OTODIVER - GAC International memastikan dua SUV baru mereka i60 dan N60 akan dijual di Indonesia. "Kita akan memasarkan banyak produk baru baik BEV, HEV, PHEV dan REEV. Termasuk AION i60 dan N60," sebut Wei Haigang, president GAC Internationall saat ditemui Otodriver (24/4) di Beijing, Cina.
Menurut Wei, Indonesia jadi pasar penting buat GAC. Bahkan tahun 2025 lalu Indonesia meraih penghargaan penjualan AION V terbanyak di dunia serta fasilitas perakitan CKD terbaik di luar Cina.
AION i60 dan N60 merupakan produk lanjutan AION V dan Y Plus yang sudah dijual di Indonesia. Akhir tahun 2025 lalu i60 sudah diluncurkan di pasar Cina. Sedangkan N60 baru saja dijual pertengahan April lalu di Cina.
Dimensi keduanya tak jauh berbeda dari V dan Y Plus. Namun desainnya benar-benar baru. AION i60 punya 2 pilihan penggerak yaitu motor listrik BEV dan REEV. Tenaga maksimumnya hingga 221 hp dan torsi 280 Nm. Di N60 untuk pasar Cina hanya BEV bertenaga 201 hp. Saat ini belum dapat dipastikan spesifikasi untuk Indonesia.
Jika REEV yang dipilih akan jadi menarik karena paduan motor listrik dan mesin bensin 1.500 cc-nya mampu menjalankan mobil hingga 1.240 km dari kondisi baterai dan tangki bensin full.
Atapnya dilengkapi panoramic roof yang panjang dari depan hingga belakang. Tirai berpenggerak elektrik dipakai untuk membuka tutup saat kondisi panas terik.
N60 juga dilengkapi teknologi ADAS paling mutakhir karena sudah dilengkapi sensor LiDAR yang diletakkan di atap depan mobil. Kami juga belum mendapat konfirmasi apakah fitur ini disematkan untuk pasar Indonesia.
GAC membangun kedua model ini untuk pasar global. Namun fitur spesifikasi di tiap negara bisa saja berbeda menyesuaikan regulasi pemerintah dan persaingan pasar setempat.
Sayangnya kami belum dapat kepastian waktu peluncuran AION i60 dan N60 ini di Indonesia. Namun rasanya tak lama lagi mengingat strategi serbacepat pabrikan mobil asal Cina. "Kami akan mempercepat launchingnya di Indonesia," tegas Wei. (BA)
