Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Mobil Produksi Indonesia Kalah Laris Dari Thailand, Ini Penyebabnya

Secara persentase, penyerapan pasar mobil domestik Indonesia jauh lebih besar dari ekspor. Sedangkan Thailand terbilang imbang dari sisi penyerapan domestik dan ekspornya.
Berita
Jumat, 11 Juni 2021 10:00 WIB
Penulis : Ilham Pratama


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Meski mengalami kenaikan jumlah impor dibanding tahun lalu. Namun secara daya saing, ternyata mobil-mobil dari Indonesia terbilang kalah ketimbang produk Thailand.

Seperti disampaikan oleh Jongkie D. Sugiarto, Ketua I Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) saat webinar (10/6). Menurutnya secara persentase, penyerapan pasar mobil domestik Indonesia jauh lebih besar dari ekspor. Sedangkan Thailand terbilang imbang dari sisi penyerapan domestik dan ekspornya.

Dirinya mengambil dari data GAIKINDO di tahun 2020. Diketahui jika secara total, jumlah produksi mobil di Indonesia di tahun 2020 mencapai 2,4 juta unit pertahun.

Namun dikarenakan pandemi, volume produksi yang secara normal menghasilkan 1,2-1,5 juta mobil berkurang jadi 690 ribu unit saja tahun lalu.

BACA JUGA

Sementara jumlah ekspor dari Indonesia ke negara lain hanya sekitar 158 ribu unit. Sementara 530 ribu unit lainnya diserap oleh pasar domestik.

Angka itu lebih kecil dibanding Thailand yang mampu memproduksi mobil sebanyak 2 juta unit di 2019 dan mengimpor 1 juta unit ke pasar global.

Pun demikian saat masa pandemi corona di 2020. "Tahun lalu produksi mobilnya sebesar 1,4 juta. Sedangkan angka penjualan domestiknya sebesar 792 ribu," urainya.

Hal ini menurut Jongkie disebabkan oleh model-model yang diproduksi di Indonesia kurang mendapat respon positif oleh pasar global. Karena dari sisi produksi, yang paling besar adalah tipe MPV dan LCGC.

Padahal saat ini pasar global tengah mengincar jenis SUV sebagai produk terlaris. Sedan dan double cabin juga ramai, justru tidak diproduksi di sini.

"Beda pasarnya, di sana segmen SUV dan di pasar global, MPV cuma ke-6. Tapi di sini juaranya. Sedan yang terlaris kedua malah cuma ke-6 di sini," jelas pria ramah ini.

Kondisinya berbeda dari Thailand yang menyediakan line up impor lengkap. Termasuk mobil-mobil yang laris di pasar global seperti jenis sedan dan SUV.

"Di sana istilahnya Palu Gada, apa elu mau gua ada. Jadi produksinya dari bermacam model yang laku di pasaran." Hal itu menurutnya yang menjadi alasan kenapa mobil dari Indonesia kalah bersaing dari produk Thailand.


Tags Terkait :
Ekspor Mobil Otomotif Indonesia Ekspor Thailand
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Ford Caplok Pabrik Suzuki Di Thailand

Pabrik eks Suzuk ini akan menjadi fasilitas manufakturing ke tiga Blue Oval di Thailand.

1 hari yang lalu


Berita
Punya Kapal Banyak, BYD Memungkinkan Membawa Mobil Ekspor Banyak Lebih Terjangkau

Kapal-kapal ini tak hanya mengekspor mobil dari China saja, namun juga dari fasilitas produksi BYD di negara lain.

1 bulan yang lalu


Berita
Kolaborasi Changan-Indomobil: Semua Produk Akan CKD

Akan masuk ke segmen bawah, tengah dan atas

9 bulan yang lalu


Berita
Aion Punya Dua Pabrik Di ASEAN. Pabrik Indonesia Fokus Produksi SUV

Saat pabrik di Indonesia berdiri, ia bukannya satu-satunya fasilitas Aion di ASEAN. Sebelumnya Aion sudah punya di Thailand.

1 tahun yang lalu


Test Drive
M6 Lakukan Tes Di Indonesia, Segera Jadi MPV Pertama BYD?

Mobil ini tengah melakukan tes di jalanan Indonesia

1 tahun yang lalu


Berita
Fasilitas Perakitan GAC Aion Di Cikarang Siap Produksi Akhir Tahun Ini

Tak hanya perakitan Aion juga akan kembangkan ekosistem

1 tahun yang lalu


Mobil Listrik
Toyota Hilux EV Segera Hadir Tahun Depan

Belum terlalu mengesankan untuk jarak jelajahnya

1 tahun yang lalu


Berita
Melihat Lebih Dekat Produksi Pelumas dari Pertamina Lubricants, Dari Indonesia untuk Dunia

Produksi menggunakan teknologi modern yang mampu menciptakan produk berkualitas.

2 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Waspada Titik Lelah Saat Masuk Tol Wilayah Jawa Tengah

Jalur arteri juga patut diwaspadai karena pengguna jalannya sangat bervariasi

16 menit yang lalu


Berita
Ambisius, Jaecoo Akan Boyong Lebih Dari 5 Model NEV Di 2026

Jaecoo hadirkan lebih dari 5 model NEV di Indonesia 2026, termasuk SUV 7-seater HEV, PHEV, dan BEV. Ungkap Business Unit Director Jim Ma.

14 jam yang lalu


Berita
Fakta Yang Bikin Mobil EREV (Extender Range Electric Vehicle) Disebut Solusi Masa Depan

Renault EREV masa depan EV Eropa: CEO François Provost soroti range extender dengan mesin bensin generator untuk jarak tempuh lebih jauh.

14 jam yang lalu


Berita
Denza Z9GT Meluncur Semester II, Bagaimana BYD M6 PHEV?

Denza Z9GT dipastikan meramaikan pasar Indonesia. Selanjutnya BYD M6 PHEV kemungkinan juga melantai.

15 jam yang lalu


Berita
Insentif EV Dicabut? BYD Masih Tidak Naikkan Harga Mobilnya

BYD pertahankan harga mobil listrik sampai Q1 2026 meski insentif impor EV dicabut per 1 Januari. Atto 1 tetap Rp199 juta OTR Jakarta.

16 jam yang lalu