Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaTips

Mengemudi Pakai Bantuan GPS Justru Butuh Konseterasi Penuh, Ini Faktanya

Dilarang membiarkan perjalanan bergantung pada alat bantu navigasi
Tips
Minggu, 13 April 2025 10:00 WIB
Penulis : Erie W. Adji
Pastikan GPS hanya alat bantu, indera penglihatan serta pendengaran perlu terus waspada (Foto :Wuling Motors)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER – Beberapa waktu lalu (5/4), sebuah sedan BMW dengan nomor polisi P 805 INI di ‘terbang’ dari jalur tol Krian-Gresik yang belum rampung. 

Mobil dengan dua orang di dalamnya itu melayang dari jalur tol setinggi 5 meter kemudian terhempas di median jalan di bilangan Dr Wahidin Sudiro Husodo, Gresik, Jawa Timur. 

Seperti juga sudah banyak dikutip di berbagai kanal informasi, pengemudi mobil nahas itu diduga menerobos ke jalur yang belum terhubung melalui celah beton penghalang. Aalasan yag mengemuka karena menuju arah jalan berdasarkan Google Map. 

Catur Wibowo, instruktur DSTC-Defensive & Safety Driving Consulting, punya pandangan yang spesifik soal kecakapan mengemudi sembari dipandu teknologi bantu navigasi. 

BACA JUGA

Dihubungi langsung pekan ini (9/4), menyebutkan semestinya dalam mengoperasikan sebuah sistem bantuan navigasi seperti Google Map dengan berbagai bentuk gadget-nya tetap harus menyempatkan diri ‘utak-atik’ fitur “setting track” yang disebutkan dengan  berbagai penyebutan. 

“Banyak driver abai dalam hal ini, kebanyakan dari mereka tidak mempelajari dulu fitur itu,” wanti Catur yang juga penggiat kegiatan outdoor itu.

Tentu saja tidak cermat soal setting-an alat bantu navigasi membuat perjalanan malah berpotensi membahayakan. 

Terlalu banyak contoh sebuah mobil malah mengarah ke jalur yang tidak semestinya dilewati tanpa persiapan pengenalan medan. Seperti berada di jalur bertebing dengan jurang yang dalam. 

Ada juga yang mengarah ke jalan gang sempit yang tidak layak dilalui kendaraan roda empat.

“Perhatikan juga landmark-landmark pada track yang akan dilewati, agar tidak sangat bergantung pada monitor GPS. Semua dilakukan sebelum kendaraan jalan,” saran pria yang tinggal di kota Bandung itu lagi. 

Karena jika kondisi medan jalur yang akan dilewati dirasa ‘janggal’ maka pengemudi bisa segera memutuskan untuk berhenti untuk melakukan orientasi ulang atas jalur yang akan dilewati. “Karena setiap ada update baru tentang track (setting ulang jalur, Red) itu membutuhkan waktu, baiknya berhenti ditempat yang aman,” jabar Catur sembari mengingatkan untuk bisa memberi tanda ke pemakai jalan lain akan posisi kendaraan kita.  

Dipungkaskan oleh Catur, saat berkendara dengan panduan GPS, setidaknya, indera penglihatan bergerak dengan pola “Smith System”,”Mata ke depan, melirik spion kiri, lalu lihat ke depan lagi untuk kemudian sempatkan juga melirik ke spion kanan, mata lihat lagi ke depan, dan tentu lirik ke layar GPS.”

Pola ini intinya tetap waspada dengan kondisi lalu lintas di sekitar kendaraan, gerakan mata bisa dilakukan secara berkala sembari melihat peluang untuk menghindar jika ada halangan. (EW)

Perlu membiasakan untuk berhenti sejenak jika rute GPS dirasa janggal medannya (Foto : Otodriver/Suryo Sudjatmiko)

 


Tags Terkait :
Gps Safetdriving Defesivedriving Navogasi Bmw Gresik
E

Erie W. Adji

reporter

Jurnalis otomotif yang sudah malang melintang sejak 2000. Berpengalaman menulis berita seputar roda empat dari mobil pen...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Special Report: GIIAS 2026
Artikel Terkait


Tips
Mengemudi Pakai Bantuan GPS Justru Butuh Konseterasi Penuh, Ini Faktanya

Dilarang membiarkan perjalanan bergantung pada alat bantu navigasi

1 tahun yang lalu


Tips
Ingat, Berkendara Di Jalan Tol Harus Selalu Waspada

Jika salah perhitungan akan sulit dibuat koreksinya.

1 tahun yang lalu


Bus
Spesifikasi Bus Citouro Trans Semarang Besutan New Armada

Baru dipesan 1 unit

2 tahun yang lalu

Pikap
Honda Bikin Pikap Tanpa Sopir

Bisa jadi alternatif kendaraan kerja yang multifungsi

3 tahun yang lalu


Berita
Menjajal Isuzu Link di Traga AC, Pemilik Armada Bisa Pantau Kendaraan Secara Realtime

Isuzu Link Traga AC memungkinkan pemilik armada pantau kendaraan realtime via MyIsuzuID. Sistem telematika ini pantau lokasi, kecepatan, dan operasional kendaraan.

1 hari yang lalu


Berita
Dekkalive Trio, Dashcam Tiga Kamera yang Bisa Dipantau Langsung dari Smartphone

DVR terbaru dari Dekka dilengkapi dengan tiga kamera dan merupakan tipe online yang bisa diakses melalui perangkat smartphone.

1 hari yang lalu


Berita
BlackVue ELITE 10 Debut di GIIAS 2026, Dashcam Kini Dibekali AI Copilot

Keunggulan yang ditawarkan produk ini adalah hadirnya fitur AI Copilot yang terintegrasi dengan aplikasi BlackVue Fleeta.

1 hari yang lalu


Berita
Antenna Sirip Hiu, Inovasi Sederhana Yang Mendunia

Antena shark fin merupakan salah satu contoh inovasi sederhana yang dengan cepat diadopsi dan disukai.

3 minggu yang lalu


Terkini

Berita
MG Hadirkan Dua SUV Elektrifikasi di GIIAS 2026, MGS5 EV dan ZS Hybrid+

MG Motor Indonesia menghadirkan dua pilihan SUV elektrifikasi di ajang GIIAS 2026, yakni MGS5 EV sebagai mobil listrik murni dan MG ZS Hybrid+ yang mengusung teknologi full hybrid.

9 jam yang lalu


Truk
UD Trucks Extra Mile Challenge 2026: Sarana Menghadirkan Pengemudi Truk Yang Profesional

Berbalut kegiatan kompetisi untuk memberi pembekalan berbagai aspek operasional kendaraan niaga

10 jam yang lalu


Berita
Daihatsu Ayla Modern Vintage Jadi Hadiah Utama Undian GIIAS 2026, Basisnya Varian Terlaris

Daihatsu Ayla Modern Vintage hadiah undian GIIAS 2026. Mobil modifikasi NMAA berbasis varian 1.0 liter terlaris ini diundi di hadapan pengunjung dan dimenangkan konsumen dari Lampung.

11 jam yang lalu


Berita
Bukan Lagi Soal Tenaga Mesin, Teknologi Keselamatan Jadi Tren Baru di GIIAS 2026

Teknologi keselamatan kendaraan menjadi sorotan di GIIAS 2026. Bosch Indonesia memperkenalkan sistem Sense, Think, dan Act yang membantu pengemudi.

12 jam yang lalu


Berita
MAXUS Hadirkan Konsep 'A Quiet Luxury' di GIIAS 2026 melalui Jajaran Premium Electric MPV

MAXUS A Quiet Luxury GIIAS 2026 menampilkan konsep kemewahan tenang melalui lini premium electric MPV MIFA 7 dan MIFA 9 di ICE BSD City.

14 jam yang lalu