Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Fiat Buat Pabrik Di Spanyol, Turki Kelabakan Alami Ketidakpastian

Pembuatan pabrik Grup Stellantis di Spanyol ini, membuat Turki mengalami ketidakpastian untuk membuat model terbaru.
Berita
Jumat, 10 Juni 2022 12:25 WIB
Penulis : Benny Averdi


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Grup Stellantis, merupakan grup otomotif yang terdiri dari pabrikan Peugeot, Citroen, Fiat, Dodge, Maserati, dan lainnya. Fiat sebagai salah satu pabrikan asal Italia, memiliki beberapa model van yang dipasarkannya, termasuk untuk van komersial, seperti Fiat Doblo.

Selain memiliki pabrik di Italia, beberapa negara lain juga membuat mobil dari anak perusahaan Ferrari ini. Turki salah satunya, pabrik Tofas Turki yang juga memiliki pabrik perakitan van dari Fiat. Namun, beberapa waktu lalu Fiat mendirikan juga pabrik di Spanyol untuk meraki Fiat Doblo. Hal ini membuat Turki merasa ketidakpastian akan pembuatan model terbaru dari Fiat.

Tofas beroperasi sebagai perusahaan patungan antara Koc Holding dari Turki dan Stellantis. Ini memproduksi Doblo yang ada di pabrik Turki dan awal pekan ini mengindikasikan bahwa produksi dapat diperpanjang hingga akhir 2023 dan juga dapat menangani produksi model baru.

Namun, Stellantis telah menerbitkan siaran pers yang menyatakan bahwa Doblo dan E-Doblo terbaru, akan diproduksi di Spanyol.

BACA JUGA

Berita tersebut membuat saham Tofas merosot sebesar 6,1 persen. Diberitakan oleh  Reuters, manajer umum Ata Yatirim mengatakan, berita itu tidak menggembirakan untuk usaha patungan mereka.

“Kami masih melihat kemungkinan yang lebih tinggi bahwa akan ada proyek potensial baru. Namun, arus berita saat ini terlihat tidak terlalu menggembirakan,” kata Yatirim. "Setiap penundaan dalam pengumuman proyek potensial baru kemungkinan akan menyebabkan saham Tofas menggantung," tambahnya.

Fiat Doblo menyumbang sepertiga dari produksi Tofas pada tahun 2021 dan merupakan 43 persen dari ekspor internasionalnya dengan 48.761 unit.

Pabrik milik Tofas itu, memiliki kapasitas untuk membangun 450.000 kendaraan setiap tahun, namun hanya memproduksi 229.000 kendaraan pada tahun 2021, di mana 77.520 adalah model Doblo.

Ketidakpastian pun muncul, karena Spanyol juga merakit Doblo. Padahal, Tofas menyatakan,  jika pun produksi Doblo diperpanjang di Turki, negara-negara Eropa tidak akan menjadi salah satu pasar ekspor utamanya. Sebaliknya, output akan difokuskan di Timur Tengah, Amerika Utara, Afrika, dan pasar domestik Turki.

Model Fiat Doblo dan e-Doblo generasi ketiga pada dasarnya adalah versi rebadged dari Citroen Berlingo, Peugeot Rifter, Opel Combo Life, dan Toyota ProAce City Verso. Sumber daya e-Doblo adalah motor listrik dengan 134 hp dan torsi 260 Nm, dengan paket baterai 50 kWh. Sementara itu, model ICE ditawarkan dengan mesin turbodiesel 1.500 cc dan mesin bensin turbocharged 1.200 cc.


Tags Terkait :
Fiat Doblo E-Doblo
B

Benny Averdi

Penulis

test

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Fiat Buat Pabrik Di Spanyol, Turki Kelabakan Alami Ketidakpastian

Pembuatan pabrik Grup Stellantis di Spanyol ini, membuat Turki mengalami ketidakpastian untuk membuat model terbaru.

3 tahun yang lalu


Berita
Van Kompak Mercedes-Benz Ini Dibanderol Rp 300 Jutaan

Mercedes-Benz Citan, dipasarkan dalam beberapa model, tipe tertinggi dijual seharga Rp 443,9 juta.

4 tahun yang lalu


Mobil Listrik
RAM Siapkan Pikap EV Hadang Cybertruck

RAM pick up akan hadir 2024

4 tahun yang lalu


Berita
BYD Siapkan Pikap Yang Jadi Pesaing Stelantis Dan Chevrolet

BYD diketahui tengah melakukan ekspansi menyasar produksi pikap berukuran menengah.

5 bulan yang lalu


Crash Test
EV Lebih Aman Dari ICE? Ini Data Test Dari Australia

Australian NCAP (Australian New Car Assessment Program) mengungkap bahwa secara mobil-mobil setrum ini justru lebih aman dibandingkan dengan mobil internal combustion engine (ICE).

1 tahun yang lalu

Truk
Powerstar, Truk ‘Juara’ Reli Dakar 2025 Berspesifikasi Militer

Dibangun oleh ‘bengkel’ spesialis reli kelas truk

1 tahun yang lalu


Berita
Inilah 10 Pabrikan Yang Paling Banyak Melakukan Recall di 2024

Recall biasa dilakukan pabrikan apabila mobil yang diproduksi suatu pabrikan mengalami masalah atau malfungsi. Mau tahu 10 brand paling banyak melakukan recall di 2024? Ini dia

1 tahun yang lalu


Berita
Stellantis Harus Tunda Peluncuran Tiga Produk EV Dari Fiat dan Maserati, Ini Alasannya

Belakangan ini penjualan mobil listrik secara global menurun. Hal tersebut membuat Stellantis group menahan produksi tiga mobil listrik mereka.

1 tahun yang lalu


Terkini

Mobil Listrik
Begini Cara Charging EV Yang Baik Dan Bikin Baterai Awet

Cara charging EV agar baterai awet: hindari fast charging, isi 30-80%, prioritaskan home charging AC. Tips dari ekspert EVSafe Indonesia.

5 jam yang lalu


Berita
Stiker Colorful Di Mobil Balap Bikin Tampilan Fresh Dan Menarik Perhatian

Maxdecal dukung Radical Time Attack MFoS 2026 Mandalika lewat stiker premium untuk mobil Erika Richardo dan J Owen, dapat apresiasi Wakil Menteri Ekraf Irene Umar.

7 jam yang lalu


Berita
Lexus TZ Diperkenalkan, Saudara Toyota Highlander EV

Lexus TZ rilis 2026 sebagai SUV listrik tiga baris, saudara Toyota Highlander EV. Teaser dirilis 7 Mei, baterai 76-95 kWh, jarak 480 km, fitur Lexus Safety System+ 4.0.

8 jam yang lalu


Berita
Lepas Resmikan Dealer ke-4 di Indonesia, Targetkan 40 Showroom Sepanjang 2026

Lepas resmikan dealer baru Lepas MAS Pluit di Jakarta Utara, dealer ke-4 di Indonesia dengan layanan 3S. Targetkan 40 showroom hingga akhir 2026.

9 jam yang lalu


Berita
Haval Big Dog Plus Terbaru Segera Rilis, Lebih Besar Dari Haval Jolion

Mobil ini memiliki dimensi lebih besar dibandingkan Haval Jolion yang beredar di Indonesia.

11 jam yang lalu