Baterai Berbahan Baku Garam Siap Saingi Ion Lithium 2 Tahun Lagi

Biaya produksi baterai ion natrium dalam mencapai kesetaraan biaya dengan baterai ion lithium dalam dua tahun ke depan.
Kamis, 2 April 2026 14:20 WIB
Mobil Listrik - Baterai Berbahan Baku Garam Siap Saingi Ion Lithium 2 Tahun Lagi

Ilustrasi baterai ion natrium (Foto :Otodriver)

Bagikan ke:
Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Persaingan utama pada mobil elektrifikasi tak melulu terpaku pada fitur dan teknologi mobilitas. 

Namun terjadi pula pada pengembangan baterai yang digunakan.

Belum juga resmi diperkenalkan, baterai baru solid state, kini muncul wacana mengenai teknologi baterai ion natrium alias baterai yang secara harafiah menggunakan bahan garam (natrium/sodium) sebagai bahan baku utamanya.

Mengutip dari  carnewschina, manager umum Zhongke Haina (Hina Battery Technology), Li Shujun mengatakan bahwa biaya baterai ion natrium dalam mencapai kesetaraan biaya dengan baterai ion lithium dalam dua tahun ke depan.

Menurut Li, biaya produksi baterai natrium menurun dengan cepat, sebaliknya, biaya baterai lithium terancam akan mengalami kenaikan.

Hina Battery Technology termasuk di antara perusahaan yang memajukan komersialisasi baterai ion natrium di Tiongkok, dengan penerapan yang sudah meluas ke kendaraan komersial dan sistem penyimpanan energi.

Foto - Baterai Berbahan Baku Garam Siap Saingi Ion Lithium 2 Tahun Lagi
Baterai natrium ion pada dasarnya menggunakan garam sebagai bahan baku utamaFoto : Markondez)

Hina mengkonfirmasi bahwa truk berat bertenaga baterai natrium bergerak menuju komersialisasi seiring penurunan biaya dan peningkatan kinerja di seluruh industri.

Selain itu Hina juga membeberkan data bahwa truk berat bertenaga natrium menunjukkan konsumsi energi per kilometer sekitar 15% lebih rendah dibandingkan dengan truk berbaterai ion lithium, sementara kemampuan pelepasan yang lebih dalam memungkinkan jangkauan sekitar 20% lebih jauh dalam kondisi tipikal. 

Perusahaan menyatakan bahwa hasil ini menunjukkan bahwa truk berat bertenaga baterai natrium telah beralih dari validasi teknis ke aplikasi komersial tahap awal.

Di luar Hina, terdapat beberapa pabrikan lain yang tengah melakukan pengembangan baterai ion natrium. Salah satunya adalah CATL.  Si raksasa penyedia baterai EV terbesar di dunia juga mengirimkan sinyal positif pada baterai garam ini. 

CATL telah memperkenalkan platform baterai natrium dengan kepadatan energi sekitar 175 Wh/kg, yang menargetkan aplikasi di seluruh kendaraan penumpang dan penyimpanan energi.

Di sisi lainnya CarNewsChina juga mengabarkan bahwa BAIC tengah mengembangkan baterai ion natrium yang mampu mengisi daya dalam waktu sekitar 11 menit, dengan kepadatan energi melebihi 170 Wh/kg dan peningkatan kinerja pada suhu rendah. 

Laporan lain mencatat bahwa BYD sedang memajukan daya tahan baterai natrium hingga 10.000 siklus pengisian daya bersamaan dengan pengembangan baterai solid-state. 

BYD cukup ambisius dengan menargetkan kedua teknologi tersebut dapat dirilis sekitar tahun 2027. (SS)

#baterai-ev #natrium-sodium

Bagikan ke:
Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.