OTODRIVER - Kehadiran Chery J6 pada November 2024 silam mendapatkan sambutan yang cukup baik di market tanah air.
Tampil dengan desain mengkotak yang mereka sebut sebagai fashion cube box serta punya opsi penggerak 4x2 dan AWD.
Hal ini jadi sesuatu yang baru dan pembeda dari rata-rata produk di market saat ini. Sekaligus magnet perhatian yang kuat yang menggoda khususnya bagi para pecinta SUV.
Seolah ingin mengail dari lobang yang sama, melalui label iCar, Chery Group meluncurkan V23.
SUV ini dibekali opsi penggerak 4x2 ataupun AWD serta gaya desain yang diebut sebagai retro modern.
Sekilas tampilannya mengingatkan kita pada sosok SUV klasik China sejak era 60-an yakni Beijing 212.
President Director Chery Group Indonesia, Zeng Shuo, dalam suatu kesempatan mengatakan bahwa kedua produk asuhannya ini keduanya produk ini punya perbedaan karakter walau sama-sama punya pilihan penggerak roda.
“J6 dan iCar membidik profil konsumen yang berbeda, sehingga kami berkeyakinan keduanya tidak terjadi kanibal, melainkan justru memberi pilihan yang lebih luas pada konsumen,” ungkapnya saat ditemui Otodriver beberapa waktu lalu.
Dalam kesempatan yang berbeda, Country Director iCar Indonesia, Mark Wang mengatakan bahwa iCar merupakan mobil yang dapat dikustomisasi dengan mudah.
“V23 dengan konsep toy car dengan modularitas tinggi yang didesain untuk dapat dipersonalisasi dengan mudah sesuai dengan karakter pemiliknya,” terangnya.
Lantas apa saja yang membedakan dari keduanya?

Platform, material dan suspensi
Berdasarkan penelusuran yang dilakukan, kedua mobil ini tercatat menggunakan struktur unibody yang dibangun di atas platform modular dari keluarga i-MS.
Secara khusus platform yang digunakan pada V23 disebut i-SWIFT yang masih menjadi bagian dari plaform modular i-MS.
Almunium dipilih menjadi material yang digunakan bahan kerangka dan juga bodi pada J6. Sedangkan pada V23 materialnya terbuat dari baja.
Perbedaan material tersebut memberikan kontribusi bobot yang berbeda antara keduanya. Mengutip dari Wikipedia, J6 punya bobot kosong 1.679-1.892 kg sedangkan V23 2.084 - 2.199 kg.
Dari suspensi keduanya menggunakan jenis yang sama yakni independent front suspension (IFS) coil spring dengan sokbreker MacPherson di bagian belakang adalah independent rear suspension (IRS) double wishbone dengan coil spring.
Walau menggunakan arsitektur suspensi yang sama, namun berdasarkan pengetesan yang pernah kami lakukan, keduanya punya handling yang berbeda. Di mana J6 terasa lebih kaku sedangkan V23 punya gerakan yang lebih lentur.

Dimensi
Baik J6 maupun V23 dirancang sebagai SUV lima penumpang, dan juga dibangun di atas platform yang masih satu keluarga. Namun pada kenyataannya keduanya punya dimensi dan jarak sumbu roda yang berbeda.
Chery J6 ( P x L x T) 4.406 mm x 1.910 mm x 1.715 mm dan wheelbase 2.715 mm.
Icar V23 ( P x L x T) 4.220 mm x 1.915 mm x 1.845 mm dan wheelbase 2.730 mm.
Varian
Chery J6
- J6/J6T RWD batt 65,69 kWh / 426 km (NEDC) / 182 hp / 220 Nm /
- J6/J6T IWD batt 69,77 kWh / 418 km (NEDC) / 913hp (front) 182 hp (rear) / 165 Nm (Front) 220 Nm (Rear).
iCar V23
- Type X RWD batt 59,93 kWh / 360 (NEDC) / 134,1 hp / 180 Nm
- Type Y RWD batt 59,93 kWh / 360 (NEDC) / 134,1 hp / 180 Nm / With ADAS
- Type Z iWD batt / 81,76 kWh / 403 (NEDC) / 207,8 hp/ 292 Nm. (SS)











