Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Aturan Ganjil-Genap Meningkatkan Kecepatan Berkendara?

Banyak yang protes terhadap aturan ganjil genap. Namun ternyata ada banyak pula hal positif yang juga ditimbulkan.
Berita
Sabtu, 1 September 2018 13:00 WIB
Penulis : Hariawan Arif


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Walaupun banyak orang yang mengeluhkan soal aturan ganjil-genap selama adanya gelaran Asian Games 2018, namun ternyata timbul beberapa hal positif atas diberlakukannya peraturan ini. Menurut Badan Pengelola Transportasi Jakarta, kebijakan ganjil genap ini memperlihatkan tren yang positif.

"Trennya positif, tidak hanya soal uraian kemacetan, tapi dampak lain juga. Misal soal VC ratio di jalan arteri, peningkatan kecepatan pada ruas-ruas ganjil-genap, peningkatan penumpang transportasi umum, sampai tren soal emisi atau CO2," kata Bambang Prihartono selaku Kepala Badan Pengelola Transportasi Jakarta yang dikutip dari Kompas.com.

Menurut data evaluasi, sejak pertama kali dimulai dari masa sosialisasi hingga minggu keenam pada 10 Agustus 2018 lalu, rata-rata jalan arteri yang diberlakukan ganjil-genap mengalami penambahan kecepatan. Contoh di jalan MH. Thamrin dari semula hanya memiliki rata-rata kecepatan 10,84 km/jam kini menjadi 30,33 km/jam, begitu juga di Jalan Jenderal Sudirman yang semula 22,26 km/jam menjadi 33,62 km/jam.

Bahkan disimpulkan pula total kecepatan rata-rata kendaraan pada tiap-tiap wilayah yang diberlakukan ganjil-genap naik hingga 44,08 persen. Sementara untuk VC ratio rata-rata usai minggu keenam perluasan ganjil-genap turun 20,37 persen, begitu juga untuk CO2 yang turun 20,30 persen.

Melihat hal ini langsung timbul pertanyaan apakah dampak positif dari ganjil-genap akan ditetapkan seterusnya walaupun kegiatan Asian Games 2018 telah selesai? 

"Untuk pembahasan itu nanti akan ada evaluasi lagi, yang pasti kita juga akan berfikir dari dampak sosialnya juga bagi masyarakat. Nanti tunggu kabar berikutnya saja ya," kata Bambang.


Tags Terkait :
Ganjil Genap Lalulintas Asian Games 2018
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Ingat, Mulai Hari Ini Ganjil Genap Resmi Diperluas

Pembatasan kendaraan berdasarkan nomor polisi ganjil genap resmi diperluas di DKI Jakarta.

6 tahun yang lalu


Berita
Stiker Disabilitas Bikin Mobil Bebas Ganjil Genap. Begini Cara Mendapatkannya

Selain mobil listrik, angkutan umum, dan mobil pimpinan lembaga tinggi RI, ada juga satu jenis mobil yang kebal terhadap peraturan Ganjil Genap.

6 tahun yang lalu


Berita
Ternyata Bukan Mobil Hybrid atau PHEV yang Bebas Ganjil-Genap

Pengecualian sistem ganjil-genap di Ibu Kota masih menjerat kendaraan dengan dua mesin seperti mobil hybrid.

6 tahun yang lalu


Berita
Pajak Tahunan Mobil Listrik Seharga Pajak Mobil 90-an

Mobil listrik sendiri punya banyak keunggulan mulai dari biaya perawatan yang lebih hemat, sampai biaya pajak juga sangatlah hemat. 

3 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Mahindra Tidak Jualan ‘Mobil Tong Sampah’, Ini Penjelasan RMA

Sampai saat ini belum ada Mahindra Scorpio dengan standar Euro 6.

7 jam yang lalu


Berita
Tebar Jaringan Dealer, Jaecoo Mulai Rambah Wilayah Banten

Jaringan dealer di Banten ini merupakan gerai ke 25 dari 80 dealer di sepanjang 2026

9 jam yang lalu


Berita
Hyundai Tucson Ikuti Langkah Santa Fe, Gunakan Desain Kotak

Next gen Tucson punya desain bergaris tegas dan mengkotak laksana Santa Fe.

10 jam yang lalu


Daftar Harga
Daftar Harga HYUNDAI Terbaru (Maret 2026)

Hyundai menjadi salah produsen asal Korea Selatan yang tengah serius menggarap pasar otomotifnya di Indonesia.

11 jam yang lalu


Berita
Kementerian ESDM: Jangan Panic Buying Dalam Membeli BBM

Stok BBM nasional 20 hari lebih karena daya tampung kilang bukan kemampuan dalam menyediakan BBM

12 jam yang lalu