OTODRIVER - Sepertinya Mitsubishi sangat gandrung dengan nama Eclipse, mereka menggunakan label ini pada model sport compact yang beredar tiga generasi dari era tahun 90-an dan rampung di 2011.
Nama Eclipse juga digunakan pada SUV mereka yang hadir pada 2018, hanya saja ada tambahan ‘Cross’ setelah nama Eclipse.
Dan yang paling baru nama ini kembali digunakan pada mobil yang akan datang yakni Eclipse Sportback EV. Rencananya mobil ini bakal mengaspal di AS sebagai model 2027 pada paruh kedua tahun ini.
Mengutip dari carscoops, ada sesuatu yang baru pada Eclipse yang satu ini. Pertama ia adalah sebuah mobil listrik murni dan kedua ia merupakan rebadge dari Nissan Leaf.

Kerjasama ini kurang lebih seperti yang dilakukan antara Mitsubishi Xpander dan Nissan New Livina. Hanya saja kondisinya terbalik, Nissan sebagai penyedia model yang dipahat ulang dengan bahasa desain Tiga Berlian.
Secara visual siluet Leaf tidak hilang, bahkan nampak menonjol. Namun desainer Mitsubishi memberi sentuhan yang membedakannya dengan Leaf.
Di bagian depan, bumper mendapatkan grille yang berbeda dan intake horizontal dengan detail aerodinamis. Terlepas dari klaim resmi, lampu depan LED terlihat sangat mirip dengan unit Nissan, perbedaannya adalah lampu tersebut tidak dihubungkan oleh strip trim hitam.
Mitsubishi belum memperlihatkan bagian interiornya. Spekulasi yang ada, komposisi dan desainnya tak akan jauh berbeda. Perbedaan mencolok hanya ada pada emblemnya saja.

Seperti halnya Leaf, Ecplise Sportback dibangun di atas arsitektur CMF-EV.
Mengenai spesifikasi teknis lengkap, belum juga diumumkan. Namun jika mengacu pada Leaf, diperkirakan ia akan menawarkan pilihan antara paket baterai 52 kWh dan 75 kWh serta satu motor listrik yang menghasilkan tenaga 174 hp (130 kW / 176 PS) atau 214 hp (160 kW / 218 PS). Jarak tempuh EPA mencapai 303 mil (488 km).
Mengenai detail dan harga, pihak Tiga Berlian berjanji akan mengumumkannya menjelang peluncuran ke pasar. (SS)












