Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Brand Barat Hengkang, Brand China Dulang Cuan di Rusia

Naik 300% dari Januari hingga November 2022
Berita
Rabu, 14 Desember 2022 16:05 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Salah satu alasan adalah banyaknya promo yang akan ditawarkan oleh dealer mobil untuk menarik konsumen.

Sudah menjadi hal yang biasa jika waktu di penghujung tahun banyak dealer mobil yang menawarkan promo dan diskon besar yang menggiurkan. Mulai dari tawaran Down Payment (DP) ringan, potongan harga hingga juta rupiah sampai adanya program servis hingga jangka waktu tertentu.

Dengan adanya promo tersebut otomatis harga yang ditawarkan kepada konsumen akan jauh lebih murah dibandingkan pada bulan-bulan sebelumnya.

Konflik Rusia-Ukraina yang pecah di awal 2022 ini menimbulkan gelombang eksodus pabrikan mobil untuk keluar dari negeri beruang merah ini.

BACA JUGA

Hengkangnya pabrikan ‘barat’ dan juga Jepang ini sepertinya menjadi berkah tersendiri bagi industri otomotif China. Dikabarkan bahwa penjualan mobil China di Rusia meningkat sedemikian pesatnya.

Dilansir dari carscoops, pada Januari 2022, merek China menguasai 9,6 persen pangsa pasar mobil Rusia. Angka ini terus meningkat sepanjang tahun, melonjak menjadi 21 persen di bulan Juni, 27 persen di bulan September, dan mencapai 31,3 persen di akhir November.

Sebanyak 46.403 mobil penumpang dan LCV baru terjual di Rusia pada bulan November di mana 16.138 unit  berasal dari China. Data dari Asosiasi Bisnis Eropa menyebutkan bahwa total penjualan mobil baru di Rusia diperkirakan mencapai sekitar 600.000 pada tahun 2022.

Reuters mencatat bahwa profil pembeli kendaraan buatan Rusia adalah mereka yang memiliki anggaran lebih kecil sekitar 1,5 juta rubel (sekitar Rp 370 jutaan).

Sedangkan profil pembeli mobil China adalah mereka yang menganggarka 2.5 rubel atau sekitar Rp 615 jutaan.

“Ada sedikit produksi merek mobil Barat dan sedikit impor, sehingga pasar terbagi antara industri mobil Rusia dan China,” kata analis otomotif Rusia Vladimir Bespalov.

Baik Rusia maupun China sangat ingin mengisi kekosongan yang ditinggalkan oleh pembuat mobil Barat. Hal ini terlihat paling jelas dengan diperkenalkannya Moskvich 3 baru-baru ini, sebuah SUV yang akan ditawarkan dalam versi pembakaran dan full elektrik.

Mobil-mobil ini dibangun Rusia dengan menggunakan bekas pabrik yang sebelumnya dioperasikan oleh Renault. Moskvich adalah versi rebadged dari JAC JS4 China. Dari sinilah Kamaz yang jadi pemilik Moskvich mengatakan akan meningkatkan jumlah suku cadang lokal pada 2024. Lebih jauh lagi Kamaz berencana untuk membuat EV menggunakan komponen Rusia dan platform kendaraan universal sendiri.

Bespalov percaya pembuat mobil China dapat mencapai sekitar 35 persen dari penjualan Rusia tahun depan dan memperkirakan sekitar 800.000 kendaraan akan dijual pada tahun 2023.


Tags Terkait :
Industri Mobil Cina Di Rusia Moskvich
S

Suryo Sudjatmiko

Jurnalis

Full time journalist, part time off-roader. Berkarya di dunia jurnalistik otomotif sejak 2006. Lulusan Sastra UGM ini te...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Brand Barat Hengkang, Brand China Dulang Cuan di Rusia

Naik 300% dari Januari hingga November 2022

3 tahun yang lalu


Berita
Merek Mobil Cina Bakal Mendominasi 33 Persen Pasar Dunia

Mobil Tiongkok diperkirakan bakal mendominasi penjualan global sebanyak 33 persen pada tahun 2030 mendatang.

2 tahun yang lalu


Berita
Invasi Rusia-Ukraina, Volkswagen Tangguhkan Produksi Kendaraan sampai Waktu yang Tak Ditentukan

Volkswagen tangguhkan produksi kendaraan di Rusia, serta memberikan imbalan kepada pegawai yang bekerja.

4 tahun yang lalu


Berita
Ketegangan Rusia-Ukraina, Pabrikan Mobil Putar Otak Cari Sumber Sparepart Alternatif

Mulai terjadi kelangkaan suku cadang dampak krisis Rusia-Ukraina

4 tahun yang lalu


Berita
Mobil Merek Rusia Ini Sempat Dikabarkan Bakal Hadir Di Indonesia

Merek mobil asal Rusia, Lada hampir masuk ke Indonesia beberapa waktu lalu.

4 tahun yang lalu


Berita
Bos Toyota Serukan Brand Jepang Bersatu Hadapi Ancaman Mobil China

Toyota ingin agar produsen mobil Jepang berbagi komponen yang tidak terlihat maupun disentuh pelanggan sebagai langkah untuk memangkas biaya dan menghadapi meningkatnya persaingan.

2 minggu yang lalu


Berita
Ini Rencana Global Honda Mengejar Ketertinggalannya

Honda umumkan rencana strategi global Honda hingga 2029: 15 model baru, hybrid e:HEV mulai 2027, EV di Jepang-India-Cina, dan ADAS canggih guna saingi Tiongkok.

2 bulan yang lalu

Berita
Produsen Vacuum Cleaner Di Cina Buat Supercar, Intip Spesifikasinya

Dreame Technology resmi mengumumkan langkahnya masuk ke sektor otomotif pintar melalui sebuah peluncuran global bertajuk “Dreame Next” yang digelar di Silicon Valley.

3 bulan yang lalu


Terkini

Berita
Masih Simpan Dua Model EV Terbaru, Hyundai Raih 2.000-an SPK Di GIIAS 2026

Ada optimisme dari Hyundai bahwa kehadiran EV terbaru tetap ditunggu konsumen

1 jam yang lalu


Berita
Muncul di GIIAS 2026, ORA 5 Bukan Sekadar ORA 03 yang Dibesarkan

Debut GWM ORA 5 di GIIAS 2026 memperkenalkan SUV listrik dengan dimensi lebih besar dari ORA 03. Model ini memiliki panjang 4.471 mm dan wheelbase 2.720 mm.

3 jam yang lalu


Berita
Mazda CX-30 Jadi Rakitan Indonesia, In This Economy Harga Anjlok Rp86,5 Juta

Harga Mazda CX-30 CKD Indonesia kini Rp499 juta OTR Jakarta setelah dirakit lokal, turun Rp86,5 juta dari harga impor sebelumnya dengan penyesuaian spesifikasi tertentu.

4 jam yang lalu


Bus
PO Haryanto Incar Sasis Dan Bodi Bus Yang Usia Pakainya Lebih Panjang

Untuk optimalisasi operasional unit bus dan peningkatan frekuensi keberangkatan

6 jam yang lalu


Berita
Changan Nevo Q05 Pro vs Max, Bedah Perbedaan Rp50 Juta Antara Keduanya

Changan Nevo Q05 Pro vs Max perbedaan harga Rp50 juta diulas secara detail, dengan varian Max menawarkan velg 18 inci, power tailgate, dan panoramic roof sementara performa motor listrik tetap sama.

7 jam yang lalu