Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Ban Merupakan Biaya Terbesar Setelah Bahan Bakar, Lakukan Hal Ini Agar Ban Awet

Cara sederhana ini, jika rutin dilakukan, bisa membuat ban menjadi lebih tahan lama.
Berita
Selasa, 19 Oktober 2021 10:00 WIB
Penulis : Benny Averdi


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Mobilitas tinggi, serta beban yang cukup berat, menjadi hal yang ‘diterima’ ban kendaraan niaga. Si karet bundar ini, juga menjadi salah satu komponen operasional yang besar, setelah bahan bakar. Karenanya, perlu lebih diperhatikan. 

Agar menekan biaya operasional dan meningkatkan keamanan serta kenyamanan berkendara, pengusaha perlu memberi perhatian lebih dalam memilih ban dan perawatannya. “Pemilihan ban yang sesuai dengan kebutuhan operasional, didukung pemakaian serta perawatan yang baik akan memaksimalkan kinerja ban, sehingga dapat membantu menekan biaya operasional,” ujar Ahmad Juweni, National Sales Manager TBR (Truck & Bus Radial) PT. Hankook Tire Sales Indonesia.

Ia menjelaskan, salah satu jurus keawetan ban dan keselamatan berkendara adalah dengan menjaga tekanan angin. Ban yang kekurangan tekanan angin atau under inflation dapat menyebabkan aus yang tidak merata, kerusakan separation (kembung), boros bahan bakar, hingga ban pecah.

Sebaliknya, ban yang mengalami kelebihan tekanan angin dapat mengurangi traksi, aus yang tidak wajar pada bagian tengah telapak ban, serta rawan terhadap pecah karena benturan.

BACA JUGA

Sebaiknya, pengendara menggunakan ban sesuai dengan standar, agar ban bisa berfungsi optimal dan menghindari risiko kecelakaan. “Namun kenyataannya, sebagian besar kendaraan mengangkut beban yang melebihi standar. Jika sewaktu-waktu Anda dihadapkan pada situasi ini, maka sebagai antisipasi sementara, tekanan angin harus ditambah dan kecepatan kendaraan harus dikurangi. Memang perlu evaluasi manajemen kendaraan secara berkala untuk menghitung adanya perubahan kebutuhan operasional secara jangka panjang, jika iya, maka pengusaha perlu mempertimbangkan untuk mengganti ban dengan kapasitas standar beban dan tekanan angin yang lebih tinggi. Guna membantu pengusaha angkutan menghemat bannya, Hankook menyediakan layanan gratis untuk menentukan tekanan angin yang sesuai,” ujar Ahmad.

Memeriksa tekanan angin secara berkala, sebaiknya dilakukan setiap 11-14 hari. Begitu juga ketika sedang tidak digunakan sekalipun, harus tetap diperiksa. Tutup pentil, harus tetap terpasang, agar menjegah pentil kotor dan bisa rusak terkena kerikil di jalan, yang mengakibatkan tekanan angin ban berkurang.

Menurut President Director PT. Hankook Tire Sales Indonesia Yoon Soo Shin, kesadaran akan merawat kendaraan melalui pengecekan dan menjaga tekanan angin bukan hanya dapat memaksimalkan keawetan ban, namun juga meningkatkan keamanan dan kenyaman berkendara. “Harapannya, dengan rutin melakukan pengecekan dan menjaga tekanan angin ban, risiko kecelakaan pada kendaraan niaga dapat dihindari,” kata Shin.

 “Hankook selalu berupaya untuk menyediakan berbagai macam ban kendaraan niaga yang siap mendampingi kebutuhan logistik dan niaga. Beberapa di antaranya adalah AH31 dan AH30 yang telah menjadi pilihan utama perusahaan angkutan bus dan truk di Indonesia karena dilengkapi dengan pola tapak yang sesuai untuk kondisi on-road atau jalan halus. Selain itu, AM09 dan AM81 bagi truk ringan maupun berat serta DM04 yang biasa digunakan kendaraan pertambangan,” pungkas Shin.


Tags Terkait :
Ban Tekanan Angin
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Mudik Naik GAC Bisa Manfaatkan Aplikasi Untuk Cek Mobil Dan Rute Perjalanan

GAC Apps mudik Lebaran 2026 tawarkan pemantauan real-time kondisi kendaraan, navigasi, roadside assistance, serta lokasi posko dan bengkel siaga 24 jam.

1 hari yang lalu

Tips
Persiapkan Ban Anda Sebaik Mungkin Untuk Mudik Lebaran

Persiapan ban mobil mudik Lebaran: periksa TWI, tekanan angin sesuai beban, dan ban serep. Tips Michelin untuk perjalanan darat aman.

1 hari yang lalu

Tips
Mudik Pakai Mobil Listrik, Gunakan Strategi Ini

Mudik pake mobil listrik perlu strategi

1 hari yang lalu


Berita
Terungkap! Alasan Tekanan Angin EV Lebih Tinggi Dibanding ICE

Mobil listrik kian menjamur.

1 hari yang lalu


Berita
Persiapan Mudik Ala Michelin, Pentingnya Cek Tekanan Angin Ba

Menjelang Ramadan dan Lebaran, tradisi mudik kembali jadi perhatian utama.

1 hari yang lalu


Tips
Pantau Tekanan Udara Ban Cara Toyota

Cara pantau tekanan udara ban Toyota ala Auto2000 cegah pecah ban akibat kempis. Technical Leader Aries Budiarto ungkap risikonya.

1 hari yang lalu


Berita
Kecepatan Mobil Di Speedometer Tidak Seakurat GPS, Ini Rahasianya

Kecepatan yang ditunjukkan pada mobil lebih cepat dibandingkan hitungan berdasarkan GPS.

1 hari yang lalu

Tips
Pasang TPMS Di Mobil Kita, Bisa Mendeteksi Dini Sebelum Ban Pecah

Tekanan ban masih sering terabaikan meskipun bisa menyebabkan kecelakaan fatal. Ada solusi yang mudah untuk mengeceknya.

1 hari yang lalu


Terkini

First Drive
Mitsubishi Xpander HEV Tidak Akan Meluncur Di Indonesia Tahun Ini

Kapan rilis Mitsubishi Xpander HEV di Indonesia? Tak tahun ini. Hybrid 2026 fokus XForce HEV dan Destinator MHEV, Xpander HEV mungkin 2028 dengan gen 2.

6 jam yang lalu


Berita
Toyota Siapkan Rival Ford Raptor. Dilabeli Sebagai TRD Hammer

Toyota siapkan TRD Hammer sebagai rival Ford Raptor berbasis Tundra. Mesin V6 twin-turbo hybrid 3.4L capai 437 hp, respons terhadap Ram TRX.

7 jam yang lalu


Berita
Mudik In Style 2026 : Perfoma Audi Q8, Mampu Melupakan Kekurangannya

Harga Audi Q8 RS 55 TFSI di Indonesia Rp 2,83 miliar. Performa V6 340 hp dan quattro unggul di Mudik in Style 2026, meski BBM boros 5,6 km/liter.

8 jam yang lalu


Berita
Mudik in Style 2026 : Empat Alasan Xpeng G6 Pro Dipakai Sebagai Mobil Libur Lebaran

Alasan Xpeng G6 Pro dipilih Mudik in Style 2026: suspensi nyaman, efisiensi SUV listrik, arsitektur 800V fast charging, dan desain dewasa.

9 jam yang lalu


Berita
Bocoran EV Lamborghini Sebelum Dirilis Ke Pasaran

Lamborghini masih terus mengembangkan model bertenaga listrik murni yang dijadwalkan meluncur setelah 2030.

11 jam yang lalu