OTODRIVER - Pada perhelatan China Auto 2026, Xpeng Motors secara resmi meluncurkan GX, SUV full size dari pabrikan asal Guangzhou tersebut.
SUV enam penumpang tersebut (layout 2+2+2) tersebut merupakan model termewah yang ditawarkan harga mulai 399.800 yuan atau setara Rp 1 miliar-an. Namun tentunya ini harga yang diberlakukan untuk pasar China.
Mengenai kemungkinan dan harga jika dipasarkan di Indonesia belum dijelaskan.
Xpeng menyodorkan dua varian dua powertrain yakni listrik murni dan juga EREV (Extender Range Electric Vehicle).
SUV Termewah Xpeng saat ini
Dari tampilannya, kesan pertama langsung akan menggingatkan pada sosok Range Rover namun dibungkus dengan sentuhan desain yang lebih minimalis. Di bagian fascianya nampak lebih klimis tanpa kehadiran grill besar, sedangkan pada bagian belakang sedikit mengingatkan kita pada bagian buritan dari MPV X9.
GX memiliki panjang 5.265 mm (207 inci) dengan wheelbase 3.115 mm (123 inci), membuatnya sedikit lebih panjang dari Range Rover. Tampilannya semakin kental aura kemewahannya dengan penggunaan roda 22 inci.
Walau pun bongsor koefisien hambatannya hanya 0,255. Angka tersebut menunjukkan bahwa ia lebih aerodinamis daripada Prius saat ini.
Bergeser ke bagian interior. Saat pintu dibuka, maka akan langsung nampak kelegaan interiornya. Baris pertama hingga ketiga, Xpeng memberikan konsistensi yang sama yakni kelegaan ruang. Walau baris ketiganya tak selega baris pertama dan kedua, namun ruang di bagian ini cukup layak untuk perjalanan jauh.
Bahkan di belakang bangku baris ketiganya masih terdapat ruang yang mampu menampung hingga enam koper berukuran 24 inci.
Mobil ini pun dilengkapi demgan privacy glass yang dapat diseting keredupannya dengan teknologi AI.
Mengenai kemewahan cabinnya, sepertinya Xpeng ingin membawa narasi baru mengenai kemewahan. Bagian ini punya tampilan yang minimalis dan dipadu dengan instrumen layar sentuh di bagian tengah.
Sedangkan bagian cluster pengemudi layar penunjuk informasi justru punya dimensi kompak dan seolah menyatu dengan garis dasbor.
Selain itu pengemudi juga mendapatkan informasi visual lainnya yang lebih interaktif melalui head-up display generasi terbaru yang disebut Augement Reality Head-Up Display (AR-HUD) yang menampilkan informasi navigasi dan berkendara cerdas lainnya.
Xpeng melengkapi SUVnya ini dengan sistem soft close pada keempat pintunya dan fitur ini menjadi standar di semua varian.
Dua Opsi Penggerak
Versi elektrik murni diklaim mampu memberi jangkauan jarak hingga 750 km. Versi setrum murni ini ditawarkan dalam AWD sebagai standar dengan mengkaryakan dua motor listrik berdaya gabungan 577 hp dengan baterai NMC 110 kWh .
Sedangkan untuk versi extender range punya jangkauan jarak listrik murni di 430 km dan dapat dibesut hingga 1.585 km dalam jangkauan kombinasi.
Sebagai generatornya, dipilih mesin bakar 4 silinder turbo berkapasitas 1.500 cc. Sedangkan untuk motor listrik punya spesifikasi yang sama dengan versi BEVnya. Hanya saja ukuran baterainya berbeda dan menggunakan baterai LFP 63,3 kWh.
Varian EREV ini yang memberikan jawaban bagi mereka yang berada di kawasan yang infrastuktur pengisian setrum mobilnya masih jarang atau masih punya kekhawatiran akan keterbatasan jarak tempuh.
Fitur canggih
GX dibangun di atas platform SEPA 3.0 Xpeng dan dijalankan di atas empat chip AI Turing milik Xpeng yang menghasilkan daya komputasi 3.000 TOPS (Tera Operation Per Second) alias 3.000 triliun operasi per detik.
Dengan kemampuan tesebut mobil tersebut mampu mendukung sistem penggerak otonom VLA (Voice Languange Action) generasi II Xpeng.
Pengendalian dari lingkar kemudi sepenuhnya sudah menggunakan sistem steer by wire yang dikembangkan bersama Bosch. Sistem ini menghilangkan koneksi mekanis tradisional antara lingkar kemudi ke bagian roda.
Sistem ini punya peran penting untuk menggerakkan sistem penggerak otonom dengan tingkat kontrol dan kepresisian lebih tinggi. (SS)
