuk mobil Erika Richardo dan J Owen, dapat apresiasi Wakil Menteri Ekraf Irene Umar.

5 jam yang lalu


Berita
Lexus TZ Diperkenalkan, Saudara Toyota Highlander EV

Lexus TZ rilis 2026 sebagai SUV listrik tiga baris, saudara Toyota Highlander EV. Teaser dirilis 7 Mei, baterai 76-95 kWh, jarak 480 km, fitur Lexus Safety System+ 4.0.

6 jam yang lalu


Berita
Lepas Resmikan Dealer ke-4 di Indonesia, Targetkan 40 Showroom Sepanjang 2026

Lepas resmikan dealer baru Lepas MAS Pluit di Jakarta Utara, dealer ke-4 di Indonesia dengan layanan 3S. Targetkan 40 showroom hingga akhir 2026.

7 jam yang lalu


Berita
Haval Big Dog Plus Terbaru Segera Rilis, Lebih Besar Dari Haval Jolion

Mobil ini memiliki dimensi lebih besar dibandingkan Haval Jolion yang beredar di Indonesia.

9 jam yang lalu