Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Bos Baru Chevrolet: "Spin Bukan Kegagalan Kami Melihat Pasar Indonesia, Tapi..."

Presdir baru GM Indonesia Gaurav Gupta buka bukaan mengenai tantangan pasar Indonesia bagi mereka. Termasuk dihentikannya produksi Spin serta hadirnya Trax.
Berita
Senin, 24 Agustus 2015 13:30 WIB
Penulis : Dimas Indra B S


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

PT General Motor Indonesia dipimpin oleh Gaurav Guota sebagai nahkoda baru per 1 Juli 2015 lalu. Perusahaan yang membawahi merk Chevrolet di Indonesia itu pun berbenah untuk menghadapi ketatnya persaingan di industri otomotif dalam negeri. Dia pun mesti pintar-pintar menyiasati pelambatan ekonomi dunia, termasuk Indonesia. OtoDriver secara eksklusif mewawancarai laki-laki asal India tersebut akhir pekan lalu di The Breeze, BSD City, Tangerang, Banten.

OtoDriver (O): Bagaimana Anda melihat industri otomotif di Indonesia?

Gaurav Gupta (G): Tentu kami selalu optimis dengan pasar Indonesia. Prospek di sini selalu cerah, dan memang saat ini sedang ada pelambatan ekonomi. Tapi secara keseluruhan tentu kami masih yakin dengan potensi pasar yang ada.

OD: Apa yang membuat Anda yakin?

BACA JUGA

G: Pertama, karena hampir setiap tahun pertumbuhan penjualan mobil di sini terus naik, dan kedua, jumlah kelas menengah di Indonesia juga sangat besar. Kelas menengah ini yang menjadi penggerak penjualan mobil karena itu kami akan berusaha untuk menghadirkan produk untuk mereka.

O: Tapi mengapa Chevrolet Spin yang ditujukan untuk masyarakat kelas menengah justru dihentikan produksinya?

G: Bisnis otomotif sangat mengikuti perkembangan pasar. Ketika kami luncurkan Spin, pasar MPV (multi-purpose vehicle) sangat baik.Tapi kecenderungan sekarang mulai beralih ke SUV (sport-utility vehicle), jadi tentu kami juga mesti menghadapi hal itu.

O: Jadi peluncuran Spin merupakan kesalahan GM dalam melihat pasar di Indonesia?

G: Kami tidak pernah berpikir seperti itu. Keputusan untuk meluncurkan Chevrolet Spin tentu karena memang sedang disukai pasar. Ketika pasar berubah, kami pun mesti menyesuaikan. Kami tidak pernah melihat itu (peluncuran Spin) sebagai kesalahan.

O: Jadi bagaimana strategi Chevrolet di Indonesia sekarang?

G: Saat ini kami mempunyai rencana jangka pendek dan jangka menengah. Jangka pendeknya kami ingin mencoba meningkatkan kualitas layanan kepada konsumen Chevrolet. Peningkatan itu terutama pada aspek layanan purnajual, karena itu paling diperlukan konsumen. Sedangkan untuk jangka menengah kami juga sedang mempersiapkan mobil yang sesuai untuk pasar Indonesia.

O: Perekonomian Indonesia sedang melemah, apa Anda tetap yakin dengan bisnis Chevrolet di Indonesia karena persaingannya ketat?

G: Seperti yang sudah saya bilang, pasar Indonesia tetap prospektif. Pelemahan ekonomi di Indonesia memang mempengaruhi penjualan, tapi dalam bisnis itu biasa. Kadang penjualan naik, kadang turun. Beberapa tahun terakhir penjualan naik, tahun ini turun, ya itu normal. Tidak ada bisnis yang naik terus, jadi kami tetap yakin.

O: Chevrolet malah berencana meluncurkan mobil baru saat pelemahan ekonomi sekarang?

G: Kami memang akan meluncurkan Chevrolet Trax, tapi waktunya belum ditentukan. Kami baru sebatas memperkenalkan dan sedang menguji pasar dulu. Itu karena kami yakin dengan potensi SUV di Indonesia.

O: Apa yang membuat GM yakin dengan Trax?

G: Pertumbuhan penjualan mobil di Indonesia memang turun, dan hampir seluruh kelas kendaraan juga menurun. Tapi penjualan di kelas SUV justru meningkat. Itu jadi sinyal kuat bahwa konsumen Indonesia mulai beralih ke SUV.

O: Tidak khawatir dengan persaingan SUV yang cukup ketat?

G: Kami yakin produk kami berkualitas, sudah dipasarkan di 66 negara, jadi sudah teruji. Persaingan tentu ada, tapi kami tidak masalah dengan persaingan itu.

O: Jika disimpulkan, bagaimana strategi Chevrolet ke depannya?

G: Kami akan memfokuskan diri untuk memberikan pelayanan purnajual kepada konsumen. Dan momentum pelambatan ekonomi itu jadi kesempatan kami untuk fokus dengan target tersebut. Jualan mobil tetap, tapi layanan Aftersales jadi prioritas. Begitu ekonomi membaik, kami akan hadirkan mobil-mobil terbaik juga kepada masyarakat.

O: Ngomong-ngomong, berapa harga Chevrolet Trax?

G: Belum kami putuskan, karena belum akan dijual saat ini. Kami juga harus menyesuaikan juga dengan kurs Dollar AS.

O: Mengapa tidak ditargetkan saja?

G: Sekarang saya tanya kurs Dollar berapa? Sekitar Rp 13.700. Satu jam berikut berapa? Tidak ada yang tahu kan..ha ha ha. Jadi simpel saja, begitu akan diluncurkan baru kami umumkan harganya. Yang jelas, harganya di bawah Captiva karena kelas Trax di bawahnya.

O: Pabrik GM yang sangat luas di Bekasi bakal dijadikan apa?

G: Kami sudah punya rencana sendiri. Tapi belum bisa kami umumkan dulu. nanti pada waktunya akan saya umumkan.


Tags Terkait :
Chevrolet Gaurav Gupta
D

Dimas Indra B S

Reporter

a

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Mobil Listrik
Porsche Pionir Teknologi Hybrid Yang Berevolusi Jadi REEV

Porsche pionir teknologi hybrid series REEV melalui Lohner-Porsche Mixte 1901, yang menjadi dasar evolusi sistem range extender modern seperti Chevrolet Volt dan Nissan e-Power.

2 bulan yang lalu


Berita
Chevrolet Suburban, Nama Yang Muncul 9 Dekade Lalu Dan Masih Digunakan Hingga Saat Ini

Sejarah Chevrolet Suburban 91 tahun: Diproduksi sejak 1935 melalui 12 generasi, nama ikonik ini tetap eksis di bawah Chevrolet hingga kini.

2 bulan yang lalu


Berita
Fakta Yang Bikin Mobil EREV (Extender Range Electric Vehicle) Disebut Solusi Masa Depan

Renault EREV masa depan EV Eropa: CEO François Provost soroti range extender dengan mesin bensin generator untuk jarak tempuh lebih jauh.

4 bulan yang lalu


Berita
Mengenal Suspensi MacPherson Yang Berpengaruh Besar Hingga Kini

Desainnya yang sederhana, ringkas tak memakan banyak ruang, ringan, murah diproduksi dan ringan perawatan menjadikannya sebagai salah satu suspensi yang paling berpengaruh di dunia otomotif.

7 bulan yang lalu


Berita
Buick Jaya Di China, Meranggas Di Amerika

Buick pernah jadi brand yang diendorse oleh Kaisar China

7 bulan yang lalu


Berita
Melihat Spesifikasi Mobil Presiden Prabowo Cadillac Limousine Saat Kunjungan Di Belanda

Dalam kunjungan di Belanda, Presiden Prabowo dijemput dengan limousine istimewa.

9 bulan yang lalu


Berita
Mengenal Lebih Jauh Tentang Green Tinted Glass

Dikenal juga sebagai heat green tinted glass

10 bulan yang lalu


Berita
Chevrolet Captiva Bakal Hadir Kembali Sebagai SUV Listrik

Masih ingat dengan nama Chevrolet Captiva? Saat ini dipersiapkan hadir sebagai sebuah mobil listrik.

1 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Toyota Land Cruiser 300 Hybrid Meluncur di GIIAS 2026, Ini Spesifikasinya

Varian hybrid akan hadir di Indonesia dan menjadi pelengkap varian Land Cruiser 300 Series di tanah air.

7 jam yang lalu


Berita
Toyota Fortuner Terbaru Sepertinya Bakal Mirip Hilux

Kali ini Fortuner dan Hilux akan berpenampilan serupa, tidak seperti pada model sebelumnya dimana yang sama hanya platform saja.

8 jam yang lalu


Berita
Omoda C7 Debut Di Malaysia, Kembaran Chery Tiggo 8 CSH cs

Setelah beberapa kali diperkenalkan melalui teaser, Omoda C7 dipastikan menjalani debut publiknya dalam ajang Kuala Lumpur Fashion Week (KLFW) 2026.

11 jam yang lalu


Mobil Listrik
Belum Komplit Perkenalkan E4, Lepas Umumkan Akan Bawa E6 di Q4 2026

Lepas E6 rilis Q4 2026 Indonesia sebagai BEV kedua setelah E4. SUV listrik ini tengah menjalani pengujian untuk disesuaikan dengan kondisi jalan dan lalu lintas lokal.

12 jam yang lalu


Berita
Lepas L8 Resmi Umumkan Harga Rp 589 Juta, Sama Seperti Harga Prebooking

Lepas L8 akhirnya diumumkan harganya, konsumen di Indonesia kembali dihadapkan dengan SUV canggih di range harga Rp 500 jutaan.

23 jam yang lalu