Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Sleeper Bus, Diakui Kenyamanannya Tapi Diragukan Keamanannya

Menjadi alternatif perjalanan satu malam yang mengutamakan kenyamanan bagi penumpang, ternyata tak serta merta membuat sleeper bus 100 persen aman. Banyak juga kisah pilu dari 'hotel berjalan' ini.
Berita
Jumat, 21 Februari 2020 08:30 WIB
Penulis : Ilham Pratama


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Hadir sebagai alat transportasi yang mengutamakan kenyamanan bagi penumpang, ternyata tak serta merta membuat sleeper bus 100 persen aman. Banyak juga kisah pilu dari 'hotel berjalan' ini.

Termasuk kejadian di Indonesia yang melibatkan bus Suite Class PO Sinar Jaya, dengan truk di Tol Ungaran, Jawa Tengah pada 14 Februari lalu. Di mana kejadian itu berujung pada meninggalnya dua orang penumpang.

Ternyata meski mengantungi izin laik jalan, jaminan faktor keamanan sleeper bus masih diragukan. Hal ini bukan hanya berlaku di tanah air, tapi juga di beberapa negara Asia.

Contohnya adalah kecelakaan sleeper bus dengan truk di Vietnam pada 2015 yang mengakibatkan 12 penumpang meninggal dunia. Termasuk dua wanita hamil yang saat itu menjadi tragedi nasional di sana.

BACA JUGA

Bahkan dilansir thanhniennews.com via Tirto.id, otoritas Departemen Perhubungan Vietnam melarang melintasnya sleeper bus di jalur pegunungan sempit sejak Juli 2015. Pemicu pelarangan tersebut adalah jumlah kecelakaan yang mencapai 90 persen dari seluruh insiden bus di Vietnam sepanjang 2014.

Bahkan Tiongkok jadi salah satu negara yang melarang kehadiran sleeper bus. Dari China.org.cn, pada tahun 2012, Departemen Perindustrian dan Teknologi serta Kementerian Keamanan Publik China mengumumkan untuk menghentikan penjualan dan produksi sleeper bus.

Pemicunya lagi-lagi karena banyaknya korban jiwa akibat kecelakaan. Salah satunya tabrakan antara sleeper bus double decker dan truk tangki metanol di Yan'an pada Agustus 2012. Kejadian ini mengakibatkan 36 penumpang bus meninggal dan 3 luka-luka.

Toh demikian, tak semua sleeper bus bercitra negatif dan penuh tragedi. Di Jepang, bus Dream Sleeper justru jadi alternatif perjalanan malam Tokyo-Osaka.

Dalam perjalanan selama 8 jam tersebut, selain dikawal oleh dua supir, bus juga wajib beristirahat setelah menempuh perjalanan 4 jam. Sehingga kondisi supir selalu prima saat menyetir. Hal ini yang patut dicontoh di tanah air.


Tags Terkait :
Sleeper Bus Sleeper Bus Indonesia Po Sinar Jaya
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Bus
Desain Bodi Bus Mesin Depan Ala Laksana

Tepis mitos bus mesin depan tidak ‘layak’ jadi bus mewah

1 tahun yang lalu

Bus
Inilah Bus Sleeper ‘Pertama’ Di Indonesia

Kini desain sleeper sudah beragam detailnya

1 tahun yang lalu


Bus
Mau Pergi Ke Surabaya, Ini Daftar Busnya…

Bus terakhir ‘angkat jangkar’ pukul 21.00

2 tahun yang lalu


Bus
Bodi “Combi” Laksana, Satu Model Bus Dua Kelas Fasilitas

Bisa jadi opsi menambah penumpang segmen premium

2 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Toyota Land Cruiser FJ Resmi Meluncur Di Thailand. Harganya Lebih Murah Dari Fortuner

Hanya tersedia dengan mesin bensin saja

7 jam yang lalu


Berita
Toyota Produksi Lagi Dasbor Supra MK4 Melalui GR Heritage Parts

Toyota kembali memproduksi sparepart mobil lawasnya melalui GR Heritage Parts

9 jam yang lalu


Tips
Perhatikan Tanda-Tanda Munculnya Microsleep Saat Mengemudi

Paksa untuk tidur sebentar untuk memulihkan kesadaran serta konsenterasi

14 jam yang lalu


Bus
Transjakarta Tambah Jam Operasional Dini Hari Saat Arus Balik

Bus layanan khusus itu hubungkan terminal Pulo Gebang dengan terrminal pendukung di sebagian besar wilayah Jakarta

16 jam yang lalu


Berita
Perhatikan Dua Waktu Puncak Arus Balik Ke Wilayah Jabodetabek Dari Arah Timur

Bisa jadi pertimbangan untuk melakukan perjalan kembali dengan lebih leluasa.

16 jam yang lalu