BUS-TRUCK - Berada di kondisi makro ekonomi yang kurang menggembirakan, penjualan ritel Daihatsu sepanjang Januari–Oktober 2026 yang mencapai 121.471 unit, tumbuh sekitar 8 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 112.530 unit.
Penopang utamanya adalah Gran Max, total penjualannya 62.377 unit, punya porsi sekitar 51 persen dari keseluruhan penjualan Daihatsu.
Besaran serapan pasar bagi Gran Max itu meningkat sekitar 29 persen dibandingkan periode Januari–Oktober 2025.
Selain GranMax, pada periode yang sama, LCGC Daihatsu yang terdiri dari Ayla dan Sigra mencatat penjualan sebanyak 36.459 unit.
Angka itu setara 30 persen dari total penjualan Daihatsu. Sementara itu, Terios membukukan penjualan sebanyak 12.425 unit, kontribusinya sekitar 10% persen.
Secara bulanan, penjualan beberapa model Daihatsu pada Oktober 2026, juga mencatat pertumbuhan dibandingkan bulan yang sama tahun lalu, seperti model Ayla mencapai 1.005 unit, naik sekitar 32 persen, kemudian Sigra 2.744 unit, naik sekitar 17 persen; dan Terios 1.305 unit, naik sekitar 12 persen.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan pelanggan kepada Daihatsu. Bagi kami, angka penjualan ini menjadi dorongan untuk terus memahami apa yang dibutuhkan masyarakat—baik kendaraan untuk keluarga, aktivitas sehari-hari, maupun usaha. Melalui semangat ‘Karena Kamu Ada – Semua Jadi Mudah’, kami ingin terus memberikan kemudahan bagi pelanggan sejak memilih kendaraan hingga sepanjang masa kepemilikannya,” ujar Marketing Director & Corporate Function Director PT Astra Daihatsu Motor, Rokky Irvayandi, seperti dikutip dari keterangan resminya.

Minor change Gran Max di tahun 2026
Sejak pertama kali diluncurkan pada tahun 2007, secara kumulatif di bulan Mei 2025 penjualan Gran Max secara total sudah lebih dari 870 ribu unit.
Gran Max hadir dengan dua pilihan mesin, yaitu 1.300 cc dan 1.500 cc. Pada varian 1.500 cc menggunakan mesin 2NR-VE Dual VVT-I yang membuat performa mobil lebih bertenaga sekaligus tetap irit bahan bakar.
Di tahun 2026, ada perubahan yang meski tersimak kecil nampun dampaknya signifikan, ada peningkatan ground clearance setinggi 15 mm untuk bisa lebih mampu melewati berbagai kondisi jalan.
Baca juga: Gran Max Penopang Penjualan Daihatsu Semester Pertama
Pada beberapa varian 1.500 cc juga dilengkapi dengan Electronic Power Steering, sehingga pengemudi dapat bermanuver dengan lebih ringan dan mudah.
Dari sisi interior, Gran Max di beberapa varian juga dilengkapi fitur yang membuat pengemudi Juga tersemat fitur keselamatan yang lengkap, seperti Dual SRS Airbags, sistem pengereman ABS (Anti-lock Braking System), sampai struktur bodi yang lebih kuat.
Selain itu, Gran Max versi blind van terbilang banyak diminati operator, hal itu pernah diutarakan oleh Marketing & CR Division Head PT Astra International Tbk.-Daihatsu Sales Operation, Tri Mulyono (12/2/2026), "Varian ini merupakan van yang seluruh konstruksi sasis sekaligus bodinya terbangun dalam satu proses pembuatan mobil yang sama serta berstandar Daihatsu."
Hal itu menimbulkan ekspektasi dari penggunanya bahwa kontruksi bodi varian blind van Gran Max dianggap kokoh.
Waktu itu, Tri juga sempat meyakini bahwa eksistensi Gran Max di segmen kendaraan angkut ringan akan tetap kuat, bahkan termasuk harus menghadapi kehadiran kendaraan model serupa yang bertenaga listrik. "Kami juga sudah punya teknologi kendaraan komersial ukuran kecil tenaga listrik. Namun belum akan dirilis dalam waktu dekat," ujarnya.
Ia memungkaskan, terlepas dari potensi ramah lingkungan dari kendaraan komersial tenaga listrik, namun prosesi pengisian ulang daya yang butuh waktu lebih lama dibandingkan proses mengisi bahan bakar fosil dianggapnya masih jadi pertimbangan besar bagi banyak pengusaha untuk tetap memilih kendaraan niaga bermesin konvensional. (EW)












