OTODRIVER – Mitsubishi XForce hybrid resmi diluncurkan di tanah air. Hadinya XForce penggerak setengah mesin bensin dan setengah motor listrik ini mempertegas bahwa XForce kini berevolusi menjadi SUV kompak yang canggih.
Namun di balik kecanggihannya tersebut, mungkin masih banyak yang meragukan biaya perawatan XForce akan semakin mahal. Hal ini dikarenakan komponen yang digendong makin banyak dibandingkan XForce dengan mesin bensin konvensional.

Akan tetapi bagi Anda yang meragukan hal ini tentunya tak perlu khawatir karena pihak PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales menawarkan masa garansi yang sangat panjang untuk komponen baterai XForce.
“Untuk Mitsubishi XForce kami punya garansi baterai sampai 10 tahun. Setelah kita pelajari, kompetitor itu memberikan garansi biasanya 8 tahun. Jadi kami sangat yakin dengan performa baterai ini tapi kita tetap berikan garansi selama 10 tahun,” papar Kazuto Azuma, Director of Product Service and Branding Strategy Division PT MMKSI saat momen Media Test Drive Mitsubishi XForce di Karawang Jawa Barat, Jumat (17/7).
Namun soal harga jualnya, Ia tidak bisa memaparkan lebih lanjut. Namun Azuma-San menjanjikan harga suku cadang tersebut bakal terjangkau.
“Dan kalau ditanya harganya berapa sih kalau rusak? Ini tidak bisa ditanya lebih lanjut namun kami bisa bilang harganya akan kompetitif dan affordable,” terangnya lebih lenjut.
Lantas Ia yakin bahwa dengan garansi selama 10 tahun akan memberikan peace of mind kepada konsumen XForce Hybrid.
“Jadi dalam kurun waktu 10 tahun tidak ada harganya. Kalau memang ada kerusakan ya langsung ditukar tanpa keluar biaya,”
Mitsubishi XForce Hybrid sendiri menggendong baterai dengan kapasitas 1,1 kWh . Artinya, baterai di mobil hybrid ini lebih besar ketimbang kompetitor langsungnya, seperti Toyota Yaris Cross yang memiliki kapasitas baterai 0,7 dan Honda HR-V dengan kapasitas baterai 0,9 kWh. (AW)











