Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityBus

Peranti Telematika Kini Semakin Diperlukan Untuk Bus AKAP

Operator bus kini semakin banyak memasang peranti telematika bus AKAP. Tujuannya untuk meningkatkan keselamatan, mulai dari memantau kecepatan hingga sopir ngantuk.
Bus
Senin, 1 Desember 2025 10:00 WIB
Penulis : Erie W. Adji
Pemakaian peranti telematika untuk lebih memastikan operasiona; bus jadi lebih aman (Foto : Otodriver/Erie W. Adji)


BUS-TRUCK - Di ajang GJAW 2025 (21-30/11) boleh disebut tidak ada kehadiran model yang baru maupun versi major change dari bodi-bodi bus racikan karoseri nasional. Kali ini hadir barisan produk dari Adiputro maupun Tentrem. 

Kalaupun ada perubahan, lebih banyak pada detail kabin seperti jok penumpang dan penataan kompartemen penumpang untuk ruang sleeper. 

Namun ternyata, meski dari segi dimensi produk terlihat kecil, ada perkembangan menarik yaitu pemasangan peranti telematika yang berhubungan dengan soal safety. 

BACA JUGA

Marketing Officer Tentrem, Nugroho Eko S, yang ditemui pekan ini (26/11) menyebutkan bahwa sejumlah operator bus baik AKAP atau AKDP maupun Pariwisata dalam retang dua tahun terakhir semakin banyak yang memasang peranti keamanan berkendara. 

Bukan semata untuk menjaga kondisi di dalam kabin, misalnya dari potensi pencurian barang, tetapi juga untuk menjaga bagaimana pengemudi bus bisa dalam kondisi terjaga. “Ada kamera yang bisa memberi tanda jika pengemudi mengantuk,” ungkap Nugroho.

Ia juga menyebutkan bahwa semakin banyak operator bus yang memerlukan peranti bantuan untuk memastikan armadanya berjalan dengan batas kecepatan yang semestinya. “Ini untuk lebih memastikan waktu tempuh bus lebih tepat tapi tetap memperhatikan soal keselamatan,” jabar Nugroho lagi.   

Pemantuan soal kecepatan dan kondisi sopir bus semkain butuh peranti yang lebih canggih (Foto : Otodriver/Erie W. Adji)

Baca juga: Setiap PO Butuh Spesifikasi Bus Yang Berbeda

Baca juga: Ternyata Ini Tujuan Adanya Leg Rest Dan Foot Rest Di Bus

Dijelaskan lagi olehnya, penyedia peranti telematika semakin banyak sehingga lebih memudahkan untuk memilih peranti yang sesuai kebutuhan operator.   

Dicontohkannya pula, aplikasi peranti telematika yang terlengkap banyak diadopsi oleh operator bus kota seperti Trans Jatim, dan juga Transjakarta. Sembari disebutkan bahwa penerapan sistem kendali keamanan itu butuh biaya yang tidak sedikit. 

“Untuk satu bus medium seperti di Trans Jatim, satu paket lengkap bisa butuh biaya tambahan sekitar Rp200 jutaan,” kata pria berkantor di Singosari, Malang, Jawa Timur itu. 

Menurutnya tren ini tidak lagi karena di angkutan darat sendiri saat ini kompetitor terbesar bagi operator bus adalah layanan kereta api. Naik drastisnya standar pelayanan kereta api, paling tidak dari segi keamaman dalam perjalanan berpengaruh pada minat penumpang untuk memilih moda transprtasi yang standar keamanannya terbaik. (EW) 

Pemakaian CCTV di kabin bus juga semakin diperlukan, salah satunya untuk menekan tindak pencurian barang penumpang (Foto : Otodriver/Erie W. Adji)Untuk sebuah bus kota, data perjalanan akan terhubung dengan ruang pantau Dishub setempat (Foto : Otodriver/Erie W. Adji)Bus AKAP di pulau Jawa hadapi kompetisi dengan layanan kereta api yang lebih tepat waktu dan semakin aman (Foto : Otodriver/Erie W. Adji)


Tags Terkait :
Bus Karoseri Keamanan
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Bus
DCVI Bikin Divisi Konsultasi Karoseri

Pertama kali dilakukan pihak APM kendaraan komersial

1 tahun yang lalu


Bus
Di GIIAS 2025 DCVI Serahkan 10 Bus Mercedes-Benz

TKDN sasis sudah mendekati 40 persen

8 bulan yang lalu


Truk
Melihat Langsung Pabrik Baru Bus-Truk Mercedes-Benz, Siap Memenuhi Target Asia Pasifik

Kapasitas 5.000 unit per tahun dengan satu shift merupakan salah satu yang terbesar.

10 bulan yang lalu


Bus
Ini Tiga Dealer Terbaik Mercedes-Benz Untuk Segmen Bus Dan Truk

DCVI umumkan dealer terbaik Mercedes-Benz bus truk 2025: PT Star Wagen Indonesia juara umum, Citrakarya Pranata sasis bus terlaris, Mas Auto Germania Axor unggul.

3 hari yang lalu


Bus
Jelang Mudik 2026, DCVI Siapkan 12 Titik Mercedes-Benz Bus Lebaran Rescue

Didukung mekanik dengan kompetensi yang tersertifikasi standar global

1 bulan yang lalu


Bus
Ekspor Perdana Mercedes-Benz OH 1626 L Euro 5 Rakitan Cikarang Ke Thailand

Mewujudkan tekad menjadikan Indonesia sebagai pusat manufaktur bus di wilayah Asia Tenggara dengan standar bus Eropa

3 bulan yang lalu


Bus
DCVI Konsisten Dukung Peningkatan Standar Mutu Industri Karoseri Nasional

Standarisasi global bagi perusahaan karoseri terus ditingkatkan untuk peningkatan standar pelayan bagi penumpang.

4 bulan yang lalu


Truk
DCVI Berbagi Ilmu Dengan Siswa SMK

Bina kesetaraan pemahaman soal teknologi otomotif termutakhir sejak dini

5 bulan yang lalu


Terkini

Bus
Hari Ini Saja, Naik Transjakarta Bayar Rp1 Untuk Semua Rute

Tarif Rp1 Transjakarta semua rute hari ini berlaku untuk BRT dan Non BRT, rayakan Hari Angkutan Nasional 2026 hingga 23.59 WIB.

1 hari yang lalu


Pikap
Daihatsu Gran Max Masih Kuasai Pasar Pikap Ringan Nasional

Daihatsu Gran Max kuasai pasar pikap ringan 2025 dengan 56% pangsa Low Pick Up (14.849 unit) dan 92% Low Semi Commercial hingga Mei.

2 hari yang lalu


Bus
Uji BBM B50 Akan Selesai Bulan Depan, Diberlakukan Juli 2026

Hasil sementara pengujian menunjukan potensi pemakaian yang positif.

3 hari yang lalu


Bus
Ini Tiga Dealer Terbaik Mercedes-Benz Untuk Segmen Bus Dan Truk

DCVI umumkan dealer terbaik Mercedes-Benz bus truk 2025: PT Star Wagen Indonesia juara umum, Citrakarya Pranata sasis bus terlaris, Mas Auto Germania Axor unggul.

3 hari yang lalu


Truk
Auto2000 Ubah Toyota Dyna Jadi Klinik Berjalan

Auto2000 ubah Toyota Dyna jadi klinik berjalan MOKES2000 untuk layanan kesehatan dasar dan edukasi medis di wilayah terpencil. Program CSR target 14 kegiatan 2026.

6 hari yang lalu